{"title":"Tafsir Burhani Ayat Ekonomi Rekontruksi Penafsiran Terhadap Sumber Ekonomi Islam","authors":"Z. Abidin","doi":"10.19105/islamuna.v5i1.1840","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The reconstruction of thought in Islamic economics will provide significant space to absorb all existing entities, both from Islam and conventional economics. The reconstruction method that can be offered is a burhani interpretation of Muhammad Abid al-Jabiri’s concept of thought. So far, the interpretation of al-Qur’an is still dominated by the concept of bayani which still places texts as something sacred, thus losing a harmonious relationship with the context. The emphasis of research on the burhani method is a reconstruction of the bayani method which only emphasizes on istibanthiyah. The convergence between the two methods, between bayani and burhani will give to a living interpretation of al-Qur’an. So, the Qur'an is not only a reading that adorns Islam but is also a way of life or known as hudan according to the function of the descent of the Qur'an, including in economic context. [ Rekontruksi pemikiran dalam ekonomi islam akan memberikan ruang yang signifikan untuk menyerap semua entitas yang ada, baik dari Islam maupun ekonomi konvensional.. Metode rekonstruksi yang bisa ditawarkan adalah tafsir burhani dari konsep pemikiran Muhammad Abid al-Jabiri. Selama ini ranah penafsiran ini masih didominasi konsep bayani yang masih menempatkan teks-teks sebagai sesuatu yang sakral sehingga kehilangan hubungan yang harmonis dengan konteksnya. Penekanan adanya research dalam metode burhani merupakan sebuah rekontruksi terhadap metode bayani yang hanya menekankan pada istibanthiyah semata. Konvergensi antara kedua metode tersebut yaitu antara bayani dan burhani akan melahirkan sebuah penafsiran yang hidup sehingga Al-Qur’an bukan hanya bacaan yang menghiasi Islam tetapi sekaligus way of life atau dikenal sebagai hudan sesuai dengan fungsi diturunkannya Al-Qur’an termasuk dalam konteks ekonomi ]","PeriodicalId":33081,"journal":{"name":"Islamuna Jurnal Studi Islam","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Islamuna Jurnal Studi Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/islamuna.v5i1.1840","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The reconstruction of thought in Islamic economics will provide significant space to absorb all existing entities, both from Islam and conventional economics. The reconstruction method that can be offered is a burhani interpretation of Muhammad Abid al-Jabiri’s concept of thought. So far, the interpretation of al-Qur’an is still dominated by the concept of bayani which still places texts as something sacred, thus losing a harmonious relationship with the context. The emphasis of research on the burhani method is a reconstruction of the bayani method which only emphasizes on istibanthiyah. The convergence between the two methods, between bayani and burhani will give to a living interpretation of al-Qur’an. So, the Qur'an is not only a reading that adorns Islam but is also a way of life or known as hudan according to the function of the descent of the Qur'an, including in economic context. [ Rekontruksi pemikiran dalam ekonomi islam akan memberikan ruang yang signifikan untuk menyerap semua entitas yang ada, baik dari Islam maupun ekonomi konvensional.. Metode rekonstruksi yang bisa ditawarkan adalah tafsir burhani dari konsep pemikiran Muhammad Abid al-Jabiri. Selama ini ranah penafsiran ini masih didominasi konsep bayani yang masih menempatkan teks-teks sebagai sesuatu yang sakral sehingga kehilangan hubungan yang harmonis dengan konteksnya. Penekanan adanya research dalam metode burhani merupakan sebuah rekontruksi terhadap metode bayani yang hanya menekankan pada istibanthiyah semata. Konvergensi antara kedua metode tersebut yaitu antara bayani dan burhani akan melahirkan sebuah penafsiran yang hidup sehingga Al-Qur’an bukan hanya bacaan yang menghiasi Islam tetapi sekaligus way of life atau dikenal sebagai hudan sesuai dengan fungsi diturunkannya Al-Qur’an termasuk dalam konteks ekonomi ]
伊斯兰经济学的思想重建将为吸收伊斯兰经济学和传统经济学的所有现存实体提供重要的空间。可以提供的重建方法是对穆罕默德·阿比德·贾比里思想概念的一种布哈尼解释。到目前为止,对《古兰经》的解释仍然以巴亚尼的概念为主导,仍然将文本视为神圣的东西,从而失去了与上下文的和谐关系。布尔哈尼法的研究重点是对巴亚尼法的一种重建,巴亚尼法只强调伊提班提亚。巴亚尼和布尔哈尼这两种方法的融合,将给《古兰经》一个生动的诠释。所以,《古兰经》不仅是装饰伊斯兰教的读物,也是一种生活方式,或者根据《古兰经》传承的功能,被称为胡丹,包括在经济背景下。【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】穆罕默德·阿比德·贾比里是穆罕默德·阿比德·贾比里的代表。Selama ini ranah penafsiran ini masih didominasi konsep bayani yang masih menempatkan teks-teks -teks sebagai sesuatu yang sakal sehinga kehilangan hubungan yang harmonis dengan konteksnya。Penekanan adanya研究dalam方法burhani merupakan sebuah rekontruksi . terhadap方法bayani yang hanya menekankan pada istibanthiya semata。【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】【翻译】