{"title":"万隆山野村普帕萨虐待受害者重新整合过程中的社会工作者的作用","authors":"Siti Fatimah Azzahroo, Elly Susilowati","doi":"10.31595/rehsos.v2i2.311","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang“Peran Pekerja Sosial Dalam Proses Reintegrasi Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Kabupaten Bandung”. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada dua informanutama dan dua informan pendukung, observasi serta studi dokumentasi. Aspek yang ditelitidalam penelitian ini adalah peran pekerja sosial dalam persiapan reintegrasi, melakukanasesmen pada proses reintegrasi, melakukan perencanaan pelaksanaan reintegrasi,pelaksanaan reintegrasi dan pengakhiran reintegrasi korban penyalahgunaan NAPZA. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa peran pekerja sosial dalam proses reintegrasi korbanpenyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman sudah dilakukan di setiap prosesnyadengan ditemuinya pelaksanaan kegiatan pada penyiapan klien dan penyiapan keluarga sertadilaksanakannya sembilan peran yang di antaranya adalah peran sebagai fasilitator,pendidik, pemungkin, perencana, perunding, perantara, pembela, manajer kasus danadministrator. Namun hal tersebut masih ditemukan belum optimalnya peran pekerja sosialdalam penyiapan masyarakat pada proses reintegrasi dikarenakan oleh beberapa faktor yaituketerbatasan dana yang dimiliki lembaga dan tersebarnya klien di berbagai macam lokasiyang cukup sulit untuk di jangkau sehingga tidak terjadinya pelaksanaan penyiapanmasyarakat. Rekomendasi program untuk permasalahan ini adalah “Peningkatan KapasitasLembaga Pekerja Sosial dalam Penyiapan Masyarakat Pada Proses Reintegrasi KorbanPenyalahgunaan NAPZA Melalui Educational Group”.","PeriodicalId":404475,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","volume":"136 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROSES REINTEGRASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI IPWL BUMI KAHEMAN KABUPATEN BANDUNG\",\"authors\":\"Siti Fatimah Azzahroo, Elly Susilowati\",\"doi\":\"10.31595/rehsos.v2i2.311\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang“Peran Pekerja Sosial Dalam Proses Reintegrasi Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Kabupaten Bandung”. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada dua informanutama dan dua informan pendukung, observasi serta studi dokumentasi. Aspek yang ditelitidalam penelitian ini adalah peran pekerja sosial dalam persiapan reintegrasi, melakukanasesmen pada proses reintegrasi, melakukan perencanaan pelaksanaan reintegrasi,pelaksanaan reintegrasi dan pengakhiran reintegrasi korban penyalahgunaan NAPZA. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa peran pekerja sosial dalam proses reintegrasi korbanpenyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman sudah dilakukan di setiap prosesnyadengan ditemuinya pelaksanaan kegiatan pada penyiapan klien dan penyiapan keluarga sertadilaksanakannya sembilan peran yang di antaranya adalah peran sebagai fasilitator,pendidik, pemungkin, perencana, perunding, perantara, pembela, manajer kasus danadministrator. Namun hal tersebut masih ditemukan belum optimalnya peran pekerja sosialdalam penyiapan masyarakat pada proses reintegrasi dikarenakan oleh beberapa faktor yaituketerbatasan dana yang dimiliki lembaga dan tersebarnya klien di berbagai macam lokasiyang cukup sulit untuk di jangkau sehingga tidak terjadinya pelaksanaan penyiapanmasyarakat. Rekomendasi program untuk permasalahan ini adalah “Peningkatan KapasitasLembaga Pekerja Sosial dalam Penyiapan Masyarakat Pada Proses Reintegrasi KorbanPenyalahgunaan NAPZA Melalui Educational Group”.\",\"PeriodicalId\":404475,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)\",\"volume\":\"136 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2020-12-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31595/rehsos.v2i2.311\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31595/rehsos.v2i2.311","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROSES REINTEGRASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI IPWL BUMI KAHEMAN KABUPATEN BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang“Peran Pekerja Sosial Dalam Proses Reintegrasi Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Kabupaten Bandung”. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada dua informanutama dan dua informan pendukung, observasi serta studi dokumentasi. Aspek yang ditelitidalam penelitian ini adalah peran pekerja sosial dalam persiapan reintegrasi, melakukanasesmen pada proses reintegrasi, melakukan perencanaan pelaksanaan reintegrasi,pelaksanaan reintegrasi dan pengakhiran reintegrasi korban penyalahgunaan NAPZA. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa peran pekerja sosial dalam proses reintegrasi korbanpenyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman sudah dilakukan di setiap prosesnyadengan ditemuinya pelaksanaan kegiatan pada penyiapan klien dan penyiapan keluarga sertadilaksanakannya sembilan peran yang di antaranya adalah peran sebagai fasilitator,pendidik, pemungkin, perencana, perunding, perantara, pembela, manajer kasus danadministrator. Namun hal tersebut masih ditemukan belum optimalnya peran pekerja sosialdalam penyiapan masyarakat pada proses reintegrasi dikarenakan oleh beberapa faktor yaituketerbatasan dana yang dimiliki lembaga dan tersebarnya klien di berbagai macam lokasiyang cukup sulit untuk di jangkau sehingga tidak terjadinya pelaksanaan penyiapanmasyarakat. Rekomendasi program untuk permasalahan ini adalah “Peningkatan KapasitasLembaga Pekerja Sosial dalam Penyiapan Masyarakat Pada Proses Reintegrasi KorbanPenyalahgunaan NAPZA Melalui Educational Group”.