{"title":"Contextual Teaching and Learning Berbasis Tri Hita Karana Dijadikan sebagai Model Pembelajaran IPAS di SD","authors":"Luh Putu Adelia Friska Dewi, I. G. S. Surya Abadi","doi":"10.23887/jpmu.v5i2.55993","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Rendahnya pemahaman siswa mengenai konsep pembelajaran IPAS, membuat siswa kesulitan dan kurang tertarik dalam memahami materi IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning berbasis nilai Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPAS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 415 siswa, dan sampel berjumlah 54 siswa, yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial, dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diperoleh thitung sama dengan 5,847 lebih dari ttabel sama dengan 2.055, pada taraf signifikansi 5% dengan dk sama dengan 52, Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga, model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbasis nilai Tri Hita Karana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPAS. Implikasi penelitian ini diharapakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbasis Nilai Tri Hita Karana sebagai model pembelajaran alternatif dan dapat menambah wawasan mengenai inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPAS.","PeriodicalId":436431,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia","volume":"151 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.23887/jpmu.v5i2.55993","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
学生对IPAS学习概念的理解不足,使学生对IPAS材料的理解降低了兴趣。本研究旨在分析基于三年级学生知识能力的contextutuching Teaching and Learning基于Tri Hita Karana价值的概念教学与学习的影响。这类研究是一种伪实验,有非equivalent前期研究控制组设计设计。该研究的人数为415人,样本为54人,是用随机抽样技术采集的。本研究采用的数据收集方法是一种测试方法。本研究采用描述性统计分析、推论统计分析和假设检验。根据使用uj -t测试的假设结果,thitung获得的等于5.847除以t表等于2055,在其意义上的5% dk等于52,因此H0被拒绝,H1被接受。因此,基于三年级价值的contexture教学和学习模式影响了IPAS的知识能力。本研究的影响是期望以三年级教学和学习为替代学习模式的学习模式,并可以增加学习创新的洞察力,以提高知识能力。
Contextual Teaching and Learning Berbasis Tri Hita Karana Dijadikan sebagai Model Pembelajaran IPAS di SD
Rendahnya pemahaman siswa mengenai konsep pembelajaran IPAS, membuat siswa kesulitan dan kurang tertarik dalam memahami materi IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning berbasis nilai Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPAS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 415 siswa, dan sampel berjumlah 54 siswa, yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial, dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diperoleh thitung sama dengan 5,847 lebih dari ttabel sama dengan 2.055, pada taraf signifikansi 5% dengan dk sama dengan 52, Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga, model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbasis nilai Tri Hita Karana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPAS. Implikasi penelitian ini diharapakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbasis Nilai Tri Hita Karana sebagai model pembelajaran alternatif dan dapat menambah wawasan mengenai inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPAS.