{"title":"年龄、孕产妇和职业与流产率的关系","authors":"Anjelina Puspita Sari, Romlah Romlah","doi":"10.36973/jkih.v11i1.462","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi, salah satu penyebabnya adalah abortus dengan prevalensi 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, gravida, dan pekerjaan dengan kejadian abortus. Metode: Jenis penelitian menggunakan obsevasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 46 responden. Data diambil dengan observasi data retrospektif catatan medis responden. Teknik analisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil uji statistik ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian abortus (pv=0.035), tidak ada hubungan yang signifikan antara gravida dengan kejadian abortus (pv=0.071), ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kejadian abortus (pv=0.017) Kesimpulan: Faktor maternal yang melekat pada ibu seperti status umur dan pekerjaan perlu di monitoring, pemantauan ini dapat dilakukan pada saat ibu melakukan kunjungan ANC, karena disarankan ibu yang berada pada usia resiko tinggi, dan memiliki pekerjaan diluar rumah untuk rajin ANC terutama ketika usia kehamilan < 20 minggu.","PeriodicalId":221371,"journal":{"name":"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"HUBUNGAN USIA, GRAVIDA, DAN PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS\",\"authors\":\"Anjelina Puspita Sari, Romlah Romlah\",\"doi\":\"10.36973/jkih.v11i1.462\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi, salah satu penyebabnya adalah abortus dengan prevalensi 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, gravida, dan pekerjaan dengan kejadian abortus. Metode: Jenis penelitian menggunakan obsevasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 46 responden. Data diambil dengan observasi data retrospektif catatan medis responden. Teknik analisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil uji statistik ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian abortus (pv=0.035), tidak ada hubungan yang signifikan antara gravida dengan kejadian abortus (pv=0.071), ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kejadian abortus (pv=0.017) Kesimpulan: Faktor maternal yang melekat pada ibu seperti status umur dan pekerjaan perlu di monitoring, pemantauan ini dapat dilakukan pada saat ibu melakukan kunjungan ANC, karena disarankan ibu yang berada pada usia resiko tinggi, dan memiliki pekerjaan diluar rumah untuk rajin ANC terutama ketika usia kehamilan < 20 minggu.\",\"PeriodicalId\":221371,\"journal\":{\"name\":\"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-06-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.36973/jkih.v11i1.462\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36973/jkih.v11i1.462","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
HUBUNGAN USIA, GRAVIDA, DAN PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi, salah satu penyebabnya adalah abortus dengan prevalensi 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, gravida, dan pekerjaan dengan kejadian abortus. Metode: Jenis penelitian menggunakan obsevasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 46 responden. Data diambil dengan observasi data retrospektif catatan medis responden. Teknik analisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil uji statistik ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian abortus (pv=0.035), tidak ada hubungan yang signifikan antara gravida dengan kejadian abortus (pv=0.071), ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kejadian abortus (pv=0.017) Kesimpulan: Faktor maternal yang melekat pada ibu seperti status umur dan pekerjaan perlu di monitoring, pemantauan ini dapat dilakukan pada saat ibu melakukan kunjungan ANC, karena disarankan ibu yang berada pada usia resiko tinggi, dan memiliki pekerjaan diluar rumah untuk rajin ANC terutama ketika usia kehamilan < 20 minggu.