{"title":"Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen UMKM pada Operasional Kantin Ilmu di Yayasan Perkumpulan Kanjeng Sepuh","authors":"M. Y. A. Widjaja, Yusda Auliyah Anifatin","doi":"10.15642/elqist.2020.10.1.39-54","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/elqist.2020.10.1.39-54","url":null,"abstract":"Management information system is a means for operations that can support business wheels. Business units with a scale of small, medium to corporate level can make it easier to run by implementing the existence of this system to achieve all business developments. The research objective is to study the implementation and development of information systems experiments in the operational management of Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik Canteen. The research method used is descriptive qualitative by triangulating data sources through interviews and literature studies. Researchers also use SDLC (System Development Lifecycle or System Development Lifecycle) in deepening data development methods. The application of SDLC can unravel the challenges, changes and development that can be realized by this business unit. The application of information systems in “Kantin Ilmu” uses simple software in inputting data. However, by changing conventional transactions towards the present era, commitment and management integration are needed in order to produce conducive complications. Enabling, participating the “Kantin Ilmu” in improving the welfare of small and medium scale businesses in the north coast region can be fully realized. Through the proposed system, stakeholders can find out profit and loss periodically. This will help the business owner entity in the strategies used to achieve the vision and mission. \u0000Keywords: Management Information Systems; SDLC; UMKM; Canteen Development. \u0000 \u0000Abstrak: Sistem informasi manajemen merupakan suatu sarana bagi operasional usaha yang dapat menjadi pendukung suatu perputaran roda bisnis. Unit usaha dengan skala bisnis kecil, menengah hingga setingkat perusahaan dapat mudah menjalankan dengan menerapakan adanya sistem ini untuk mencapai suatu perekembangan bisnis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui upaya penerapan dan perkembangan sistem informasi pada operasional manajemen Kantin Ilmu Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan trianggulasi sumber data melalui wawancara dan studi literasi. Peneliti juga menggunakan SDLC (System Development Life Cycle atau Siklus Hidup Pengembangan Sistem) dalam memperdalam metode pengumpulan data. Adanya penerapan SDLC dapat mengurai permasalahan, perubahan dan pengembangan yang dapat direalisasikan oleh unit usaha ini. Penerapan sistem informasi pada Kantin Ilmu menggunakan perangkat lunak sederhana dalam penginputan data. Namun, dengan melakukan perubahan mekanisme transaksi konvensional menuju era masa kini, membutuhkan adanya komitmen dan integritas manajemen agar dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif. Sehingga, peran serta Kantin Ilmu dalam meningkatkan kesejahteraan bagi pegiat usaha skala kecil dan menengah di wilayah pantura dapat teralisasikan secara transparansi. Melalui sistem yang diusulkan, stakeholder dapat mengetahui keuntungan dan kerugian secara periodik. Dengan demikian akan membantu entitas pemilik unit","PeriodicalId":148736,"journal":{"name":"el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)","volume":"12 5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116811565","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Pengelolaan Keuangan Islam pada Pelaku Usaha Kecil Bisnis Online Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya","authors":"Novi Febriyanti, Kiky Dzakiyah","doi":"10.15642/elqist.2019.9.2.102-115","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/elqist.2019.9.2.102-115","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi saat ini memaksa semua pelaku industri untuk mengikutinya agar dapat bertahan dalam persaingan. Teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam transaksi jual beli, tidak heran jika bisnis online semakin meningkat. Dibalik kemudahan tersebut, sebagai seorang muslim terdapat pedoman dasar yang harus tetap dijalankan dalam bermuamalah di era globalisasi ini. Artikel ini bermaksud ingin menganalisis bagaimana pengetahuan pengusaha online yang tergabung dalam HIPMI PT UINSA dan bagaimana praktik pengelolaan keuangan Islam pada usaha yang mereka jalankan. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi penelitian ini mengobservasi 10 informan pelaku usaha online atau e-commerce lainnya yang tergabung dalam HIPMI PT UINSA. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa seluruh informan memiliki pengetahuan mengenai konsep pengelolaan keuangan Islam. Para pengusaha juga telah menerapkan pengelolaan keuangan Islam melalui pengalokasian anggaran untuk zakat, infak dan sedekah. Selain itu para pelaku usaha juga sudah memiliki dana tabungan dan investasi untuk usahanya. Namun mayoritas pengusaha masih menerapkan pengelolaan keuangan secara sederhana. Terkait penganggaran, laporan keuangan, dan manajemen kas belum diterapkan secara terstuktur. Pengetahuan mengenai perencanaan dan laporan keuangan serta kemudahan dengan adanya aplikasi akuntansi digital baiknya dimanfaatkan oleh para pelaku usaha online guna keberlangsungan dan pengembangan usaha di masa yang akan datang.","PeriodicalId":148736,"journal":{"name":"el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116849353","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Bagi Hasil terhadap Biaya Produksi dan Pendapatan","authors":"Camelia Rizka Maulida Syukur","doi":"10.15642/elqist.2019.9.2.116-127","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/elqist.2019.9.2.116-127","url":null,"abstract":"Keharaman bunga dalam syariah membawa konsekuensi adanya penghapusan bunga secara mutlak. Teori Profit and Loss Sharing dibangun sebagai tawaran baru di luar sistem bunga yang cenderung tidak mencerminkan keadilan (injustice/dzalim) karena memberikan diskriminasi terhadap pembagian resiko maupun untung bagi para pelaku ekonomi. Bagi hasil dalam akad mudharabah dan musyarakah merupakan pilihan yang tepat dalam pembiayaan maupun pendanaan karena cukup membantu dalam mendongkrak pendapatan perusahaan/lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menyajikan data bahwa nilai pendapatan PT Bank Syariah Mandiri mengalami kenaikan selama periode tahun 2016-2018. Seiring dengan hal tersebut, beban usaha juga mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan terjadinya pula peningkatan pada beban karyawan, beban administrasi dan seluruh item dalam beban PT Bank Syariah Mandiri. Namun, laba usaha PT Bank Syariah Mandiri pada periode yang sama juga mengalami kenaikan bahkan cukup signifikan pada tahun 2018, hingga mencapai 44%. Hal tersebut juga didukung oleh kenaikan pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudahrib. Implementasi sistem bagi hasil dalam transaksi ekonomi dinilai lebih mencerminkan keadilan dibanding dengan sistem bunga. Artinya, jika suatu perusahaan ingin memiminimalisir biaya dengan jumlah produksi yang sama, maka hendaknya menggunakan sistem bagi hasil. Jika suatu perusahaan ingin memaksimalkan jumlah produksi dengan biaya produksi yang tetap atau sama, maka hendaknya perusahaan menggunakan sistem bagi hasil.","PeriodicalId":148736,"journal":{"name":"el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)","volume":"96 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123618146","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Konsep Nilai Waktu dari Uang dalam Sudut Pandang Ekonomi Islam","authors":"Rahma Ulfa Maghfiroh","doi":"10.15642/elqist.2019.9.2.186-195","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/elqist.2019.9.2.186-195","url":null,"abstract":"Kemajuan pemikiran dan peradaban manusia terus berkembang, begitu pula dengan perkembangan ekonomi yang semakin pesat. Perkembangan teori keuangan yang saat ini juga bermunculan sehingga menjadi masalah yang hangat diperdebatkan, salah satunya adalah konsep time value of money atau lebih dikenal dengan nilai waktu dari uang. Konsep nilai waktu dari uang ini menyebutkan bahwa nilai uang saat ini lebih berharga dari sejumlah nilai uang yang sama di masa mendatang. Agar uang tidak tergerus nilainya seiring dengan berjalannya waktu maka hal tersebut tidak terlepas dari yang namanya bunga. Menurut konsep ekonomi Islam menegaskan bahwa dalam al-Quran telah mengharamkan bunga atas uang, di mana hal tersebut disamakan dengan riba. Dalam berbagai pandangan yang dikaji dari sudut pandang Islam teori nilai waktu dari uang bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam. Dalam ekonomi Islam, uang bukanlah-modal serta tidak memberikan kegunaan, namun fungsi uang tersebut yang memberikan kegunaan. Dalam Islam memandang time value of money yang populer dengan nilai waktu uang kemudian digantikan dengan konsep economic value of time. Konsep tersebut menunjukkan bukan uang yang memiliki waktu, namun waktulah yang memiliki nilai ekonomis. Maka dalam tulisan ini, penulis akan mencoba menjawab bagaimana konsep nilai waktu dari uang dalam sudut pandang ekonomi Islam?, dengan metode kualitatif dan pendekatan library research didapat bahwa dalam ekomoni Islam tidak mengenal nilai waktu uang atau time value of money namun teori economic value of time lah yang dianggap benar dari pandangan ekonomi Islam. Artinya uang itu sendiri sebenarnya tidak memiliki nilai waktu, namun waktulah yang memiliki nilai ekonomis.","PeriodicalId":148736,"journal":{"name":"el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128872149","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Akad Wakalah Bil Ujrah pada Jasa Titip Beli Online dalam Prespektif Kaidah Fikih Ekonomi (Studi Kasus pada Akun Instagram @jastiperopa777)","authors":"Siti Hasnaa Madinah, Putri Kurnia Sari, Isnaini Rofiqoh","doi":"10.15642/elqist.2019.9.2.196-214","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/elqist.2019.9.2.196-214","url":null,"abstract":"Akad wakalah adalah akad pemberian kekuasaan oleh seseorang kepada orang lain untuk melakukan suatu yang bersyarat hukum, sedangkan pemberian kekuasaan itu sendiri bisa denggan mengggunakan dan atau tanpa pemberian upah. Pemberian upah pada akada wakalah inilah yang dinamaka sebagai wakalah bil ujrah. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui dari sudut pandang Kaidah fikih ekonomi terkait akad wakalah bil ujrah yang terdapat dalam transaksi jual jasa titip beli online. Dengan mengambil salah satu penyedia jasa titip beli online dalam sebuah aplikasi media social Instagram yaitu akun jastiperopa777 untuk di analisis kesesuaian akad wakalah bil ujrah dengan kaidah fikih ekonomi yang telah ada. Dalam analisis praktik transaksi pada akun ini telah mendekati kesesuaian pada Syarat Rukun yang ditetapkan berdasarkan akad Al-wakalah bil ujrah. Kaidah fikih yang terdapat didalamnya yaitu: (1) Segala sesuatu tergantung pada maksud niatnya, yang merupakan kaidah utama yang lima, dengan kaidah turunan, penentu dalam sebuah akad adalah tujuan dan hakekatnya, bukan lafadz dan bentuk kalimatnya. (2) Setiap perniagaan itu diatas saling ridho. (3)meringankan dan mempermudah bukan memberakan dan memepersulit. (4) pada dasarnya segala bentuk muamalah adalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Karena pada dasarnya hukum suatu muamalat dibolehkan selagi tidak terdapat hal-hal yang menjadikan transaksi muamalat tersebut menjadi haram. dan mengandung banyak maslahat bagi umat.dengan pembahasan kasus ini kami juga akan menjabarkan kaidah fikih yang terdapat dalam akad transaksi ini, serta menganalisis bagaimana keabsahan dan eterkaitan antara transaksi kontemporer ini (Jasa titip beli online) dengan kaidah fikih ekonomi yang ada.","PeriodicalId":148736,"journal":{"name":"el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125164974","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}