{"title":"Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Sumbayang Ampek Puluah Hari Dalam Tarekat Syattariyah di Nagari Sintuak (Studi Etnografi)","authors":"Zilfadlia Nirmala, Rengga Satria","doi":"10.24036/annuha.v1i3.83","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikkan terhadap tradisi sumbayang ampek puluah hari dalam tarekat Syattariyah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah: pertama, sejarah tradisi sumbayang ampek puluah hari. Kedua, pelaksanaan tradisi sumbayang ampek puluah hari. Ketiga, nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi sumbayang ampek puluah hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan studi etnografi. Penelitian dilakukan di Nagari Sintuak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, setelah itu digunakan beberapa teknik untuk menguji keabsahan data diantaranya perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, sejarah tradisi sumbayang ampek puluah hari dalam tarekat Syattariyah dimulai pada tahun 1111 Hijriyah. Kedua, adapun pelaksanaan tradisi sumbayang ampek puluah hari dilaksanakan seperti shalat berjama’ah pada umumnya serta ada penambahan shalat Qadha. Ketiga, nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi sumbayang ampek puluah hari yaitu terdapat nilai spiritual,nilai integritas, nilai sosial serta nilai kedisiplinan","PeriodicalId":32072,"journal":{"name":"An Nuha Jurnal Kajian Islam Pendidikan Budaya Sosial","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"An Nuha Jurnal Kajian Islam Pendidikan Budaya Sosial","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24036/annuha.v1i3.83","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Sumbayang Ampek Puluah Hari Dalam Tarekat Syattariyah di Nagari Sintuak (Studi Etnografi)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikkan terhadap tradisi sumbayang ampek puluah hari dalam tarekat Syattariyah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah: pertama, sejarah tradisi sumbayang ampek puluah hari. Kedua, pelaksanaan tradisi sumbayang ampek puluah hari. Ketiga, nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi sumbayang ampek puluah hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan studi etnografi. Penelitian dilakukan di Nagari Sintuak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, setelah itu digunakan beberapa teknik untuk menguji keabsahan data diantaranya perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, sejarah tradisi sumbayang ampek puluah hari dalam tarekat Syattariyah dimulai pada tahun 1111 Hijriyah. Kedua, adapun pelaksanaan tradisi sumbayang ampek puluah hari dilaksanakan seperti shalat berjama’ah pada umumnya serta ada penambahan shalat Qadha. Ketiga, nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi sumbayang ampek puluah hari yaitu terdapat nilai spiritual,nilai integritas, nilai sosial serta nilai kedisiplinan