Novia Aurelia Bano, M. A. Hilakore, E. D. W. Lawa, Edwin J. L. Lazarus
{"title":"局部微生物在瘤胃酶中对干、有机和总营养物质的耐受性进行处理","authors":"Novia Aurelia Bano, M. A. Hilakore, E. D. W. Lawa, Edwin J. L. Lazarus","doi":"10.57089/jplk.v4i4.1473","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This study aims to determine the effect of the use of local microorganisms (moles) in the silage of cow rumen contents on the digestibility of dry matter, organic matter and total digestible nutrients (TDN) in vitro. The method used in this study was an experimental method using a complete randomized design (CRD) consisting of four treatments of four replicates. The treatment is P0 = 60% rumen contents + 35% rice bran + 5% sugar; P1 = P0 + 40 ml Mole; P2 = P0 + 80 ml Mole; P3 = P0 + 120 ml Mole. The variables measured were dry matter, organic matter digestibility and total digestible nutrient (TDN). The data were analyzed using Analysis of Variance (Anova) and if there were differences among the treatments with Duncan's range test. Statistical analysis show that there were significant difference (P<0.01) on dry matter and organic matter digestibility and total digestible nutrients (TDN). The conclusion showed that the use 40 ml of local microorganisms was the best level to increase dry and organic matter digestibility and total digestible nutrients. \n \nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mikroorganisme lokal (mol) dalam silase isi rumen sapi terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN) secara in vitro. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuannya yaitu P0 = 60% isi rumen + 35% dedak + 5% gula; P1 = P0 + 40 ml Mol; P2 = P0 + 80 ml Mol; P3= P0 + 120 ml Mol. Variabel yang diukur adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (Anova) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Hasil uji jarak bergandan Duncan menunjukkan perlakuan yang menggunakan mikroorganisme lokal (mol) berbeda sangat nyata dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan level mikroorganisme lokal pada silase isi rumen dapat meningkatkan KcBK, KcBO dan TDN. Perlakuan terbaik adalah penggunaan mikroorganisme lokal 40 ml. ","PeriodicalId":251106,"journal":{"name":"Jurnal Peternakan Lahan Kering","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) Dalam Silase Isi Rumen Sapi terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik dan Total Digestible Nutrient (TDN) secara In Vitro\",\"authors\":\"Novia Aurelia Bano, M. A. Hilakore, E. D. W. Lawa, Edwin J. L. Lazarus\",\"doi\":\"10.57089/jplk.v4i4.1473\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"This study aims to determine the effect of the use of local microorganisms (moles) in the silage of cow rumen contents on the digestibility of dry matter, organic matter and total digestible nutrients (TDN) in vitro. The method used in this study was an experimental method using a complete randomized design (CRD) consisting of four treatments of four replicates. The treatment is P0 = 60% rumen contents + 35% rice bran + 5% sugar; P1 = P0 + 40 ml Mole; P2 = P0 + 80 ml Mole; P3 = P0 + 120 ml Mole. The variables measured were dry matter, organic matter digestibility and total digestible nutrient (TDN). The data were analyzed using Analysis of Variance (Anova) and if there were differences among the treatments with Duncan's range test. Statistical analysis show that there were significant difference (P<0.01) on dry matter and organic matter digestibility and total digestible nutrients (TDN). The conclusion showed that the use 40 ml of local microorganisms was the best level to increase dry and organic matter digestibility and total digestible nutrients. \\n \\nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mikroorganisme lokal (mol) dalam silase isi rumen sapi terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN) secara in vitro. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuannya yaitu P0 = 60% isi rumen + 35% dedak + 5% gula; P1 = P0 + 40 ml Mol; P2 = P0 + 80 ml Mol; P3= P0 + 120 ml Mol. Variabel yang diukur adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (Anova) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Hasil uji jarak bergandan Duncan menunjukkan perlakuan yang menggunakan mikroorganisme lokal (mol) berbeda sangat nyata dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan level mikroorganisme lokal pada silase isi rumen dapat meningkatkan KcBK, KcBO dan TDN. Perlakuan terbaik adalah penggunaan mikroorganisme lokal 40 ml. \",\"PeriodicalId\":251106,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Peternakan Lahan Kering\",\"volume\":\"58 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-12-15\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Peternakan Lahan Kering\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.57089/jplk.v4i4.1473\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Peternakan Lahan Kering","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.57089/jplk.v4i4.1473","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
本研究旨在研究在奶牛瘤胃内容物青贮中添加局部微生物(mole)对干物质、有机物和总可消化营养物质(TDN)的体外消化率的影响。本研究采用完全随机设计(CRD)的试验方法,包括4个处理,4个重复。处理P0 = 60%瘤胃内容物+ 35%米糠+ 5%糖;P1 = P0 + 40ml摩尔;P2 = P0 + 80ml摩尔;P3 = P0 + 120ml摩尔。测定的变量为干物质、有机物消化率和总可消化养分(TDN)。使用方差分析(Anova)对数据进行分析,如果处理之间存在差异,则使用Duncan's极差检验。统计分析表明,干物质、有机物消化率和总可消化养分(TDN)差异极显著(P<0.01)。综上所述,添加40 ml本地微生物对提高饲料干物质消化率、有机物消化率和总可消化营养物质的效果最佳。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan微生物局部(mol) dalam silase is瘤胃sapi terhadap keernaan bahan kering, bahan有机和总可消化营养物质(TDN) secara的体外研究。方法,阳,迪古纳坎,阿达拉,方法,实验,登干,孟古纳坎,兰干,阿克伦坎(RAL), terdiri, dari, perlakuan, 4,乌兰干。Perlakuannya yaitu P0 = 60% isi瘤胃+ 35% deak + 5% gula;P1 = P0 + 40ml Mol;P2 = P0 + 80 ml Mol;P3= P0 + 120 ml Mol.变量yang diukur adalah kecernaan bahan kering, bahan有机丹总可消化营养(TDN)。数据分析:方差分析(Anova)哈西尔分析统计menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P< 0.01)、hadap keernaan bahan kering、bahan有机和总可消化养分(TDN)。哈西尔乌吉jarak bergandan Duncan menunjukkan perlakan yang menggunakan微生物局部(mol) berbeda sangat nyata dibandingkan dengan perlakan防治。非普普康巴瓦彭家南水平微生物局部帕达silase是瘤胃dapat meningkatkan KcBK, KcBO和TDN。Perlakuan terbaik adalah penggunaan微生物局部40 ml。
Penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) Dalam Silase Isi Rumen Sapi terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik dan Total Digestible Nutrient (TDN) secara In Vitro
This study aims to determine the effect of the use of local microorganisms (moles) in the silage of cow rumen contents on the digestibility of dry matter, organic matter and total digestible nutrients (TDN) in vitro. The method used in this study was an experimental method using a complete randomized design (CRD) consisting of four treatments of four replicates. The treatment is P0 = 60% rumen contents + 35% rice bran + 5% sugar; P1 = P0 + 40 ml Mole; P2 = P0 + 80 ml Mole; P3 = P0 + 120 ml Mole. The variables measured were dry matter, organic matter digestibility and total digestible nutrient (TDN). The data were analyzed using Analysis of Variance (Anova) and if there were differences among the treatments with Duncan's range test. Statistical analysis show that there were significant difference (P<0.01) on dry matter and organic matter digestibility and total digestible nutrients (TDN). The conclusion showed that the use 40 ml of local microorganisms was the best level to increase dry and organic matter digestibility and total digestible nutrients.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mikroorganisme lokal (mol) dalam silase isi rumen sapi terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN) secara in vitro. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuannya yaitu P0 = 60% isi rumen + 35% dedak + 5% gula; P1 = P0 + 40 ml Mol; P2 = P0 + 80 ml Mol; P3= P0 + 120 ml Mol. Variabel yang diukur adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (Anova) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrient (TDN). Hasil uji jarak bergandan Duncan menunjukkan perlakuan yang menggunakan mikroorganisme lokal (mol) berbeda sangat nyata dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan level mikroorganisme lokal pada silase isi rumen dapat meningkatkan KcBK, KcBO dan TDN. Perlakuan terbaik adalah penggunaan mikroorganisme lokal 40 ml.