{"title":"Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Rejang Lebong","authors":"Ayu Putriani, Noermanzah Noermanzah, D. Yulistio","doi":"10.31540/silamparibisa.v5i2.2041","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Keterampilan menulis teks eksplanasi merupakan bagian dari keterampilan berbahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa kelas XI SMA. Gambaran tentang pelaksanaan pembelajaran menulis teks eksplanasi di SMA menjadi dasar refleksi para guru bahasa Indonesia. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi pada kelas XI SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi menulis teks eksplanasi siswa kelas XI IPS sudah dilaksanakan dengan tiga tahapan: pertama, kegiatan pendahuluan, guru mengucapkan salam, menyapa siswa, menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis, melakukan apersepsi dengan cara tanya jawab dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Kedua, kegiatan inti pembelajaran, guru mengajak siswa memahami pengertian dan ciri-ciri teks eksplanasi, mengindentifikasi informasi pengetahuan dan deretan penjelas teks eksplanasi, menganalisis struktur dan kebahasaan, dan memproduksi teks eksplanasi. Ketiga, kegiatan penutup, guru menyimpulkan materi pembelajaran dengan melibatkan siswa sehingga guru mengetahui pemahaman siswa selama proses pembelajaran. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru berpedoman pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran direncanakan menggunakan model pembelajaran discovery learning dan project based learning, tetapi dalam proses pembelajaran, penerapan model pembelajaran tersebut pelaksanaaanya belum maksimal. Penilaian yang dilakukan guru baru sekadar penilaian psikomotor, sedangkan penilaian sikap dan kognitif tidak dilakukan.","PeriodicalId":33786,"journal":{"name":"Eralingua Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra","volume":"82 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Eralingua Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v5i2.2041","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Keterampilan menulis teks eksplanasi merupakan bagian dari keterampilan berbahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa kelas XI SMA. Gambaran tentang pelaksanaan pembelajaran menulis teks eksplanasi di SMA menjadi dasar refleksi para guru bahasa Indonesia. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi pada kelas XI SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi menulis teks eksplanasi siswa kelas XI IPS sudah dilaksanakan dengan tiga tahapan: pertama, kegiatan pendahuluan, guru mengucapkan salam, menyapa siswa, menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis, melakukan apersepsi dengan cara tanya jawab dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Kedua, kegiatan inti pembelajaran, guru mengajak siswa memahami pengertian dan ciri-ciri teks eksplanasi, mengindentifikasi informasi pengetahuan dan deretan penjelas teks eksplanasi, menganalisis struktur dan kebahasaan, dan memproduksi teks eksplanasi. Ketiga, kegiatan penutup, guru menyimpulkan materi pembelajaran dengan melibatkan siswa sehingga guru mengetahui pemahaman siswa selama proses pembelajaran. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru berpedoman pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran direncanakan menggunakan model pembelajaran discovery learning dan project based learning, tetapi dalam proses pembelajaran, penerapan model pembelajaran tersebut pelaksanaaanya belum maksimal. Penilaian yang dilakukan guru baru sekadar penilaian psikomotor, sedangkan penilaian sikap dan kognitif tidak dilakukan.
explanasi文本写作技能是印尼语技能的一部分,需要高中二年级的学生掌握。高中学习写作文本的图片成为了印度尼西亚教师反思的基础。为此,本研究旨在描述SMA Negeri 2 Rejang Lebong中学写作技巧实施。本研究采用定性方法与描述性方法。所使用的数据收集技术包括观察、采访和记录。数据分析技术是通过分析数据、呈现数据和得出结论来实现的。使用数据源三角测量测试数据的有效性。第三,结束活动,教师通过让学生参与来总结学习材料,以便教师在学习过程中了解学生的理解。教师所采取的学习步骤指导学习实施计划。计划通过探索学习模式和基于学习的项目来实现学习,但是在学习过程中,学习模式的应用还没有达到最大。新教师的评估仅仅是心理运动评估,而态度和认知评估是不进行的。