{"title":"Analisis Tafsir Maqāṣidī Muḥammad Ṭāḥir bin ‘Āsyūr Pada Ayat Qiṣāṣ","authors":"Abdul Rohman, Eni Zulaiha, Wildan Taufiq","doi":"10.24042/al-dzikra.v17i1.13195","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis paper discusses the concept of maqāṣidī Ibn 'Asyūr's interpretation and its implementation in qiṣāṣ verses. The purpose of this paper is to find out the construction of maqāṣidī Ibn 'Āsyūr's interpretation and the implementation of the interpretation of the qiṣāṣ verses in the Qur'an. The method used is descriptive analysis with literature study. The analytical approach used is the Jasser Audah systems approach. The result obtained is that the maqāṣidī interpretation constructed by Ibn 'Āsyūr is generally oriented towards achieving benefit and rejecting damage. Its achievement is based on the realization of safeguarding the five most basic things, namely protecting religion, soul, lineage, property, and mind; This benefit is realized in three forms of maqāṣid, namely maqāṣid 'ām (general), maqāṣid khāṣṣ (special) and maqāṣid juziyyah (partially); Implementation of the interpretation of the maqāṣidī Ibn 'Āsyūr concept in the verse qiṣāṣ results in an interpretation that qiṣāṣ law has five main objectives (maqāṣid), namely enforcing fair laws, preventive goals, nuanced equality, protecting life and creating stability and security of society.Keywords: Ibn ‘Āsyūr; Interpretation of Maqāṣidī; Qiṣāṣ. AbstrakTulisan ini membahas tentang konsep tafsir maqāṣidī Ibn 'Asyūr dan implementasinya pada ayat-ayat qiṣāṣ. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui konstruksi tafsir maqāṣidī Ibn 'Āsyūr dan implementasi penafsiran pada ayat-ayat qiṣāṣ dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan studi pustaka. Pendekatan analisis yang digunakan adalah pendekatan sistem Jasser Audah. Hasil yang didapatkan adalah bahwa tafsir maqāṣidī yang dikonstruksikan oleh Ibn 'Āsyūr pada umumnya berorientasi pada pencapaian kemaslahatan dan penolakan pada kerusakan. Pencapaiannya didasarkan pada terjaganya lima hal yang paling mendasar, yaitu menjaga agama, jiwa, keturunan, harta dan akal; kemaslahatan ini diwujudkan dalam tiga bentuk maqāṣid, yaitu maqāṣid 'ām (umum), maqāṣid khāṣṣ (khusus) dan maqāṣid juziyyah (sebagian); Implementasi penafsiran konsep maqāṣidī Ibn 'Āsyūr dalam ayat qiṣāṣ menghasilkan tafsir bahwa hukum qiṣāṣ memiliki lima tujuan utama (maqāṣid), yaitu menegakkan hukum yang berkedilan, tujuan preventif, bernuansa persamaan hukum, melindungi kehidupan serta menciptakan stabilitas dan keamanan masyarakat. Kata Kunci: Ibn ‘Āsyūr; Qiṣāṣ; Tafsir Maqāṣidī.","PeriodicalId":33144,"journal":{"name":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","volume":"107 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v17i1.13195","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
AbstractThis paper discusses the concept of maqāṣidī Ibn 'Asyūr's interpretation and its implementation in qiṣāṣ verses. The purpose of this paper is to find out the construction of maqāṣidī Ibn 'Āsyūr's interpretation and the implementation of the interpretation of the qiṣāṣ verses in the Qur'an. The method used is descriptive analysis with literature study. The analytical approach used is the Jasser Audah systems approach. The result obtained is that the maqāṣidī interpretation constructed by Ibn 'Āsyūr is generally oriented towards achieving benefit and rejecting damage. Its achievement is based on the realization of safeguarding the five most basic things, namely protecting religion, soul, lineage, property, and mind; This benefit is realized in three forms of maqāṣid, namely maqāṣid 'ām (general), maqāṣid khāṣṣ (special) and maqāṣid juziyyah (partially); Implementation of the interpretation of the maqāṣidī Ibn 'Āsyūr concept in the verse qiṣāṣ results in an interpretation that qiṣāṣ law has five main objectives (maqāṣid), namely enforcing fair laws, preventive goals, nuanced equality, protecting life and creating stability and security of society.Keywords: Ibn ‘Āsyūr; Interpretation of Maqāṣidī; Qiṣāṣ. AbstrakTulisan ini membahas tentang konsep tafsir maqāṣidī Ibn 'Asyūr dan implementasinya pada ayat-ayat qiṣāṣ. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui konstruksi tafsir maqāṣidī Ibn 'Āsyūr dan implementasi penafsiran pada ayat-ayat qiṣāṣ dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan studi pustaka. Pendekatan analisis yang digunakan adalah pendekatan sistem Jasser Audah. Hasil yang didapatkan adalah bahwa tafsir maqāṣidī yang dikonstruksikan oleh Ibn 'Āsyūr pada umumnya berorientasi pada pencapaian kemaslahatan dan penolakan pada kerusakan. Pencapaiannya didasarkan pada terjaganya lima hal yang paling mendasar, yaitu menjaga agama, jiwa, keturunan, harta dan akal; kemaslahatan ini diwujudkan dalam tiga bentuk maqāṣid, yaitu maqāṣid 'ām (umum), maqāṣid khāṣṣ (khusus) dan maqāṣid juziyyah (sebagian); Implementasi penafsiran konsep maqāṣidī Ibn 'Āsyūr dalam ayat qiṣāṣ menghasilkan tafsir bahwa hukum qiṣāṣ memiliki lima tujuan utama (maqāṣid), yaitu menegakkan hukum yang berkedilan, tujuan preventif, bernuansa persamaan hukum, melindungi kehidupan serta menciptakan stabilitas dan keamanan masyarakat. Kata Kunci: Ibn ‘Āsyūr; Qiṣāṣ; Tafsir Maqāṣidī.
摘要本文讨论了伊本Asyūr的解释概念及其在qiṣāṣ节中的实现。本文的目的是找出maqāṣidī伊本Āsyūr对《古兰经》qiṣāṣ经文解释的构建和实施。本文采用的方法是描述性分析和文献研究法。使用的分析方法是Jasser Audah系统方法。得到的结果是,伊本Āsyūr构建的maqāṣidī解释总体上是追求效益、拒绝损害的。它的成就是基于实现保护五件最基本的事情,即保护宗教,灵魂,血统,财产和思想;这种效益以maqāṣid三种形式实现,即maqāṣid 'ām(一般)、maqāṣid khāṣṣ(特殊)和maqāṣid juziyyah(部分);伊本在qiṣāṣ节中对maqāṣidī Āsyūr概念的解释的实施导致了qiṣāṣ法律有五个主要目标(maqāṣid)的解释,即执行公平的法律,预防目标,微妙的平等,保护生命和创造社会的稳定和安全。关键词:伊本Āsyūr;Maqāṣidī的解释;气ṣāṣ。[摘要]新疆维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族维吾尔族。Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui konstruksi tafsir maqāṣidī伊本Āsyūr dan implementasi penafsiran pada ayat-ayat qiṣāṣ dalam al -古兰经。方法杨地古纳坎的adalalakan -分析登甘研究[j]。Pendekatan分析yang digunakan adalah Pendekatan系统Jasser Audah。Hasil yang didapatkan adalah bahwa tafsir maqāṣidī yang dikonstruksikan oleh Ibn 'Āsyūr pada umumnya berorientasi pada pencapaian kemaslahatan dan penolakan pada kerusakan。penapaiannya didasarkan padterjaganya lima hal yang paling mendasar, yitu menjaga agama, jiwa, keturunan, harta dan akal;Kemaslahatan ini diwujudkan dalam tiga bentuk maqāṣid, yitu maqāṣid 'ām (umum), maqāṣid khāṣṣ (khusus) Dan maqāṣid juziyyah (sebagian);实施penafsiran konsep maqāṣidī Ibn 'Āsyūr dalam ayat qiṣāṣ menghasilkan tafsir bahwa hukum qiṣāṣ memiliki lima tujuan utama (maqāṣid), yitu menegakkan hukum yang berkedilan, tujuan预防,bernuansa persamaan hukum, melindungi kehidupan serta menciptakan stabilitas dan keamanan masyarakat。Kata Kunci:伊本Āsyūr;气ṣāṣ;īTafsir Maqāṣid。