Windasari Windasari, Erny Roesminingsih, S. Setyowati, Mohammad Sholeh
{"title":"摄政高级校长的学校行动提案培训","authors":"Windasari Windasari, Erny Roesminingsih, S. Setyowati, Mohammad Sholeh","doi":"10.26740/jpm.v1n2.p56-60","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kurangnya pemahaman serta pengetahuan kepala sekolah tentang teknik penyusunan proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) di kabupaten nganjuk menjadi salah satu permasalahan yang krusial. Permasalahan tersebut membutuhkan sebuah solusi berupa pelatihan secara berkesinambungan agar kepala sekolah dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan PTS serta bagaimana cara menyususn proposal PTS yang nantinya bisa di terapkan sekolah. Hal ini sangat perlu dilakukan agar para kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensinya sebagai kepala sekolah yang profesional. Melihat kondisi tersebut maka perlu diselenggarakan kegiatan pelatihan menyusun Proposal PTS bagi kepala sekolah SD di Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini meliputi metode ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan latihan mandiri, coaching dalam menyusun proyek proposal. Metode ceramah, tanya-jawab dan diskusi, digunakan pada saat pertemuan awal dan penyampaian materi pelatihan yang diberikan kepada peserta pelatihan. Metode pemberian tugas dan latihan mandiri penyusunan proposal digunakan pada saat melatih peserta pelatihan menyusun bagian-bagian dari komponen proposal. Produk PKM ini adalah: proposal PTS yang dibuat oleh kepala sekolah dan PTS digunakan untuk membuat rencana perubahan sekolah yang mengacu pada standart mutu.","PeriodicalId":164886,"journal":{"name":"Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-02-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":"{\"title\":\"PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH BAGI KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NGANJUK\",\"authors\":\"Windasari Windasari, Erny Roesminingsih, S. Setyowati, Mohammad Sholeh\",\"doi\":\"10.26740/jpm.v1n2.p56-60\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kurangnya pemahaman serta pengetahuan kepala sekolah tentang teknik penyusunan proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) di kabupaten nganjuk menjadi salah satu permasalahan yang krusial. Permasalahan tersebut membutuhkan sebuah solusi berupa pelatihan secara berkesinambungan agar kepala sekolah dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan PTS serta bagaimana cara menyususn proposal PTS yang nantinya bisa di terapkan sekolah. Hal ini sangat perlu dilakukan agar para kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensinya sebagai kepala sekolah yang profesional. Melihat kondisi tersebut maka perlu diselenggarakan kegiatan pelatihan menyusun Proposal PTS bagi kepala sekolah SD di Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini meliputi metode ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan latihan mandiri, coaching dalam menyusun proyek proposal. Metode ceramah, tanya-jawab dan diskusi, digunakan pada saat pertemuan awal dan penyampaian materi pelatihan yang diberikan kepada peserta pelatihan. Metode pemberian tugas dan latihan mandiri penyusunan proposal digunakan pada saat melatih peserta pelatihan menyusun bagian-bagian dari komponen proposal. Produk PKM ini adalah: proposal PTS yang dibuat oleh kepala sekolah dan PTS digunakan untuk membuat rencana perubahan sekolah yang mengacu pada standart mutu.\",\"PeriodicalId\":164886,\"journal\":{\"name\":\"Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat\",\"volume\":\"6 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-02-05\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"1\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.26740/jpm.v1n2.p56-60\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26740/jpm.v1n2.p56-60","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH BAGI KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NGANJUK
Kurangnya pemahaman serta pengetahuan kepala sekolah tentang teknik penyusunan proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) di kabupaten nganjuk menjadi salah satu permasalahan yang krusial. Permasalahan tersebut membutuhkan sebuah solusi berupa pelatihan secara berkesinambungan agar kepala sekolah dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan PTS serta bagaimana cara menyususn proposal PTS yang nantinya bisa di terapkan sekolah. Hal ini sangat perlu dilakukan agar para kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensinya sebagai kepala sekolah yang profesional. Melihat kondisi tersebut maka perlu diselenggarakan kegiatan pelatihan menyusun Proposal PTS bagi kepala sekolah SD di Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini meliputi metode ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas dan latihan mandiri, coaching dalam menyusun proyek proposal. Metode ceramah, tanya-jawab dan diskusi, digunakan pada saat pertemuan awal dan penyampaian materi pelatihan yang diberikan kepada peserta pelatihan. Metode pemberian tugas dan latihan mandiri penyusunan proposal digunakan pada saat melatih peserta pelatihan menyusun bagian-bagian dari komponen proposal. Produk PKM ini adalah: proposal PTS yang dibuat oleh kepala sekolah dan PTS digunakan untuk membuat rencana perubahan sekolah yang mengacu pada standart mutu.