Reizza Muhammad Giyats Al Hisyam Dwi Samara, Nuning Yuningsih, Nezly Nurlia Putri
{"title":"Pengujian Kadar Pengawet Asam Benzoat dan Asam Sorbat Pada Permen Keras Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi","authors":"Reizza Muhammad Giyats Al Hisyam Dwi Samara, Nuning Yuningsih, Nezly Nurlia Putri","doi":"10.30812/jtmp.v2i1.3106","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Permen keras merupakan jenis makanan ringan berbentuk padat yang terbuat dari gula atau campuran pemanis lain dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan (BTP). Berdasarkan Peraturan Badan POM No 11 Tahun 2019 tentang BTP, penggunaan asam benzoat pada permen keras maksimal 500 mg/kg berat badan sedangkan asam sorbat maksimal 1000 mg/kg berat badan. Konsumsi asam benzoat dan asam sorbat secara berlebihan, dapat membahayakan kesehatan. Pengawasan mutu makanan terhadap penggunaan BTP dapat dilakukan dengan pengujian rutin di laboratorium. Salah satu Instrumen yang dapat mendeteksi BTP adalah Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras menggunakan instrumen KCKT. Hasil analisis kadar asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras menunjukan bahwa tidak terdeteksi oleh detector keberadaanya. Nilai LOD asam benzoat yang diperoleh pada instrumen KCKT 4.92 mg/kg dan LOD asam sorbat 3.70 mg/kg) yang mana batas penggunaannya memenuhi PerBPOM No. 11 tahun 2019. Proses pengujian asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras juga sudah tepat dan sesuai dengan prosedur, dimana nilai recovery berada dalam rentang 90-107%, nilai RPD lebih kecil dari nilai 2/3 CV Horwitz (Pada asam benzoae nilai RPD sebesar 1.02% dan nilai CV Horwitz sebesar 6.42 sedangkan asam sorbat nilai RPD sebesar 0.75% dan nilai CV Horwitz sebesar 4.15) dengan koefisiensi korelasi memenuhi syarat linearitas (r) yaitu 0.9999.","PeriodicalId":175767,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan","volume":"30 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30812/jtmp.v2i1.3106","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Permen keras merupakan jenis makanan ringan berbentuk padat yang terbuat dari gula atau campuran pemanis lain dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan (BTP). Berdasarkan Peraturan Badan POM No 11 Tahun 2019 tentang BTP, penggunaan asam benzoat pada permen keras maksimal 500 mg/kg berat badan sedangkan asam sorbat maksimal 1000 mg/kg berat badan. Konsumsi asam benzoat dan asam sorbat secara berlebihan, dapat membahayakan kesehatan. Pengawasan mutu makanan terhadap penggunaan BTP dapat dilakukan dengan pengujian rutin di laboratorium. Salah satu Instrumen yang dapat mendeteksi BTP adalah Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras menggunakan instrumen KCKT. Hasil analisis kadar asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras menunjukan bahwa tidak terdeteksi oleh detector keberadaanya. Nilai LOD asam benzoat yang diperoleh pada instrumen KCKT 4.92 mg/kg dan LOD asam sorbat 3.70 mg/kg) yang mana batas penggunaannya memenuhi PerBPOM No. 11 tahun 2019. Proses pengujian asam benzoat dan asam sorbat pada sampel permen keras juga sudah tepat dan sesuai dengan prosedur, dimana nilai recovery berada dalam rentang 90-107%, nilai RPD lebih kecil dari nilai 2/3 CV Horwitz (Pada asam benzoae nilai RPD sebesar 1.02% dan nilai CV Horwitz sebesar 6.42 sedangkan asam sorbat nilai RPD sebesar 0.75% dan nilai CV Horwitz sebesar 4.15) dengan koefisiensi korelasi memenuhi syarat linearitas (r) yaitu 0.9999.