Andini Istiqomah, Ning Nabila, Shalfian Agung Prasetyo, Kabupaten Jember
{"title":"Kehidupan Sosial Ekonomi Tukang Becak Terhadap Keberadaan Ojek Online di Jember","authors":"Andini Istiqomah, Ning Nabila, Shalfian Agung Prasetyo, Kabupaten Jember","doi":"10.56799/jim.v2i12.2478","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i12.2478","url":null,"abstract":"Penelitian ini mengkaji dampak keberadaan layanan ojek online terhadap kondisi kehidupan sosial ekonomi tukang becak di daerah Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Pendekatan fenomenologi digunakan dengan melibatkan tiga tukang becak sebagai subjek penelitian. Hasil wawancara menunjukkan bahwa persaingan dengan ojek online telah menyebabkan penurunan pendapatan bagi tukang becak, yang pada gilirannya membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Faktor-faktor seperti tingginya persaingan, perubahan preferensi konsumen, dan kurangnya peluang kerja lain mempengaruhi kondisi sosial ekonomi tukang becak. Kajian sosiologis menyoroti kompleksitas interaksi antara faktor-faktor sosial dan ekonomi yang memengaruhi kehidupan para tukang becak, dengan fokus pada latar belakang ekonomi, pendidikan, lingkungan tempat tinggal, distribusi pendapatan, ketidaksetaraan ekonomi, dan dampak perubahan ekonomi seperti munculnya ojek online. Tantangan yang dihadapi tukang becak dalam menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, terutama kehadiran ojek online, juga disorot. Sebagai solusi, penelitian menyarankan pencarian sumber pendapatan tambahan, manajemen keuangan keluarga yang lebih cermat, kerja sama antara tukang becak dan pengemudi ojek online, dukungan dan pelatihan dari pemerintah, serta kerjasama dengan pihak swasta dan LSM untuk membantu tukang becak menghadapi persaingan dengan ojek online.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"22 11","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139257070","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ahmad Dzikri Aljasiri, Natanael Natanael, Akmal Fikri Setiaji
{"title":"Studi Dramaturgi Mahasiswa Santri Dalam Kehidupan Kampus","authors":"Ahmad Dzikri Aljasiri, Natanael Natanael, Akmal Fikri Setiaji","doi":"10.56799/jim.v2i12.2474","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i12.2474","url":null,"abstract":"Dalam kehidupan manusia, perilaku tiap orang tentu tak terlepas dari berbagai pengaruh. Pengaruh dapat datang dari mana saja dan dari siapa saja, termasuk dari lingkungan keseharian. Salah satunya yakni dalam kehidupan kampus yang dijalani oleh seorang mahasiswa. Mahasiswa pun di zaman sekarang ini dapat merangkap sebagai seorang santri. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Dramaturgi karya Erving Goffman, yang mengungkap tentang adanya konsep panggung depan dan panggung belakang dari kehidupan manusia. Tujuan diadakannya penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana realitas dari beberapa mahasiswa yang juga berstatus sebagai santri dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yakni menunjukkan bahwasanya mahasiswa santri dalam menjalin hubungan pertemanan di kampus akan menyesuaikan pada kebutuhannya. Selain itu, gaya berpakaian juga mereka cenderung menyesuaikan dengan temannya meski di dalam pesantren diajarkan untuk berpenampilan sederhana.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"16 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139260170","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Gaya Hidup Mahasiswi Prodi Sosiologi Universitas Jember Dalam Perilaku Konsumerisme","authors":"Rangga Bayu Satriya, Madia Mutiara Andini, Yunita Dwi Wulansari","doi":"10.56799/jim.v2i12.2473","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i12.2473","url":null,"abstract":"Perilaku konsumerisme menjadi permasalahan yang signifikan dikalangan mahasiswi, mereka seringkali terpengaruhi oleh media sosial untuk membeli berbagai barang sebagai simbol status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena dalam konteks sosial yang menggambarakan gaya hidup mahasiswi sosiologi dalam perilaku konsumerisme. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan riset fenomenologis. Perilaku konsumerisme yang dimiliki oleh mahasiswi dapat mempengaruhi gaya hidup mereka tergantung bagaimana cara mengendalikannya. Hal ini juga menjadikan perilaku konsumerisme dianggap wajar, namun sebaiknya dihindari jika sudah mengarah ke hal yang negatif.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"38 21","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139260203","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Illocutionary Acts In The Movie Entitled All The Bright Places","authors":"Aurellia Cindy Elvinna, Wayan Mulyawan, Nissa Puspitaning Adni","doi":"10.56799/jim.v2i8.1919","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i8.1919","url":null,"abstract":"This study is entitled “Illocutionary Acts in the Movie Entitled All the Bright Places. Two problems of study are formulated, specifically types of illocutionary acts used in the dialogue of the main characters in All the Bright Places movie and the context of situations used in the dialogue of the main characters in All the Bright Places Movie. The script of All the Bright Places movie served as the research data resource. This study used observation methods and note taking as a technique of collecting data. The steps of collecting data were to watch the movie, read the dialogue script in order to find the types of illocutionary acts and context of the situations of All the Bright Places movie, grouping the types of illocutionary acts and context of situations that were found in the movie script based on Searle’s (1979:12) theory and Leech’s (1983:6) theory. The findings show five types of illocutionary acts found in the dialogue of the main characters in All the Bright Places movie. From the analysis, there are data of representative illocutionary acts, data of directive illocutionary acts, data of expressive illocutionary acts, data of commissive illocutionary acts, and declarative illocutionary acts is not appearing any single time in the script of All the Bright Places movie. The purpose of context of situations is to consider the situational factors such as the speaker, the listener, the setting, and the cultural background, in order to accurately interpret the meaning of illocutionary acts in conversation.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"401 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132208277","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Satria Mahardika Tri Purnama, Nauval Karyo Bisyafar, Nabil Reza Maulana
{"title":"Potret Angkringan di Era Gempuran Coffeeshop","authors":"Satria Mahardika Tri Purnama, Nauval Karyo Bisyafar, Nabil Reza Maulana","doi":"10.56799/jim.v2i6.1658","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i6.1658","url":null,"abstract":"Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak agama, ras, suku, budaya dan berbagai macam vegetasi alam yang berbeda beda pula di setiap wilayah yang tentunya sangat berpengaruh dalam mata pencaharian penduduknya dalam setiap wilayah. Wirausaha merupakan salah satu mata pencaharian yang banyak di minati oleh berbagai kalangan di indonesia. Bukan tanpa sebab mengapa wirausaha memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan, tapi karena wirausaha dapat menghasilkan laba yang tidak memiliki batasan , flexibel dalam penggunaan waktu, dan tidak terikat orang lain yang artinya seseorang sebagai wirausahawan memungkinkan bebas dalam menentukan apa saja yang akan seorang wirausaha lakukan dalam mendirikan serta menjalankan usaha/bisnis tanpa terikat peraturan yang di buat orang lain. Wirausaha sendiri yang sering di implementasikan di indonesia sendiri antara lain, membuka usaha coffeeshop, angkringan, membangun toko, jasa desain grafis, bisnis percetakan, dan masih banyak lagi. Angkringan dan coffeeshop merupakan dua jenis wirausaha yang sama sama menjual makanan dan minuman. Kedua jenis usaha tersebut juga identik dengan yang orang orang sebut dengan tenpat ngopi. Dengan adanya kedua tempat usaha tersebut juga dapat dijadikan sebagai sarana interaksi sosial yang tentunya berpengaruh dalam lingkup masyarakat, sebab terkadang kedua tempat tersebut dijadikan pelarian untuk melepas penat dari rutinitas yang melelah kan bagi beberapa orang yang tinggal di kota. Yang menarik adalah meskipun terdapat perbedaan keduanya dalam segi status sosialnya, tetapi kenapa angkringan yang memiliki kelas sosial lebih rendah dari coffeeshop mampu bersaing alam segi jumlah peminat yang dimiliki angkringan dan coffeeshop. Padahal coffeeshop yang pada dasarnya memiliki kualitas serta fasilitas yang di berikan lebih baik dari angkringan, tapi bagaimana angkringan yang lebih sederhana dan tradisional mampu mempertahankan jumlah peminatnya.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"66 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125022822","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan CODACC Learning pada Kajian Ilmu Falak Berbasis Kurikulum Merdeka di IAIN Langsa","authors":"Asih Pertiwi, Agus Nurhadi","doi":"10.56799/jim.v2i5.1534","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/jim.v2i5.1534","url":null,"abstract":"Menerapkan model pembelajaran pada mahasiswa sangat penting dalam proses pembelajaran Ilmu Falak. Model pembelajaran konvensional dianggap kurang tepat karena mahasiswa tidak dilibatkan secara aktif, sehingga tidak bisa menerapkan apa yang telah mereka pelajari saat terjun ke masyarakat. Oleh karena itu harus ada metode alternatif yang bisa diterapkan untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran yang berpengaruh pada kualitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan eksperimen di kelas mata kuliah ilmu falak, dengan 29 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui pengamatan terlibat, tes sebelum dan sesudah penerapan CODACC Learning. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penerapan model CODAAC Learning dapat meningkatkan kualitas mahasiswa pada pembelajaran Ilmu Falak. Hal ini juga sejalan dengan tujuan dari Kurikulum Merdeka Belajar yang berfokus pada materi yang essensial dan fleksibel.","PeriodicalId":197005,"journal":{"name":"ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin","volume":"117 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130452025","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}