{"title":"教师在舞蹈培训中提高学生自信心的作用 SDN 02 Sungai Laur West Kalimantan","authors":"Ahmad Al Fajar, Poppy Indriyanti","doi":"10.30738/trihayu.v10i1.15736","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan di dalam penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan: 1) pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa; 2) faktor pendukung serta penghambat dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari; 3) solusi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dilaksanakan pada pelajaran tematik muatan SBdP; 2) Faktor pendukung pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari adalah terdapat antusiasme dan semangat dari siswa yang mampu menghafal gerakan dengan cepat, sedangkan faktor penghambatnya adalah: karena ada beberapa siswa yang merasa malu dalam berlatih tari di depan teman-temannya, dan adanya pandemi covid- 19 membuat pelatihan seni tari tertunda bahkan harus berhenti, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai; 3) Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan tetap melakukan latihan seni tari dengan memanfaatkan fasilitas sarana dan prasarana yang ada, sedangkan saat pembelajaran online masa pandemi covid-19 dilakukan dengan meminta siswa belajar seni tari dari rumah melalui Telepon genggam siswa, selain itu berupa pemberian tugas membuat gerakan tarian sendiri untuk meningkatkan rasa percaya diri pada diri siswa.","PeriodicalId":259656,"journal":{"name":"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Peran guru dalam pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SDN 02 Sungai Laur Kalimantan Barat\",\"authors\":\"Ahmad Al Fajar, Poppy Indriyanti\",\"doi\":\"10.30738/trihayu.v10i1.15736\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tujuan di dalam penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan: 1) pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa; 2) faktor pendukung serta penghambat dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari; 3) solusi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dilaksanakan pada pelajaran tematik muatan SBdP; 2) Faktor pendukung pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari adalah terdapat antusiasme dan semangat dari siswa yang mampu menghafal gerakan dengan cepat, sedangkan faktor penghambatnya adalah: karena ada beberapa siswa yang merasa malu dalam berlatih tari di depan teman-temannya, dan adanya pandemi covid- 19 membuat pelatihan seni tari tertunda bahkan harus berhenti, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai; 3) Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan tetap melakukan latihan seni tari dengan memanfaatkan fasilitas sarana dan prasarana yang ada, sedangkan saat pembelajaran online masa pandemi covid-19 dilakukan dengan meminta siswa belajar seni tari dari rumah melalui Telepon genggam siswa, selain itu berupa pemberian tugas membuat gerakan tarian sendiri untuk meningkatkan rasa percaya diri pada diri siswa.\",\"PeriodicalId\":259656,\"journal\":{\"name\":\"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an\",\"volume\":\"15 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-09-20\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i1.15736\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i1.15736","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Peran guru dalam pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SDN 02 Sungai Laur Kalimantan Barat
Tujuan di dalam penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan: 1) pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa; 2) faktor pendukung serta penghambat dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari; 3) solusi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dari pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pelatihan seni tari untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dilaksanakan pada pelajaran tematik muatan SBdP; 2) Faktor pendukung pelaksanaan peran guru dalam pelatihan seni tari adalah terdapat antusiasme dan semangat dari siswa yang mampu menghafal gerakan dengan cepat, sedangkan faktor penghambatnya adalah: karena ada beberapa siswa yang merasa malu dalam berlatih tari di depan teman-temannya, dan adanya pandemi covid- 19 membuat pelatihan seni tari tertunda bahkan harus berhenti, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai; 3) Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan tetap melakukan latihan seni tari dengan memanfaatkan fasilitas sarana dan prasarana yang ada, sedangkan saat pembelajaran online masa pandemi covid-19 dilakukan dengan meminta siswa belajar seni tari dari rumah melalui Telepon genggam siswa, selain itu berupa pemberian tugas membuat gerakan tarian sendiri untuk meningkatkan rasa percaya diri pada diri siswa.