PERSOALAN AKTUALISASI GOOD GOVERNANCE DALAM PERSPEKTIF PENYELENGGARAAN KEKUASAAN NEGARA

Kardenal Kardenal
{"title":"PERSOALAN AKTUALISASI GOOD GOVERNANCE DALAM PERSPEKTIF PENYELENGGARAAN KEKUASAAN NEGARA","authors":"Kardenal Kardenal","doi":"10.55745/jpstipan.v6i11.106","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyelenggaraan sistem pemerintahan dan melahirkan sejumlah perubahan yang cukup signifikan bagi perkembangan masyarakat di Indonesia adalah good goverance issues. Issu ini menjadi sangat menarik karena aktualisasinya sarat dengan tuntutan dan tantangan yang tidak mudah direalisasikan, terutama bagi para pejabat atau  birokrat yang terlanjur hidup dengan gaya penguasa dalam budaya organisasi yang sarat dengan praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. \nDalam jurnal ini menelusuri penvelenggaraan sistem pemerintahan denganmembuka tabir penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada penyelenggaraan kekuasaan Negara. \nFenomena perilaku kekuasaan yang demikian itu merupakan cermin terjadinya good govemance vs budaya organisasi pemerintahan yang koruptif serta good govemance vs gaya kepemimpinan birokrasi yang arogan. Artinya, issu yang teramat factual untuk didiskusikan adalah bagaimana mengubah budaya organisasi pemerintahan yang koruptif dan gaya kepemimpinan birokrasi yang arogan menjadi budaya organisasi dan gaya kepemimpinan yang mencerminkan prinsip-prinsip good govemance. Dalam konteks ini dapat disimpulkan bahwa dibalik fakta masalah budaya organisasi pemerintahan yang koruptif dan gaya kepemimpinan yang birokrasi yang arogan terungkap suatu meta masalah yang menuiukkan bahwa secara mental dan cultural para peiabat public di Indonesia Masih belum siap menerima perubahan-perubahan yang semakin menuntut betapa pentingnya moralitas pejabat public. Karena itu, filosofi masalah yang harus disikapi, diatasi dan diantisipasi melalui pelaksanaan kebijakan reformasi birokrasi adalah mengubah mentalitas para pejabat public yang arogan dan koruptif agar menjadi figur-figur yang amanah dan sekaligus mengubah pula nilai-nilai budaya organisasi pemerintahan yang koruptif menjadi budaya organisasi yang mencerminkan prinsip-prinsip good govemance.","PeriodicalId":30822,"journal":{"name":"Jurnal Studi Pemerintahan","volume":"125 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Studi Pemerintahan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.55745/jpstipan.v6i11.106","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penyelenggaraan sistem pemerintahan dan melahirkan sejumlah perubahan yang cukup signifikan bagi perkembangan masyarakat di Indonesia adalah good goverance issues. Issu ini menjadi sangat menarik karena aktualisasinya sarat dengan tuntutan dan tantangan yang tidak mudah direalisasikan, terutama bagi para pejabat atau  birokrat yang terlanjur hidup dengan gaya penguasa dalam budaya organisasi yang sarat dengan praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Dalam jurnal ini menelusuri penvelenggaraan sistem pemerintahan denganmembuka tabir penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada penyelenggaraan kekuasaan Negara. Fenomena perilaku kekuasaan yang demikian itu merupakan cermin terjadinya good govemance vs budaya organisasi pemerintahan yang koruptif serta good govemance vs gaya kepemimpinan birokrasi yang arogan. Artinya, issu yang teramat factual untuk didiskusikan adalah bagaimana mengubah budaya organisasi pemerintahan yang koruptif dan gaya kepemimpinan birokrasi yang arogan menjadi budaya organisasi dan gaya kepemimpinan yang mencerminkan prinsip-prinsip good govemance. Dalam konteks ini dapat disimpulkan bahwa dibalik fakta masalah budaya organisasi pemerintahan yang koruptif dan gaya kepemimpinan yang birokrasi yang arogan terungkap suatu meta masalah yang menuiukkan bahwa secara mental dan cultural para peiabat public di Indonesia Masih belum siap menerima perubahan-perubahan yang semakin menuntut betapa pentingnya moralitas pejabat public. Karena itu, filosofi masalah yang harus disikapi, diatasi dan diantisipasi melalui pelaksanaan kebijakan reformasi birokrasi adalah mengubah mentalitas para pejabat public yang arogan dan koruptif agar menjadi figur-figur yang amanah dan sekaligus mengubah pula nilai-nilai budaya organisasi pemerintahan yang koruptif menjadi budaya organisasi yang mencerminkan prinsip-prinsip good govemance.
从国家权力管理的角度来看,良好治理的问题
建立政府制度并产生了许多对印尼社会发展相当重要的变化,这是一个良好的治理问题。这个问题之所以有趣,是因为它的行为充满了难以实现的要求和挑战,尤其是那些在充满腐败、勾结和裙带关系的组织文化中生活在支配地位的官员或官员。这本杂志是通过揭开国家权力安排中存在的腐败面纱来追溯政府制度的合法性的。这种权力行为现象反映了傲慢官僚主义领导风格的良好政府与文化的结合。这意味着,最重要的问题是如何将傲慢的官僚主义官僚主义的腐败政府组织的文化转变为反映良好政府原则的组织和领导方式。在这个语境中可以推断事实背后的文化问题的政府组织堕落和傲慢的官僚主义的领导方式展开一场menuiukkan的元问题,精神和文化的peiabat public印度尼西亚还没准备好接受的改变越来越要求公共官员道德的重要性。因此,通过实施官僚改革政策来解决、解决和预期问题的哲学是,将傲慢的、腐败的公共官员的心态转变为安全的形象,同时将腐败的政府组织的文化价值观转变为反映良好政府原则的组织文化。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
4 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书