KONSEP ISLAM DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL

M. Mulyadi
{"title":"KONSEP ISLAM DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL","authors":"M. Mulyadi","doi":"10.19105/islamuna.v5i1.1906","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Secara bahasa Islam dimaknai antara lain: Al-Istislam (berserah diri), As-Salamah (suci bersih), As-Salam (selamat dan sejahtera), As Silmu (perdamaian), dan Sullam (tangga, bertahap, atau taddaruj). Konsep Islam dalam Al-Qur’an dimaknai dalam dua teknik interpretasi yaitu dipahami secara tekstual dan kontekstual. Kedua perspektif ini memiliki fokus yang berbeda, Islam dalam pemahaman tekstual lebih terfokus pada teks apa adanya dalam pengertian sebuah keyakinan, akidah, dan doktrin yang telah baku, melembaga, dan bersifat holistik, yang mengatur segala aspek kehidupan manusia. Sedangkan kontekstual selain memperhatikan teks juga mempertimbangkan unsur konteks yang melingkupi teks yang merupakan sebuah instrumen agama dengan seperangkat doktrin yang bersifat universal dan progresif, dimaknai dalam pengertian sesuai dengan fitrahnya sebagai agama rahmatan li al-‘alamin, tidak mungkin bersifat kaku atau statis. Oleh karena itu Islam semestinya bersifat terbuka, progresif, dan dinamis. Ayat yang paling krusial dan menimbulkan perdebatan di kalangan kaum muslim, yaitu ayat yang terdapat pada Q.S. Al-Ma’idah : 3. Penggalan ayat ini menjelaskan tentang agama (din) yang telah disempurnakan, dan Islam diakui sebagai agama (din) yang diridhai Allah. Sebut saja dua penafsir yang mewakili kedua aliran ini, Sayyid Qutb dan Rasyid Rida. Makalah ini akan menguraikan secara singkat mulai dari arti islam secara bahasa hingga penggunaannya di beberapa ayat beserta pandangan beberapa tokoh dan ulama tentang makna Islam baik secara tekstual maupun kontekstual","PeriodicalId":33081,"journal":{"name":"Islamuna Jurnal Studi Islam","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Islamuna Jurnal Studi Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/islamuna.v5i1.1906","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Secara bahasa Islam dimaknai antara lain: Al-Istislam (berserah diri), As-Salamah (suci bersih), As-Salam (selamat dan sejahtera), As Silmu (perdamaian), dan Sullam (tangga, bertahap, atau taddaruj). Konsep Islam dalam Al-Qur’an dimaknai dalam dua teknik interpretasi yaitu dipahami secara tekstual dan kontekstual. Kedua perspektif ini memiliki fokus yang berbeda, Islam dalam pemahaman tekstual lebih terfokus pada teks apa adanya dalam pengertian sebuah keyakinan, akidah, dan doktrin yang telah baku, melembaga, dan bersifat holistik, yang mengatur segala aspek kehidupan manusia. Sedangkan kontekstual selain memperhatikan teks juga mempertimbangkan unsur konteks yang melingkupi teks yang merupakan sebuah instrumen agama dengan seperangkat doktrin yang bersifat universal dan progresif, dimaknai dalam pengertian sesuai dengan fitrahnya sebagai agama rahmatan li al-‘alamin, tidak mungkin bersifat kaku atau statis. Oleh karena itu Islam semestinya bersifat terbuka, progresif, dan dinamis. Ayat yang paling krusial dan menimbulkan perdebatan di kalangan kaum muslim, yaitu ayat yang terdapat pada Q.S. Al-Ma’idah : 3. Penggalan ayat ini menjelaskan tentang agama (din) yang telah disempurnakan, dan Islam diakui sebagai agama (din) yang diridhai Allah. Sebut saja dua penafsir yang mewakili kedua aliran ini, Sayyid Qutb dan Rasyid Rida. Makalah ini akan menguraikan secara singkat mulai dari arti islam secara bahasa hingga penggunaannya di beberapa ayat beserta pandangan beberapa tokoh dan ulama tentang makna Islam baik secara tekstual maupun kontekstual
伊斯兰教在古兰经中的概念是文本和语境的观点
伊斯兰语的定义包括:al istislam(投降)、As- salamah(清洁)、As萨拉姆(安全与繁荣)、As sias(和平)和Sullam(梯子、渐进或taddaruj)。伊斯兰教的概念是用两种解释技术来理解的,即文本和语境。这两种观点都有不同的焦点,伊斯兰教在文本理解上更关注的是一种信仰、文化和教义的存在,这种教义在支配着人类生活的各个方面。然而,上下文除了考虑文本之外,还考虑了包含文本的语境元素,这些语境包含了一种具有普遍和进步教义的宗教工具,其语境元素在适当的意义上被认为是保守li al- al-“alamin,它不可能是僵硬或静止的。”因此,伊斯兰教应该是开放的、进步的和充满活力的。在穆斯林中最重要和最具争议的一段经文是:3这一节解释了完美的宗教,伊斯兰教被认为是一种以上帝为导向的宗教。假设有两种解释代表这两种流程,Sayyid Qutb和Rasyid Rida。本文将简要概述从伊斯兰教的语言意义到它在某些文本中的应用,以及一些人物和学者对伊斯兰教含义的看法
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
6
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书