{"title":"分析七年级学生在按纽曼的程序解决问题问题上的错误","authors":"Tuti Haryati, Amin Suyitno, I. Junaedi","doi":"10.15294/UJME.V5I1.9341","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Artikel ini didasarkan pada penelitian kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tipe kesalahan siswa berdasarkan prosedur Newman yang dilakukan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Wonosobo dalam menyelesaikan soal cerita pemecahan masalah; (2) penyebab kesalahan siswa tersebut; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes dan wawancara. Subjek penelitian diambil 6 orang dari 32 siswa kelas VII E, masing-masing terdiri dari 2 siswa dari kelompok atas, sedang, bawah. Uji keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin tinggi kategori pada prosedur Newman maka semakin banyak kesalahan yang dilakukan oleh siswa, subjek pada kelompok atas mengalami kesalahan pada tahap transfomasi, keterampilan proses, dan penulisan, subjek pada kelompok sedang mengalami kesalahan pada tahap trasformasi dan penulisan, serta subjek pada kelompok bawah mengalami kesalahan pada tahap memahami dan transformasi; (2) penyebabnya yaitu siswa tidak utuh dalam mengidentifikasi informasi yang diketahui dan yang ditanyakan, tidak tepat memanipulasi aljabar dari soal, kesalahan dalam melakukan operasi aljabar, tidak membuat kesimpulan, serta siswa tersebut tidak sengaja melakukan kesalahan namun siswa tersebut dapat memperbaiki kesalahannya; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut yaitu siswa perlu lebih banyak dilatih untuk menyelesaikan soal-soal tidak rutin sehingga siswa akan terampil dalam menyelesaikannya","PeriodicalId":30733,"journal":{"name":"Unnes Journal of Mathematics Education","volume":"5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2016-04-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"21","resultStr":"{\"title\":\"ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP KELAS VII DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN\",\"authors\":\"Tuti Haryati, Amin Suyitno, I. Junaedi\",\"doi\":\"10.15294/UJME.V5I1.9341\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Artikel ini didasarkan pada penelitian kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tipe kesalahan siswa berdasarkan prosedur Newman yang dilakukan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Wonosobo dalam menyelesaikan soal cerita pemecahan masalah; (2) penyebab kesalahan siswa tersebut; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes dan wawancara. Subjek penelitian diambil 6 orang dari 32 siswa kelas VII E, masing-masing terdiri dari 2 siswa dari kelompok atas, sedang, bawah. Uji keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin tinggi kategori pada prosedur Newman maka semakin banyak kesalahan yang dilakukan oleh siswa, subjek pada kelompok atas mengalami kesalahan pada tahap transfomasi, keterampilan proses, dan penulisan, subjek pada kelompok sedang mengalami kesalahan pada tahap trasformasi dan penulisan, serta subjek pada kelompok bawah mengalami kesalahan pada tahap memahami dan transformasi; (2) penyebabnya yaitu siswa tidak utuh dalam mengidentifikasi informasi yang diketahui dan yang ditanyakan, tidak tepat memanipulasi aljabar dari soal, kesalahan dalam melakukan operasi aljabar, tidak membuat kesimpulan, serta siswa tersebut tidak sengaja melakukan kesalahan namun siswa tersebut dapat memperbaiki kesalahannya; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut yaitu siswa perlu lebih banyak dilatih untuk menyelesaikan soal-soal tidak rutin sehingga siswa akan terampil dalam menyelesaikannya\",\"PeriodicalId\":30733,\"journal\":{\"name\":\"Unnes Journal of Mathematics Education\",\"volume\":\"5 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2016-04-24\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"21\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Unnes Journal of Mathematics Education\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.15294/UJME.V5I1.9341\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Unnes Journal of Mathematics Education","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.15294/UJME.V5I1.9341","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP KELAS VII DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN
Artikel ini didasarkan pada penelitian kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tipe kesalahan siswa berdasarkan prosedur Newman yang dilakukan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Wonosobo dalam menyelesaikan soal cerita pemecahan masalah; (2) penyebab kesalahan siswa tersebut; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes dan wawancara. Subjek penelitian diambil 6 orang dari 32 siswa kelas VII E, masing-masing terdiri dari 2 siswa dari kelompok atas, sedang, bawah. Uji keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin tinggi kategori pada prosedur Newman maka semakin banyak kesalahan yang dilakukan oleh siswa, subjek pada kelompok atas mengalami kesalahan pada tahap transfomasi, keterampilan proses, dan penulisan, subjek pada kelompok sedang mengalami kesalahan pada tahap trasformasi dan penulisan, serta subjek pada kelompok bawah mengalami kesalahan pada tahap memahami dan transformasi; (2) penyebabnya yaitu siswa tidak utuh dalam mengidentifikasi informasi yang diketahui dan yang ditanyakan, tidak tepat memanipulasi aljabar dari soal, kesalahan dalam melakukan operasi aljabar, tidak membuat kesimpulan, serta siswa tersebut tidak sengaja melakukan kesalahan namun siswa tersebut dapat memperbaiki kesalahannya; dan (3) solusi untuk meminimalkan kesalahan tersebut yaitu siswa perlu lebih banyak dilatih untuk menyelesaikan soal-soal tidak rutin sehingga siswa akan terampil dalam menyelesaikannya