{"title":"ISLAM DAN KEKERASAN: Perspektif Alquran tentang Persekusi di Indonesia","authors":"Ahmad Khoiri, Rofiatul Windariana","doi":"10.19105/ISLAMUNA.V6I1.2210","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The persecution was transformed as a new round of complicated problems which, among other things, were caused by religious exclusivism. In the Indonesian context, religion which should accommodate harmony in the midst of religious plurality is actually used as an excuse that is engineered to launch immoral acts such as persecution. This research aims to answer three main issues, namely the Islamic view of violence as a substantive part of persecution, the relationship of the case of persecutions with offense engineering, and the Quran’s view of persecution. With the Quranic interpretation and phenomenological approach, this study investigated three cases of persecution which attracted controversy, namely a case of persecution of Fiera Lovita, a doctor in Solok, West Sumatra, a persecution case against Abdul Somad, a famous dai , and a case of persecution of Khalid Basalamah, a Wahabi figure in Indonesia. This study succeeded in revealing that persecution was contrary to Islamic teachings, especially the Quran, and the three sample cases indicated that persecution was more a result of the accumulation of engineered ignorance rather than defending Islam, so that it must be stopped so that Indonesia would return to peace. [ Persekusi menjelma sebagai babak baru persoalan pelik yang, di antaranya, disebabkan oleh ekslusivisme agama. Dalam konteks Indonesia, agama yang seharusnya mengakomodasi kerukunan di tengah pluralitas beragama justru dijadikan sebagai dalih yang direkayasa untuk melancarkan tindakan amoral semacam persekusi. Penelitian ini hendak menjawab tiga persoalan utama, yaitu pandangan Islam tentang kekerasan sebagai bagian substantif dari persekusi, hubungan kasus perseksusi dengan rekayasa ketersinggungan, dan pandangan Alquran tentang persekusi. Dengan pendekatan tafsir dan fenomenologi, penelitian ini menyelisik tiga kasus persekusi yang menuai kontroversi, yaitu kasus persekusi terhadap Fiera Lovita, seorang dokter di Solok, Sumatra Barat, kasus persekusi terhadap Abdul Somad, seorang dai kondang, dan kasus persekusi terhadap Khalid Basalamah, seorang tokoh Wahabi di Indonesia. Penelitian ini berhasil mengungkap bahwa persekusi bertentangan dengan ajaran Islam, terutama Alquran, dan tiga sampel kasus tersebut mengisyaratkan bahwa persekusi lebih merupakan hasil akumulasi rekayasa keterhasutan-ketersinggungan daripada membela Islam, sehingga harus dihentikan agar Indonesia kembali tenteram ]","PeriodicalId":33081,"journal":{"name":"Islamuna Jurnal Studi Islam","volume":"36 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-06-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Islamuna Jurnal Studi Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/ISLAMUNA.V6I1.2210","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The persecution was transformed as a new round of complicated problems which, among other things, were caused by religious exclusivism. In the Indonesian context, religion which should accommodate harmony in the midst of religious plurality is actually used as an excuse that is engineered to launch immoral acts such as persecution. This research aims to answer three main issues, namely the Islamic view of violence as a substantive part of persecution, the relationship of the case of persecutions with offense engineering, and the Quran’s view of persecution. With the Quranic interpretation and phenomenological approach, this study investigated three cases of persecution which attracted controversy, namely a case of persecution of Fiera Lovita, a doctor in Solok, West Sumatra, a persecution case against Abdul Somad, a famous dai , and a case of persecution of Khalid Basalamah, a Wahabi figure in Indonesia. This study succeeded in revealing that persecution was contrary to Islamic teachings, especially the Quran, and the three sample cases indicated that persecution was more a result of the accumulation of engineered ignorance rather than defending Islam, so that it must be stopped so that Indonesia would return to peace. [ Persekusi menjelma sebagai babak baru persoalan pelik yang, di antaranya, disebabkan oleh ekslusivisme agama. Dalam konteks Indonesia, agama yang seharusnya mengakomodasi kerukunan di tengah pluralitas beragama justru dijadikan sebagai dalih yang direkayasa untuk melancarkan tindakan amoral semacam persekusi. Penelitian ini hendak menjawab tiga persoalan utama, yaitu pandangan Islam tentang kekerasan sebagai bagian substantif dari persekusi, hubungan kasus perseksusi dengan rekayasa ketersinggungan, dan pandangan Alquran tentang persekusi. Dengan pendekatan tafsir dan fenomenologi, penelitian ini menyelisik tiga kasus persekusi yang menuai kontroversi, yaitu kasus persekusi terhadap Fiera Lovita, seorang dokter di Solok, Sumatra Barat, kasus persekusi terhadap Abdul Somad, seorang dai kondang, dan kasus persekusi terhadap Khalid Basalamah, seorang tokoh Wahabi di Indonesia. Penelitian ini berhasil mengungkap bahwa persekusi bertentangan dengan ajaran Islam, terutama Alquran, dan tiga sampel kasus tersebut mengisyaratkan bahwa persekusi lebih merupakan hasil akumulasi rekayasa keterhasutan-ketersinggungan daripada membela Islam, sehingga harus dihentikan agar Indonesia kembali tenteram ]
迫害转化为新一轮的复杂问题,其主要原因是宗教排外主义。在印度尼西亚的情况下,本应在宗教多元化中容纳和谐的宗教实际上被用作借口,被用来发动诸如迫害之类的不道德行为。本研究旨在回答三个主要问题,即伊斯兰教将暴力视为迫害的实质部分,迫害案件与犯罪工程的关系,以及古兰经对迫害的看法。本研究运用《古兰经》解释和现象学方法,调查了三起引起争议的迫害案件,即西苏门答腊索洛克医生Fiera Lovita受迫害案、著名傣族人Abdul Somad受迫害案和印度尼西亚瓦哈比派人物Khalid Basalamah受迫害案。这项研究成功地揭示了迫害是违反伊斯兰教义的,特别是违反《古兰经》的,三个例子表明,迫害更多是蓄意无知积累的结果,而不是捍卫伊斯兰教,因此必须制止迫害,以便印度尼西亚恢复和平。[Persekusi menjelma sebagai babak baru personalalan pelik yang, di antaranya, disebabkan oleh ekslusivisme agama]。在印尼,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是。Penelitian ini hendak menjawab tiga persoalan utama, yitu pandangan Islam tentenke kerasan sebagai bagian substantif dari persekusi, hubungan kasus perseksusi dengan rekayasa ketersinggungan, dan pandangan Alquran tentangpersekusi。denan pendekatan tafsir dan omenologi, penelitian ini menyelisik tiga kasus persekusi yang menuai kontroversi, yitu kasus persekusi terhadap Fiera Lovita, seorang dokter di Solok, Sumatra Barat, kasus persekusi terhadap Abdul Somad, seorang dai kondang, dan kasus persekusi terhadap Khalid Basalamah, seorang tokoh Wahabi di Indonesia。[印度尼西亚语][印度尼西亚语][印度尼西亚语][印度尼西亚语]