{"title":"Tafsir Kesedihan: Solusi Al-Qur’an Terhadap Problem Al-Huzn dalam Kehidupan","authors":"Eko Zulfikar, Iskandar Iskandar","doi":"10.24042/al-dzikra.v17i1.15962","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis article aims to find out the solutions offered by the Qur’an in overcoming al-H{uzn (sadness) that afflicts human life. But before revealing it, the author explains in advance the factors that led to the emergence of al-H{uzn according to the Qur’an. By using a descriptive analytical thematic method, the author concludes that the meaning of al-H{uzn in the Qur'an is a feeling of sadness experienced by a person that can have a positive or negative effect on his life. The factors that cause the emergence of al-H{uzn according to the Qur’an are feelings of fear, misfortune and poverty. The Qur'an also provides a solution to eliminate the sadness that permeates human life, namely by being patient, establishing prayer, always istiqamah, fearing Allah, dhikr to Him, and multiplying infaq. These five solutions can be used as guidelines as well as normative foundations by Muslims so that in life they avoid sadness and worryKeywords: Al-H{uzn, al-Qur'an, life, solution, interpretation AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui solusi yang ditawarkan al-Qur’an dalam mengatasi al-H{uzn (kesedihan) yang menghinggapi kehidupan manusia. Namun sebelum mengungkapnya, penulis menerangkan terlebih dahulu faktor-faktor yang menyebabkan munculnya al-H{uzn menurut al-Qur’an. Dengan menggunakan metode tematik secara deskriptif analitis, penulis menyimpulkan bahwa makna al-H{uzn dalam al-Qur’an adalah perasaan sedih yang dialami seseorang yang dapat berpengaruh positif maupun negatif dalam kehidupannya. Adapun faktor yang menyebabkan munculnya al-H{uzn menurut al-Qur’an adalah perasaan takut, mendapat musibah dan kemiskinan. Al-Qur’an juga memberikan solusi untuk menghilangkan kesedihan yang menyelami kehidupan manusia, yaitu dengan bersabar, mendirikan shalat, senantiasa istiqamah, bertakwa kepada Allah, berzikir kepada-Nya, dan memperbanyak infak. Lima solusi ini dapat dijadikan pedoman sekaligus landasan normatif oleh umat Islam agar dalam menjalani hidup terhindar dari kesedihan dan kerisauan.Kata Kunci: Al-H{uzn, al-Qur’an, kehidupan, solusi, tafsir","PeriodicalId":33144,"journal":{"name":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v17i1.15962","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
AbstractThis article aims to find out the solutions offered by the Qur’an in overcoming al-H{uzn (sadness) that afflicts human life. But before revealing it, the author explains in advance the factors that led to the emergence of al-H{uzn according to the Qur’an. By using a descriptive analytical thematic method, the author concludes that the meaning of al-H{uzn in the Qur'an is a feeling of sadness experienced by a person that can have a positive or negative effect on his life. The factors that cause the emergence of al-H{uzn according to the Qur’an are feelings of fear, misfortune and poverty. The Qur'an also provides a solution to eliminate the sadness that permeates human life, namely by being patient, establishing prayer, always istiqamah, fearing Allah, dhikr to Him, and multiplying infaq. These five solutions can be used as guidelines as well as normative foundations by Muslims so that in life they avoid sadness and worryKeywords: Al-H{uzn, al-Qur'an, life, solution, interpretation AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui solusi yang ditawarkan al-Qur’an dalam mengatasi al-H{uzn (kesedihan) yang menghinggapi kehidupan manusia. Namun sebelum mengungkapnya, penulis menerangkan terlebih dahulu faktor-faktor yang menyebabkan munculnya al-H{uzn menurut al-Qur’an. Dengan menggunakan metode tematik secara deskriptif analitis, penulis menyimpulkan bahwa makna al-H{uzn dalam al-Qur’an adalah perasaan sedih yang dialami seseorang yang dapat berpengaruh positif maupun negatif dalam kehidupannya. Adapun faktor yang menyebabkan munculnya al-H{uzn menurut al-Qur’an adalah perasaan takut, mendapat musibah dan kemiskinan. Al-Qur’an juga memberikan solusi untuk menghilangkan kesedihan yang menyelami kehidupan manusia, yaitu dengan bersabar, mendirikan shalat, senantiasa istiqamah, bertakwa kepada Allah, berzikir kepada-Nya, dan memperbanyak infak. Lima solusi ini dapat dijadikan pedoman sekaligus landasan normatif oleh umat Islam agar dalam menjalani hidup terhindar dari kesedihan dan kerisauan.Kata Kunci: Al-H{uzn, al-Qur’an, kehidupan, solusi, tafsir
【摘要】本文旨在探讨《古兰经》为克服困扰人类生活的悲伤提供的解决方法。但在揭示它之前,作者根据《古兰经》提前解释了导致al- hauzn出现的因素。作者通过使用描述性分析主题方法得出结论,《古兰经》中al-H{uzn的含义是一个人所经历的一种悲伤的感觉,这种感觉可能对他的生活产生积极或消极的影响。根据《古兰经》,导致al- huzn出现的因素是恐惧、不幸和贫穷的感觉。《古兰经》也提供了一种消除充斥人类生活的悲伤的解决方案,即保持耐心,建立祈祷,永远是istiqamah,敬畏安拉,向他朝拜,以及增加幸福。这五种解决方法可以作为穆斯林生活中的指导和规范基础,使他们在生活中避免悲伤和忧虑。关键词:古兰经,生命,解决方法,解释摘要:artikel ini bertujuan untuk mengetahui solusi yang ditawarkan《古兰经》dalam mengatasi al- hauzi (kesedihan) yang menghinggapi kehidupan手稿古兰经:Namun sebelum mengungkapnya, penulis menerangkan terlebih dahulu factor - factor - ftor yang menyebabkan munculnya al- uzn menurut al- quuran。登安蒙古纳坎的方法是:从字面上看,这是一种分析;从字面上看,这是一种分析;从字面上看,这是一种分析。《古兰经》的翻译是:《古兰经》的翻译是:《古兰经》的翻译是:《古兰经》的翻译是:古兰经juga memberikan solusi untuk menghilangkan kesedihan yang menyelami kehidupan manusia, yitu dengan bersabar, mendirikan shalat, senantiasa istiqamah, bertakwa kepada Allah, berzikir kepada- nya, dan memperbanyak infak。利马solusi ini dapat dijadikan pedoman sekaligus landasan normatiatim伊斯兰教,agar dalam menjalani hidup terhindar dari kesdihan dankerisauan。Kata Kunci: al- hauzn, al- quuran, kehidupan, solusi, tafsir