{"title":"Peer-Counseling(同伴咨询)改善青少年在Bahrul umbang寄宿学校的学龄保育有效","authors":"Muwakhidah Muwakhidah","doi":"10.29407/nor.v8i1.15663","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan yang mengindikasikan adanya sikap dan perilaku yang mengarah pada resiliensi atau daya juang remaja pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren melalui peer counseling (konseling teman sebaya). Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang diperoleh degan teknik purposive sampling, yakni menentukan subjek dengan melihat nilai reseliensi dalam rentang rendah. Ada dua jenis instrumen yang dipergunakan yaitu instrumen perlakukan dan pengukuran. Instrumen perlakuan terdiri dari buku panduan peer counseling (konseling teman sebaya), sedangkan instrumen pengukuran terdiri dari skala resiliensi dengan validitas sebesar 0.320 dan reliabilitas 0.855 dan lembar refleksi diri siswa. Analisis data menggunakan uji Two-Independent-Sampel Test-Mann-Whitney U. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai z hitung > z tabel yaitu -3.315 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.001 < 0.05, maka H0 ditolak. Artinya peer counseling (konseling teman sebaya) efektif untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren","PeriodicalId":435807,"journal":{"name":"Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":"{\"title\":\"Keefektifan Peer-Counseling (Konseling Teman Sebaya) Untuk Meningkatkan Resiliensi Remaja di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang\",\"authors\":\"Muwakhidah Muwakhidah\",\"doi\":\"10.29407/nor.v8i1.15663\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan yang mengindikasikan adanya sikap dan perilaku yang mengarah pada resiliensi atau daya juang remaja pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren melalui peer counseling (konseling teman sebaya). Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang diperoleh degan teknik purposive sampling, yakni menentukan subjek dengan melihat nilai reseliensi dalam rentang rendah. Ada dua jenis instrumen yang dipergunakan yaitu instrumen perlakukan dan pengukuran. Instrumen perlakuan terdiri dari buku panduan peer counseling (konseling teman sebaya), sedangkan instrumen pengukuran terdiri dari skala resiliensi dengan validitas sebesar 0.320 dan reliabilitas 0.855 dan lembar refleksi diri siswa. Analisis data menggunakan uji Two-Independent-Sampel Test-Mann-Whitney U. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai z hitung > z tabel yaitu -3.315 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.001 < 0.05, maka H0 ditolak. Artinya peer counseling (konseling teman sebaya) efektif untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren\",\"PeriodicalId\":435807,\"journal\":{\"name\":\"Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri\",\"volume\":\"49 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-06-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"2\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.29407/nor.v8i1.15663\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29407/nor.v8i1.15663","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Keefektifan Peer-Counseling (Konseling Teman Sebaya) Untuk Meningkatkan Resiliensi Remaja di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang
Penelitian ini berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan yang mengindikasikan adanya sikap dan perilaku yang mengarah pada resiliensi atau daya juang remaja pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren melalui peer counseling (konseling teman sebaya). Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang diperoleh degan teknik purposive sampling, yakni menentukan subjek dengan melihat nilai reseliensi dalam rentang rendah. Ada dua jenis instrumen yang dipergunakan yaitu instrumen perlakukan dan pengukuran. Instrumen perlakuan terdiri dari buku panduan peer counseling (konseling teman sebaya), sedangkan instrumen pengukuran terdiri dari skala resiliensi dengan validitas sebesar 0.320 dan reliabilitas 0.855 dan lembar refleksi diri siswa. Analisis data menggunakan uji Two-Independent-Sampel Test-Mann-Whitney U. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai z hitung > z tabel yaitu -3.315 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.001 < 0.05, maka H0 ditolak. Artinya peer counseling (konseling teman sebaya) efektif untuk meningkatkan resiliensi remaja pesantren