Implementasi Pendidikan Humanis Pada Pembelajaran Perhiasan di SMK Negeri 9 Surakarta

Puji Hastutiningsih, Indah Wigati Putri, Endang Fauziati
{"title":"Implementasi Pendidikan Humanis Pada Pembelajaran Perhiasan di SMK Negeri 9 Surakarta","authors":"Puji Hastutiningsih, Indah Wigati Putri, Endang Fauziati","doi":"10.32533/05105.2021","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pendidikan humanisme berpandangan pentingnya akan penekanan emosi maupun perasaan, terbuka akan komunikasi, serta nilai yang ada dalam diri peserta didik dibandingkan hanya perkembangan kualitas kognitif. bertujuan untuk menjelaskan serta memaparkan mengenai bentuk dan faktor pendukung dan penghambat penerapan pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMK 9 Surakarta.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatifmenggunakan metode riset lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dari sumber yang sama. Hasil penelitian ini adalah konsep pendidikan humanis dalam pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta adalah   pengembangan   dari   konsep   pendidikan   humanis   Ki   Hajar Dewantara dan  Paulo  Friere. Implementasi pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta terwujud dalam beberapa aspek. Faktor pendukung pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta antara lain peserta didik nyaman dan senang dalam pembelajaran, pembelajaran sesuai keinginan peserta didik, dan potensi peserta didik dapat dikembangkan. Faktor penghambatnya antara lain jika peserta didik tidak berangkat sekolah, maka kelompoknya terkendala dalam diskusi karena tidak lengkap dan peserta didik yang memaksakan diri mengikuti materi pembelajaran yang tidak diingikan, maka materi pembelajaran tersebut tidak dapat dipahami oleh peserta didik tersebut.","PeriodicalId":32919,"journal":{"name":"Sukma Jurnal Pendidikan","volume":"35 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Sukma Jurnal Pendidikan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32533/05105.2021","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pendidikan humanisme berpandangan pentingnya akan penekanan emosi maupun perasaan, terbuka akan komunikasi, serta nilai yang ada dalam diri peserta didik dibandingkan hanya perkembangan kualitas kognitif. bertujuan untuk menjelaskan serta memaparkan mengenai bentuk dan faktor pendukung dan penghambat penerapan pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMK 9 Surakarta.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatifmenggunakan metode riset lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dari sumber yang sama. Hasil penelitian ini adalah konsep pendidikan humanis dalam pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta adalah   pengembangan   dari   konsep   pendidikan   humanis   Ki   Hajar Dewantara dan  Paulo  Friere. Implementasi pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta terwujud dalam beberapa aspek. Faktor pendukung pendidikan humanis pada pembelajaran perhiasan di SMKN 9 Surakarta antara lain peserta didik nyaman dan senang dalam pembelajaran, pembelajaran sesuai keinginan peserta didik, dan potensi peserta didik dapat dikembangkan. Faktor penghambatnya antara lain jika peserta didik tidak berangkat sekolah, maka kelompoknya terkendala dalam diskusi karena tidak lengkap dan peserta didik yang memaksakan diri mengikuti materi pembelajaran yang tidak diingikan, maka materi pembelajaran tersebut tidak dapat dipahami oleh peserta didik tersebut.
人文主义教育对情感的强调和情感的重要性,对沟通的开放,以及学习者的价值,而不仅仅是认知质量的发展。目的是解释和解释SMK 9日惹珠宝研究的人文教育的形式和支持因素,以及珠宝学习的障碍。采用现场研究方法进行本研究的定性研究类型。本研究的数据收集技术是通过使用同一来源的观察、采访和文档来实现的。本研究的结果是珠宝学习中人文教育的概念在smkn9 Surakarta是人文教育概念Ki Hajar Dewantara和Paulo Friere的发展。日惹smkn9珠宝研究的人文教育在几个方面实现了。苏拉卡塔市smkn9珠宝学习的人文主义教育的支持者包括对学习感到舒适和兴奋的学习者,根据学习者的意愿学习,以及潜在的学习者。如果一个学习者不去上学,他或她的小组就会因为不完整而受到讨论的限制,而另一个学习者则被迫遵循不受欢迎的学习材料,那么学习材料就会被学习者无法理解。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
6 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书