{"title":"根据水力发电和电力需求对水力发电潜力进行分析","authors":"D. Terapan, I. M. Sudana, J. Elektro","doi":"10.22146/juliet.v3i2.64410","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract – Electrical energy is a basic requirement for most Indonesians. However, Sidoharjo Village residents cannot fully experience it since the electricity from PLN often goes out, especially during the rainy season. On the other hand, Sidoharjo Village has a large enough water potential from the river in Dukuh Rancah, but it has not been optimally used. Micro Hydro Power Plant (PLTMH) is one effort that can be done. To do so, it is necessary to know the hydrological values which include the mainstay of the river, the river basin area (DAS), and the effectiveness of dropping water. The river's reliable discharge is calculated by using the F.J. Mock method, under the principle of evaporation and transpiration (evapotranspiration). The data required are monthly rainfall, number of rainy days, humidity, and sunlight intensity. The calculation by using Ms. Excel showed the river's reliable discharge value of 1.3147 m3/s with an effective dropping height of 6 meters capable of producing a potential water power of 77.46 kW, 69.71 kW of turbine power, and 66.22 kW of generator output power. Meanwhile, the simulation results using the HOMER application showed that the river has a power capacity of 65.9 kW, an average power of 63.4 kW, minimum power of 26.4 kW, and a maximum power of 74.1 kW. It used a Kaplan turbine with a system efficiency of 0.85. It means that if the community needs 23 kW of electricity, the river is suitable to be used as a micro-hydropower plant system.Keywords – micro-hydro, F.J. Mock method, evapotranspiration, HOMER Intisari – Energi listrik merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, kontinuitas suplai listrik tidak dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Desa Sidoharjo. Hal ini dikarenakan listrik dari PLN sering padam apalagi ketika musim hujan. Di sisi lain Desa Sidoharjo mempunyai potensi air yang cukup besar bersumber dari sungai Dukuh Rancah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Untuk mengetahui besar potensi sungai sebagai pembangkit energi listrik perlu diketahui nilai-nilai hidrologi yang meliputi debit andalan sungai, luas daerah aliran sungai (DAS), dan tinggi jatuh efektif air. Perhitungan debit andalan sungai dilakukan menggunakan metode F.J. Mock, yaitu berdasarkan prinsip evaporasi dan transpirasi (evapotranspirasi). Data yang diperlukan adalah curah hujan bulanan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari. Hasil perhitungan menggunakan Ms. Excel menunjukkan nilai debit andalan sungai 1,3147 m3/s dengan tinggi jatuh efektif air 6 meter mampu menghasilkan potensi daya air sebesar 77,46 kW, daya turbin 69,71 kW, dan daya keluaran generator 66,22 kW. Sedangkan hasil simulasi menggunakan aplikasi HOMER menunjukkan bahwa sungai memiliki kapasitas daya sebesar 65,9 kW, daya rata-rata 63,4 kW, daya minimum 26,4 kW, dan daya maksimum 74,1 kW. Adapun turbin yang digunakan adalah turbin jenis kaplan dengan efisiensi sistem 0,85. Artinya jika kebutuhan listrik masyarakat sebesar 23 kW, maka sungai Dukuh Rancah layak dijadikan sebagai sistem pembangkit listrik tenaga mikro hidro.Kata kunci – mikro hidro, Metode F.J. Mock, evapotranspirasi, HOMER","PeriodicalId":142215,"journal":{"name":"Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Berdasarkan Debit Air dan Kebutuhan Energi Listrik\",\"authors\":\"D. Terapan, I. M. Sudana, J. Elektro\",\"doi\":\"10.22146/juliet.v3i2.64410\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract – Electrical energy is a basic requirement for most Indonesians. However, Sidoharjo Village residents cannot fully experience it since the electricity from PLN often goes out, especially during the rainy season. On the other hand, Sidoharjo Village has a large enough water potential from the river in Dukuh Rancah, but it has not been optimally used. Micro Hydro Power Plant (PLTMH) is one effort that can be done. To do so, it is necessary to know the hydrological values which include the mainstay of the river, the river basin area (DAS), and the effectiveness of dropping water. The river's reliable discharge is calculated by using the F.J. Mock method, under the principle of evaporation and transpiration (evapotranspiration). The data required are monthly rainfall, number of rainy days, humidity, and sunlight intensity. The calculation by using Ms. Excel showed the river's reliable discharge value of 1.3147 m3/s with an effective dropping height of 6 meters capable of producing a potential water power of 77.46 kW, 69.71 kW of turbine power, and 66.22 kW of generator output power. Meanwhile, the simulation results using the HOMER application showed that the river has a power capacity of 65.9 kW, an average power of 63.4 kW, minimum power of 26.4 kW, and a maximum power of 74.1 kW. It used a Kaplan turbine with a system efficiency of 0.85. It means that if the community needs 23 kW of electricity, the river is suitable to be used as a micro-hydropower plant system.Keywords – micro-hydro, F.J. Mock method, evapotranspiration, HOMER Intisari – Energi listrik merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, kontinuitas suplai listrik tidak dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Desa Sidoharjo. Hal ini dikarenakan listrik dari PLN sering padam apalagi ketika musim hujan. Di sisi lain Desa Sidoharjo mempunyai potensi air yang cukup besar bersumber dari sungai Dukuh Rancah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Untuk mengetahui besar potensi sungai sebagai pembangkit energi listrik perlu diketahui nilai-nilai hidrologi yang meliputi debit andalan sungai, luas daerah aliran sungai (DAS), dan tinggi jatuh efektif air. Perhitungan debit andalan sungai dilakukan menggunakan metode F.J. Mock, yaitu berdasarkan prinsip evaporasi dan transpirasi (evapotranspirasi). Data yang diperlukan adalah curah hujan bulanan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari. Hasil perhitungan menggunakan Ms. Excel menunjukkan nilai debit andalan sungai 1,3147 m3/s dengan tinggi jatuh efektif air 6 meter mampu menghasilkan potensi daya air sebesar 77,46 kW, daya turbin 69,71 kW, dan daya keluaran generator 66,22 kW. Sedangkan hasil simulasi menggunakan aplikasi HOMER menunjukkan bahwa sungai memiliki kapasitas daya sebesar 65,9 kW, daya rata-rata 63,4 kW, daya minimum 26,4 kW, dan daya maksimum 74,1 kW. Adapun turbin yang digunakan adalah turbin jenis kaplan dengan efisiensi sistem 0,85. Artinya jika kebutuhan listrik masyarakat sebesar 23 kW, maka sungai Dukuh Rancah layak dijadikan sebagai sistem pembangkit listrik tenaga mikro hidro.Kata kunci – mikro hidro, Metode F.J. Mock, evapotranspirasi, HOMER\",\"PeriodicalId\":142215,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan\",\"volume\":\"21 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-12-09\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.22146/juliet.v3i2.64410\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22146/juliet.v3i2.64410","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
摘要-电能是大多数印尼人的基本需求。然而,Sidoharjo村的居民不能完全体验到这一点,因为PLN的电力经常中断,特别是在雨季。另一方面,Sidoharjo村从Dukuh ranah的河流中获得了足够大的水势,但它没有得到最佳利用。微型水力发电厂(PLTMH)是一种可以做到的努力。要做到这一点,有必要了解水文值,包括河流的支柱,流域面积(DAS)和滴水的有效性。在蒸发和蒸腾原理下,采用模拟法计算河流的可靠流量。所需的数据包括月降雨量、阴雨天数、湿度和日照强度。利用Excel软件计算得出,该河流的可靠流量值为1.3147 m3/s,有效落差为6米,可产生潜在水能77.46 kW,水轮机功率69.71 kW,发电机输出功率66.22 kW。同时,利用HOMER软件模拟结果表明,该河流的容量为65.9 kW,平均功率为63.4 kW,最小功率为26.4 kW,最大功率为74.1 kW。它使用了卡普兰涡轮,系统效率为0.85。这意味着,如果社区需要23千瓦的电力,这条河适合用作微型水力发电厂系统。关键词:微水力,模拟法,蒸散,HOMER Intisari - Energi listrik merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat印度尼西亚。Namun,继续提供清单,以确定datapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Desa Sidoharjo。Hal ini dikarenakan listrik dari PLN服务于巴基斯坦,apalagi ketika穆斯林hujan。迪塞西兰·德萨·西多哈乔·曼普尼亚可能是空气中的空气,而不是空气中的空气。迪塞西伦·德萨·西多哈乔·曼多哈,迪塞西伦·迪曼法特坎·西卡拉。Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah manfaatkannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)。Untuk mengetahui besar potensi sungai sebagai pembangkit energi listrik perlu diketahui nilai nilai hydrorologi yang melputi debit andalan sungai, luas daerah aliran sungai (DAS), dan tinggi jatuh efektif air。Perhitungan借和alan sungai dilakukan menggunakan方法F.J. Mock, yitu berdasarkan prinsip蒸发和蒸腾(evapotranspirasi)。数据yang diperlukan adalah curah hujan bulanan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari。哈西perhitungan menggunakan Ms. Excel menunjukkan nilai debit和alan sungai 1,3147 m3/s dengan tinggi jatuh efektif air 6米mampu menghasilkan势能达亚空气sebesar 77,46 kW,达亚涡轮69,71 kW,丹达亚keluaran发电机66,22 kW。Sedangkan hasil simulasi menggunakan应用程序HOMER menunjukkan bahwa sungai memoriliki kapasitas daya sebesar 65,9 kW, daya rata-rata 63,4 kW, daya minimum 26,4 kW, dan daya maksimum 74,1 kW。水力发电系统[j] .水力发电系统[j] .水力发电系统,2008。Artinya jika kebutuhan listrik masyarakat sebesar 23 kW, maka sungai Dukuh ranah layak dijadikan sebagai系统pembangkit listrik tenaga mikro hidro。Kata kunci - mikro hidro, Metode F.J. Mock,蒸散,HOMER
Analisis Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Berdasarkan Debit Air dan Kebutuhan Energi Listrik
Abstract – Electrical energy is a basic requirement for most Indonesians. However, Sidoharjo Village residents cannot fully experience it since the electricity from PLN often goes out, especially during the rainy season. On the other hand, Sidoharjo Village has a large enough water potential from the river in Dukuh Rancah, but it has not been optimally used. Micro Hydro Power Plant (PLTMH) is one effort that can be done. To do so, it is necessary to know the hydrological values which include the mainstay of the river, the river basin area (DAS), and the effectiveness of dropping water. The river's reliable discharge is calculated by using the F.J. Mock method, under the principle of evaporation and transpiration (evapotranspiration). The data required are monthly rainfall, number of rainy days, humidity, and sunlight intensity. The calculation by using Ms. Excel showed the river's reliable discharge value of 1.3147 m3/s with an effective dropping height of 6 meters capable of producing a potential water power of 77.46 kW, 69.71 kW of turbine power, and 66.22 kW of generator output power. Meanwhile, the simulation results using the HOMER application showed that the river has a power capacity of 65.9 kW, an average power of 63.4 kW, minimum power of 26.4 kW, and a maximum power of 74.1 kW. It used a Kaplan turbine with a system efficiency of 0.85. It means that if the community needs 23 kW of electricity, the river is suitable to be used as a micro-hydropower plant system.Keywords – micro-hydro, F.J. Mock method, evapotranspiration, HOMER Intisari – Energi listrik merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, kontinuitas suplai listrik tidak dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Desa Sidoharjo. Hal ini dikarenakan listrik dari PLN sering padam apalagi ketika musim hujan. Di sisi lain Desa Sidoharjo mempunyai potensi air yang cukup besar bersumber dari sungai Dukuh Rancah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Untuk mengetahui besar potensi sungai sebagai pembangkit energi listrik perlu diketahui nilai-nilai hidrologi yang meliputi debit andalan sungai, luas daerah aliran sungai (DAS), dan tinggi jatuh efektif air. Perhitungan debit andalan sungai dilakukan menggunakan metode F.J. Mock, yaitu berdasarkan prinsip evaporasi dan transpirasi (evapotranspirasi). Data yang diperlukan adalah curah hujan bulanan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari. Hasil perhitungan menggunakan Ms. Excel menunjukkan nilai debit andalan sungai 1,3147 m3/s dengan tinggi jatuh efektif air 6 meter mampu menghasilkan potensi daya air sebesar 77,46 kW, daya turbin 69,71 kW, dan daya keluaran generator 66,22 kW. Sedangkan hasil simulasi menggunakan aplikasi HOMER menunjukkan bahwa sungai memiliki kapasitas daya sebesar 65,9 kW, daya rata-rata 63,4 kW, daya minimum 26,4 kW, dan daya maksimum 74,1 kW. Adapun turbin yang digunakan adalah turbin jenis kaplan dengan efisiensi sistem 0,85. Artinya jika kebutuhan listrik masyarakat sebesar 23 kW, maka sungai Dukuh Rancah layak dijadikan sebagai sistem pembangkit listrik tenaga mikro hidro.Kata kunci – mikro hidro, Metode F.J. Mock, evapotranspirasi, HOMER