Carolina Ety Widjayanti, Dhany Faizal Racma, Antonius Ary Setyawan
{"title":"COVID——一种基于慈善服务的收入再分配系统","authors":"Carolina Ety Widjayanti, Dhany Faizal Racma, Antonius Ary Setyawan","doi":"10.24912/jmstkik.v5i2.13427","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The impact of the global economic crisis due to the Corona Virus Pandemic or Covid-19 is felt by the entire world population, including the people of Indonesia. Many Bankrupt Industries have resulted in an increase in layoffs, especially for women, considering the very large role of women and being the supporter of the family economy; then the role of this woman needs to be strengthened again, so that the survival of their family will be guaranteed. In addition, the dynamics of the field require creative solutions to increase financial inclusion. One of them is through the use of the philanthropic service sector. In the difficult economic conditions during the corona virus (Covid-19) pandemic in Indonesia, this did not reduce public philanthropy, on the contrary, it tends to continue to increase. A philanthropic business model that will be built by bringing together donors and female workers affected by Covid-19. They can interact directly without the need for an intermediary. The research method used is the Waterfall method which includes the analysis phase, the design phase, the implementation phase, the testing phase, including blackbox, whitebox and usability testing with SUS (System Usability Scale). The results of the System Usability Scale (SUS) test have an average SUS score of 86.5, which means the system is feasible to use. It is hoped that with this e-sharing platform, it can facilitate people who have a fixed income or who do not have the risk of losing their jobs in the midst of this pandemic to distribute a small portion of their wealth in an egalitarian format to those who are disadvantaged by the Covid-19 restrictions. Keywords: Fintech; filantropi; platform; PHK AbstrakDampak krisis ekonomi global akibat Pandemik Virus Corona atau Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh penduduk dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Banyak Industri Bangkrut yang mengakibatkan kenaikan PHK meningkat khususnya perempuan, mengingat peran wanita sangat besar dan menjadi penopang ekonomi keluarga; maka peran wanita ini perlu diperkuat lagi, sehingga kelangsungan hidup keluarga mereka akan terjamin. Disamping itu, dinamika lapangan membutuhkan solusi kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan. Salah satunya lewat pemanfaatan sektor layanan filantropi. Dalam kondisi ekonomi yang sulit pada masa pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia tidak membuat filantropi masyarakat menurun, sebaliknya justru cenderung terus meningkat. Model bisnis filantropi yang akan dibangun dengan mempertemukan antara para donatur dan pekerja wanita yang terdampak covid-19. Mereka bisa langsung berinteraksi tanpa perlu kehadiran intermediary. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap implementasi (implementation), tahap pengujian (testing) antara lain blackbox, whitebox dan Usability dengan pengujian SUS (System Usability Scale). Hasil pengujian System Usability Scale (SUS) rata-rata skor SUS sebesar 86,5 yang berarti sistem layak digunakan. Diharapkan dengan adanya platform e-sharing ini, dapat memfasilitasi masyarakat yang berpendapatan tetap atau yang tidak memiliki resiko kehilangan pekerjaan di tengah pandemi ini untuk mendistribusikan sebagian kecil kekayaannya dalam format egaliter ke mereka yang dirugikan restriksi Covid-19. ","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"DESAIN APLIKASI FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) PADA PEREMPUAN KORBAN PHK TERDAMPAK COVID – 19 DENGAN SISTEM REDISTRIBUSI PENGHASILAN BERBASIS LAYANAN FILANTROPI\",\"authors\":\"Carolina Ety Widjayanti, Dhany Faizal Racma, Antonius Ary Setyawan\",\"doi\":\"10.24912/jmstkik.v5i2.13427\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"The impact of the global economic crisis due to the Corona Virus Pandemic or Covid-19 is felt by the entire world population, including the people of Indonesia. Many Bankrupt Industries have resulted in an increase in layoffs, especially for women, considering the very large role of women and being the supporter of the family economy; then the role of this woman needs to be strengthened again, so that the survival of their family will be guaranteed. In addition, the dynamics of the field require creative solutions to increase financial inclusion. One of them is through the use of the philanthropic service sector. In the difficult economic conditions during the corona virus (Covid-19) pandemic in Indonesia, this did not reduce public philanthropy, on the contrary, it tends to continue to increase. A philanthropic business model that will be built by bringing together donors and female workers affected by Covid-19. They can interact directly without the need for an intermediary. The research method used is the Waterfall method which includes the analysis phase, the design phase, the implementation phase, the testing phase, including blackbox, whitebox and usability testing with SUS (System Usability Scale). The results of the System Usability Scale (SUS) test have an average SUS score of 86.5, which means the system is feasible to use. It is hoped that with this e-sharing platform, it can facilitate people who have a fixed income or who do not have the risk of losing their jobs in the midst of this pandemic to distribute a small portion of their wealth in an egalitarian format to those who are disadvantaged by the Covid-19 restrictions. Keywords: Fintech; filantropi; platform; PHK AbstrakDampak krisis ekonomi global akibat Pandemik Virus Corona atau Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh penduduk dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Banyak Industri Bangkrut yang mengakibatkan kenaikan PHK meningkat khususnya perempuan, mengingat peran wanita sangat besar dan menjadi penopang ekonomi keluarga; maka peran wanita ini perlu diperkuat lagi, sehingga kelangsungan hidup keluarga mereka akan terjamin. Disamping itu, dinamika lapangan membutuhkan solusi kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan. Salah satunya lewat pemanfaatan sektor layanan filantropi. Dalam kondisi ekonomi yang sulit pada masa pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia tidak membuat filantropi masyarakat menurun, sebaliknya justru cenderung terus meningkat. Model bisnis filantropi yang akan dibangun dengan mempertemukan antara para donatur dan pekerja wanita yang terdampak covid-19. Mereka bisa langsung berinteraksi tanpa perlu kehadiran intermediary. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap implementasi (implementation), tahap pengujian (testing) antara lain blackbox, whitebox dan Usability dengan pengujian SUS (System Usability Scale). Hasil pengujian System Usability Scale (SUS) rata-rata skor SUS sebesar 86,5 yang berarti sistem layak digunakan. Diharapkan dengan adanya platform e-sharing ini, dapat memfasilitasi masyarakat yang berpendapatan tetap atau yang tidak memiliki resiko kehilangan pekerjaan di tengah pandemi ini untuk mendistribusikan sebagian kecil kekayaannya dalam format egaliter ke mereka yang dirugikan restriksi Covid-19. \",\"PeriodicalId\":202016,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan\",\"volume\":\"28 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-10-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v5i2.13427\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v5i2.13427","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
包括印度尼西亚人民在内的全世界人民都感受到由冠状病毒大流行(Covid-19)引起的全球经济危机的影响。考虑到妇女的重要作用和作为家庭经济的支柱,许多破产的工业导致了裁员的增加,特别是对妇女而言;然后这个女人的角色需要再次加强,这样他们的家庭的生存将得到保证。此外,该领域的动态需要创造性的解决方案来增加金融包容性。其中之一就是利用慈善服务部门。在印度尼西亚冠状病毒(Covid-19)大流行期间的困难经济条件下,这并没有减少公共慈善事业,相反,它有继续增加的趋势。通过将捐赠者和受Covid-19影响的女性工作者聚集在一起,建立一种慈善商业模式。它们可以直接交互,而不需要中介。使用的研究方法是瀑布方法,包括分析阶段、设计阶段、实施阶段、测试阶段,包括黑盒、白盒和SUS(系统可用性量表)的可用性测试。系统可用性量表(System Usability Scale, SUS)测试的结果平均SUS得分为86.5,这意味着系统是可行的。希望通过这个电子分享平台,能够帮助那些有固定收入或在这场大流行中没有失业风险的人,以平等的方式将自己的一小部分财富分配给那些因新冠肺炎限制措施而处于不利地位的人。关键词:Fintech;filantropi;平台;【摘要】丹巴危机经济全球抗冠状病毒(Covid-19),印尼。曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷,曼谷Maka peran wanita ini perlu diperkuat lagi, sehinga kelangsungan hidup keluarga mereka akan terjamin。消隐图(disamika lapangan membutuhkan solusi kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan)。Salah satunya lewat pmanfaatan部门layanan filantropi。Dalam kondisi ekonomicyang表示,印度尼西亚大流行性病毒冠状病毒(Covid-19)是由印度尼西亚的弓形虫(filantropi masyarakat menurun)引起的,而印度尼西亚的弓形虫(sebalknya)则是由脊膜虫(terus meningkat)引起的。模型bisnis filantropi yang akan dibanjun dengan成员pertemukan antara para donnati danpekerja wanita yang terdampak 2019。梅里卡·比萨·朗松·贝林克斯·坦帕·佩鲁·克哈迪兰中介。Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan Metode Waterfall yang meliputi tahap analysis(分析)、tahap perancangan(设计)、tahap implementasi(实施)、tahap pengujian(测试)antara lain黑箱、白箱dan Usability dengan pengujian SUS(系统可用性量表)。Hasil企鹅系统可用性量表(SUS),按比例计算。Diharapkan dengan adanya平台电子共享ini, dapat memfasilitasi masyarakat yang berpendapatat yang berberapatat yang berberapatat yang berberatakat yang berberakakat yang berberakakan pekerjaan di tengah大流行ini untuk mendistribugikan sebagian kecil kekayaannya dalam格式egaliter ke mereka yang dirugikan reksi Covid-19。
DESAIN APLIKASI FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) PADA PEREMPUAN KORBAN PHK TERDAMPAK COVID – 19 DENGAN SISTEM REDISTRIBUSI PENGHASILAN BERBASIS LAYANAN FILANTROPI
The impact of the global economic crisis due to the Corona Virus Pandemic or Covid-19 is felt by the entire world population, including the people of Indonesia. Many Bankrupt Industries have resulted in an increase in layoffs, especially for women, considering the very large role of women and being the supporter of the family economy; then the role of this woman needs to be strengthened again, so that the survival of their family will be guaranteed. In addition, the dynamics of the field require creative solutions to increase financial inclusion. One of them is through the use of the philanthropic service sector. In the difficult economic conditions during the corona virus (Covid-19) pandemic in Indonesia, this did not reduce public philanthropy, on the contrary, it tends to continue to increase. A philanthropic business model that will be built by bringing together donors and female workers affected by Covid-19. They can interact directly without the need for an intermediary. The research method used is the Waterfall method which includes the analysis phase, the design phase, the implementation phase, the testing phase, including blackbox, whitebox and usability testing with SUS (System Usability Scale). The results of the System Usability Scale (SUS) test have an average SUS score of 86.5, which means the system is feasible to use. It is hoped that with this e-sharing platform, it can facilitate people who have a fixed income or who do not have the risk of losing their jobs in the midst of this pandemic to distribute a small portion of their wealth in an egalitarian format to those who are disadvantaged by the Covid-19 restrictions. Keywords: Fintech; filantropi; platform; PHK AbstrakDampak krisis ekonomi global akibat Pandemik Virus Corona atau Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh penduduk dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Banyak Industri Bangkrut yang mengakibatkan kenaikan PHK meningkat khususnya perempuan, mengingat peran wanita sangat besar dan menjadi penopang ekonomi keluarga; maka peran wanita ini perlu diperkuat lagi, sehingga kelangsungan hidup keluarga mereka akan terjamin. Disamping itu, dinamika lapangan membutuhkan solusi kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan. Salah satunya lewat pemanfaatan sektor layanan filantropi. Dalam kondisi ekonomi yang sulit pada masa pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia tidak membuat filantropi masyarakat menurun, sebaliknya justru cenderung terus meningkat. Model bisnis filantropi yang akan dibangun dengan mempertemukan antara para donatur dan pekerja wanita yang terdampak covid-19. Mereka bisa langsung berinteraksi tanpa perlu kehadiran intermediary. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap implementasi (implementation), tahap pengujian (testing) antara lain blackbox, whitebox dan Usability dengan pengujian SUS (System Usability Scale). Hasil pengujian System Usability Scale (SUS) rata-rata skor SUS sebesar 86,5 yang berarti sistem layak digunakan. Diharapkan dengan adanya platform e-sharing ini, dapat memfasilitasi masyarakat yang berpendapatan tetap atau yang tidak memiliki resiko kehilangan pekerjaan di tengah pandemi ini untuk mendistribusikan sebagian kecil kekayaannya dalam format egaliter ke mereka yang dirugikan restriksi Covid-19.