{"title":"Komparasi Kinerja Keuangan Perbankan BUKU 4 Sebelum dan Sesudah Pengumuman Covid-19","authors":"Syukron Sazly","doi":"10.31294/jab.v2i1.1170","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAKSI \nPandemi Covid19 telah berjalan selama dua tahun sejak ditemukannya kasus terpaparnya 3 orang pasien , yang menjadi awal pandemi di tanah ini ini. Melonjaknya kasus secara eksponensial memaksa pemerintah bergerak cepat dan menyatakan covid 19 sebagai Pandemi. Konsekuensinya terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi dan membuat kegiatan industri menurun dengan cepat. Tak terkecuali industri keuangan, khusunya perbankan. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah indikator kinerja keuangan perbankan mengalami dampak yang signifikan akibat pandemi tersebut. Kinerja keuangan perbankan yang ditunjukkan dengan rasio Biaya Operasional-Pendapatan Oprasional (BOPO) , Loan to Deposit Ratio ( LDR) , Non Performing Loan ( NPL), Net Interest margin ( NIM) , Capital Adequency Ratio ( CAR) serta Retutn On Asset ( ROA) semestinya akan terpengaruh karena industry perbankan adalah intermediary dari semua industry yang ada. Logikanya jika industry secara umum mengalami penurunan, maka kinerja pebankan pun mengalami penurunan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dengan rasio Biaya Operasional-Pendapatan Oprasional (BOPO) , Loan to Deposit Ratio ( LDR) , Non Performing Loan ( NPL), Net Interest margin ( NIM) , Capital Adequency Ratio . Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang tegolong dalam BUKU 4 , yaitu yang memiliki modal inti diatas 30 Triliun Rupiah. Metode purposive sampling digunakan dengan pertimbangan bahwa bank BUKU 4 adalah bank papan atas di tanah air yang kinerjanya memiliki dampak yang besar pada perekonomian. Sampel data yang diambil adalah sebanyak 7 bank yang termasuk golongan BUKU 4 , yaitu 3 Bank BUMN dan 4 Bank Swasta Nasional, sesuai dengan ketentuan OJK-RI dan juga terdaftar di BEI. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan dengan SPSS for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adalah tidak ada perbedaan yang signifikan pada rasio CAR dan NPL pada bank BUKU 4 antara sebelum dan sesudah pengumuman Pandemi Covid19.Terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio ROA, NIM, BOPO dan LDR pada bank BUKU 4 antara sebelum dan sesudah pengumuman Pandemi Covid19. \n \n \nKata Kunci : BOPO, LDR, NPL, NIM, CAR, ROA","PeriodicalId":31577,"journal":{"name":"Profit Jurnal Administrasi Bisnis","volume":"94 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Profit Jurnal Administrasi Bisnis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31294/jab.v2i1.1170","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
ABSTRAKSI
Pandemi Covid19 telah berjalan selama dua tahun sejak ditemukannya kasus terpaparnya 3 orang pasien , yang menjadi awal pandemi di tanah ini ini. Melonjaknya kasus secara eksponensial memaksa pemerintah bergerak cepat dan menyatakan covid 19 sebagai Pandemi. Konsekuensinya terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi dan membuat kegiatan industri menurun dengan cepat. Tak terkecuali industri keuangan, khusunya perbankan. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah indikator kinerja keuangan perbankan mengalami dampak yang signifikan akibat pandemi tersebut. Kinerja keuangan perbankan yang ditunjukkan dengan rasio Biaya Operasional-Pendapatan Oprasional (BOPO) , Loan to Deposit Ratio ( LDR) , Non Performing Loan ( NPL), Net Interest margin ( NIM) , Capital Adequency Ratio ( CAR) serta Retutn On Asset ( ROA) semestinya akan terpengaruh karena industry perbankan adalah intermediary dari semua industry yang ada. Logikanya jika industry secara umum mengalami penurunan, maka kinerja pebankan pun mengalami penurunan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dengan rasio Biaya Operasional-Pendapatan Oprasional (BOPO) , Loan to Deposit Ratio ( LDR) , Non Performing Loan ( NPL), Net Interest margin ( NIM) , Capital Adequency Ratio . Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang tegolong dalam BUKU 4 , yaitu yang memiliki modal inti diatas 30 Triliun Rupiah. Metode purposive sampling digunakan dengan pertimbangan bahwa bank BUKU 4 adalah bank papan atas di tanah air yang kinerjanya memiliki dampak yang besar pada perekonomian. Sampel data yang diambil adalah sebanyak 7 bank yang termasuk golongan BUKU 4 , yaitu 3 Bank BUMN dan 4 Bank Swasta Nasional, sesuai dengan ketentuan OJK-RI dan juga terdaftar di BEI. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan dengan SPSS for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adalah tidak ada perbedaan yang signifikan pada rasio CAR dan NPL pada bank BUKU 4 antara sebelum dan sesudah pengumuman Pandemi Covid19.Terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio ROA, NIM, BOPO dan LDR pada bank BUKU 4 antara sebelum dan sesudah pengumuman Pandemi Covid19.
Kata Kunci : BOPO, LDR, NPL, NIM, CAR, ROA