Julio Alfredo Haumetan, I. M. Suaba Aryanta, Tagu Dodu
{"title":"柳叶对猪牛蛋白质的性能和使用效率的影响","authors":"Julio Alfredo Haumetan, I. M. Suaba Aryanta, Tagu Dodu","doi":"10.57089/jplk.v4i3.1284","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun kelor dengan daun katuk dalam ransum terhadap performan dan efisiensi penggunaan protein ternak babi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah R0: 100% ransum basal, R1: 95% ransum basal + 4% tepung daun kelor dan 1% tepung daun katuk, R2: 90% ransum basal + 8% tepung daun kelor dan 2% tepung daun katuk, R3: 85% ransum basal + 12% tepung daun kelor dan 3% tepung daun daun katuk. Perbandingan campuran tepung daun kelor dan tepung daun katuk adalah 4:1. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein. Hasil analisis ANOVA menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap variabel. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dan daun katuk hingga level 15% dalam ransum, memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein ternak babi landrace fase grower-finisher.\nThe purpose of this study was to determine the effect of kelor and katuk leafs flour on performance and protein efficiency used of protein pigs. The design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment tested werrwas R0: 100% basal ratio, R1: 95% basal ration + 4% kelor leaf flour and 1% katuk leaf flour, R2: 90% basal ration + 8% kelor leaf flour and 2% katuk leaf flour, R3: 85% basal ration + 12% kelor leaf flour and 3% katuk leaf flour. The ratio of the mixture of kelor leaf flour and katuk leaf flour is 4:1. The variables measured in this study were ration consumption, body weight gain, ration conversion and efficiency using of protein. The results of the ANOVA analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on variables. Concluded that the use of kelor leaf flour and katuk leaf up to a level of 15% in the ration had no effect on ration intake, body weight gain, feed conversion ratio and the efficiency using of protein in the grower-finisher phase of pigs.","PeriodicalId":251106,"journal":{"name":"Jurnal Peternakan Lahan Kering","volume":"123 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pengaruh Tepung Daun Kelor dengan Daun Katuk Terhadap Performan dan Efisiensi Penggunaan Protein Ternak Babi\",\"authors\":\"Julio Alfredo Haumetan, I. M. Suaba Aryanta, Tagu Dodu\",\"doi\":\"10.57089/jplk.v4i3.1284\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun kelor dengan daun katuk dalam ransum terhadap performan dan efisiensi penggunaan protein ternak babi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah R0: 100% ransum basal, R1: 95% ransum basal + 4% tepung daun kelor dan 1% tepung daun katuk, R2: 90% ransum basal + 8% tepung daun kelor dan 2% tepung daun katuk, R3: 85% ransum basal + 12% tepung daun kelor dan 3% tepung daun daun katuk. Perbandingan campuran tepung daun kelor dan tepung daun katuk adalah 4:1. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein. Hasil analisis ANOVA menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap variabel. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dan daun katuk hingga level 15% dalam ransum, memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein ternak babi landrace fase grower-finisher.\\nThe purpose of this study was to determine the effect of kelor and katuk leafs flour on performance and protein efficiency used of protein pigs. The design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment tested werrwas R0: 100% basal ratio, R1: 95% basal ration + 4% kelor leaf flour and 1% katuk leaf flour, R2: 90% basal ration + 8% kelor leaf flour and 2% katuk leaf flour, R3: 85% basal ration + 12% kelor leaf flour and 3% katuk leaf flour. The ratio of the mixture of kelor leaf flour and katuk leaf flour is 4:1. The variables measured in this study were ration consumption, body weight gain, ration conversion and efficiency using of protein. The results of the ANOVA analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on variables. Concluded that the use of kelor leaf flour and katuk leaf up to a level of 15% in the ration had no effect on ration intake, body weight gain, feed conversion ratio and the efficiency using of protein in the grower-finisher phase of pigs.\",\"PeriodicalId\":251106,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Peternakan Lahan Kering\",\"volume\":\"123 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-09-16\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Peternakan Lahan Kering\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.57089/jplk.v4i3.1284\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Peternakan Lahan Kering","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.57089/jplk.v4i3.1284","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Pengaruh Tepung Daun Kelor dengan Daun Katuk Terhadap Performan dan Efisiensi Penggunaan Protein Ternak Babi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun kelor dengan daun katuk dalam ransum terhadap performan dan efisiensi penggunaan protein ternak babi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah R0: 100% ransum basal, R1: 95% ransum basal + 4% tepung daun kelor dan 1% tepung daun katuk, R2: 90% ransum basal + 8% tepung daun kelor dan 2% tepung daun katuk, R3: 85% ransum basal + 12% tepung daun kelor dan 3% tepung daun daun katuk. Perbandingan campuran tepung daun kelor dan tepung daun katuk adalah 4:1. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein. Hasil analisis ANOVA menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap variabel. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dan daun katuk hingga level 15% dalam ransum, memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein ternak babi landrace fase grower-finisher.
The purpose of this study was to determine the effect of kelor and katuk leafs flour on performance and protein efficiency used of protein pigs. The design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment tested werrwas R0: 100% basal ratio, R1: 95% basal ration + 4% kelor leaf flour and 1% katuk leaf flour, R2: 90% basal ration + 8% kelor leaf flour and 2% katuk leaf flour, R3: 85% basal ration + 12% kelor leaf flour and 3% katuk leaf flour. The ratio of the mixture of kelor leaf flour and katuk leaf flour is 4:1. The variables measured in this study were ration consumption, body weight gain, ration conversion and efficiency using of protein. The results of the ANOVA analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on variables. Concluded that the use of kelor leaf flour and katuk leaf up to a level of 15% in the ration had no effect on ration intake, body weight gain, feed conversion ratio and the efficiency using of protein in the grower-finisher phase of pigs.