Pengumpul Harta Dalam Surat Al-Humazah (Tinjauan Semiotika Ferdinand De Saussure)

Ismi Wakhidatul Hikmah, M. Yusup, Muhammad Nur Alif
{"title":"Pengumpul Harta Dalam Surat Al-Humazah (Tinjauan Semiotika Ferdinand De Saussure)","authors":"Ismi Wakhidatul Hikmah, M. Yusup, Muhammad Nur Alif","doi":"10.24042/al-dzikra.v17i1.11664","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis paper examines the wealth collector in Surah al-Humazah, where they frequently disregard their obligation to worship God and are continually focused on multiplying their riches until they believe all they acquire could make them eternal. They believe they have abundant wealth, so they easily belittle others. This study employed a literature review method based on Ferdinand de Saussure's semiotic theory approach. The stages of the approach are syntagmatic analysis, paradigmatic analysis, binary opposition, and history confirmation. According to the findings of this study, there is coherence between verses in the Surah al-Humazah when using syntagmatic analysis. Second, wealth collectors are those with immoral tendencies who like to curse and blame. Also, they believe that their fortune would be able to eternalize them, making them hesitant to share. Hence, they threatened with hell huthamah. Furthermore, Surah al-Humazah has a secret message for every Muslim to practice social charity to create harmony among individuals in society.Keywords: al-Humazah; Binary opposition; Paradigmatic; syntagmatic. AbstrakTulisan ini membahas pengumpul harta yang ada dalam surat al-Humazah di mana pengumpul harta sering lalai dengan kewajiban ibadah kepada Tuhan dan selalu terfokus pada cara memperbanyak harta hingga mereka mengira harta yang mereka kumpulkan dapat mengekalkannya, merasa memiliki harta yang banyak sehingga mereka dengan mudahnya merendahkan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan teori semiotika dari Ferdinand de Saussure dengan langkah yang pertama analisis sintagmatik, kedua analisis paradigmatik, ketiga oposisi biner, keempat mengkonfirmasi sejarah. Hasil dari penelitian ini adalah dengan analisis sintagmatik dalam surat al-Humazah terdapat koherensi antar ayat. Kedua, pengumpul harta ialah mereka yang memiliki sifat amoral yang suka mengumpat dan mencela serta menganggap hartanya dapat mengekalkannya sehingga enggan berinfak akibatnya mereka diancam dengan neraka huthamah. Selain itu surat al-Humazah memiliki pesan tersembunyi, yaitu agar setiap muslim beramal sosial dalam kehidupan bermasyarakat sehingga dalam bermasyarakat terjalin kerukunan antar sesama. Kata Kunci: al-Humazah; Oposisi Biner; Paradigmatik; Sintagmatik.","PeriodicalId":33144,"journal":{"name":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v17i1.11664","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

AbstractThis paper examines the wealth collector in Surah al-Humazah, where they frequently disregard their obligation to worship God and are continually focused on multiplying their riches until they believe all they acquire could make them eternal. They believe they have abundant wealth, so they easily belittle others. This study employed a literature review method based on Ferdinand de Saussure's semiotic theory approach. The stages of the approach are syntagmatic analysis, paradigmatic analysis, binary opposition, and history confirmation. According to the findings of this study, there is coherence between verses in the Surah al-Humazah when using syntagmatic analysis. Second, wealth collectors are those with immoral tendencies who like to curse and blame. Also, they believe that their fortune would be able to eternalize them, making them hesitant to share. Hence, they threatened with hell huthamah. Furthermore, Surah al-Humazah has a secret message for every Muslim to practice social charity to create harmony among individuals in society.Keywords: al-Humazah; Binary opposition; Paradigmatic; syntagmatic. AbstrakTulisan ini membahas pengumpul harta yang ada dalam surat al-Humazah di mana pengumpul harta sering lalai dengan kewajiban ibadah kepada Tuhan dan selalu terfokus pada cara memperbanyak harta hingga mereka mengira harta yang mereka kumpulkan dapat mengekalkannya, merasa memiliki harta yang banyak sehingga mereka dengan mudahnya merendahkan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan teori semiotika dari Ferdinand de Saussure dengan langkah yang pertama analisis sintagmatik, kedua analisis paradigmatik, ketiga oposisi biner, keempat mengkonfirmasi sejarah. Hasil dari penelitian ini adalah dengan analisis sintagmatik dalam surat al-Humazah terdapat koherensi antar ayat. Kedua, pengumpul harta ialah mereka yang memiliki sifat amoral yang suka mengumpat dan mencela serta menganggap hartanya dapat mengekalkannya sehingga enggan berinfak akibatnya mereka diancam dengan neraka huthamah. Selain itu surat al-Humazah memiliki pesan tersembunyi, yaitu agar setiap muslim beramal sosial dalam kehidupan bermasyarakat sehingga dalam bermasyarakat terjalin kerukunan antar sesama. Kata Kunci: al-Humazah; Oposisi Biner; Paradigmatik; Sintagmatik.
摘要本文考察了《乌玛扎章》中的财富收集者,他们经常无视崇拜真主的义务,不断地专注于增加财富,直到他们相信他们所获得的一切可以使他们永恒。他们认为自己有丰富的财富,所以他们很容易贬低别人。本研究以索绪尔的符号学理论为基础,采用文献回顾法。该方法的几个阶段是组合分析、范式分析、二元对立和历史确认。根据本研究的结果,当使用句法分析时,《乌玛扎章》各节之间存在连贯性。第二,财富收集者是那些有不道德倾向的人,他们喜欢诅咒和责备。此外,他们相信他们的财富能够使他们永生,这使他们不愿分享。因此,他们以地狱胡塔玛相威胁。此外,《乌玛扎章》还为每一个穆斯林传达了一个秘密信息,即践行社会慈善,在社会中创造个人之间的和谐。关键词:al-Humazah;二元对立;聚合;组合。【摘要】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】【译文】Ferdinand de Saussure dengan langkah yang pertama analysis singtagmatik, kedua analysis paradigm, ketiga oposisi biner, keempat mengkonfirmasi sejarah。哈西达里佩利特尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼·阿达尔尼分析。Kedua, pengumpul harta ialah mereka yang memiliki sifat amoral yang suka mengumpat dan menenela serta menganggap hatanya dapat mengekalkannya seingga enggan berinfak akibatnya mereka diancam dengan neraka huthamah。Selain itsurat al-Humazah memiliki pesan tersembunyi, yititagar setap穆斯林社会dalam kehidupan bermasyarakat sehinga dalam bermasyarakat terjalin kerukunan antar sesama。Kata Kunci: al-Humazah;Oposisi钩环;Paradigmatik;Sintagmatik。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
2
审稿时长
24 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书