THE ROLE OF KIAI IN THE ISLAMIZATION OF “RUWAT DESA” TRADITION IN KALANGANYAR SEDATI, SIDOARJO

Mad Sa'i, Ainun Yatin
{"title":"THE ROLE OF KIAI IN THE ISLAMIZATION OF “RUWAT DESA” TRADITION IN KALANGANYAR SEDATI, SIDOARJO","authors":"Mad Sa'i, Ainun Yatin","doi":"10.19105/islamuna.v9i2.6229","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK \nTradisi ruwat desa adalah cara yang diyakini masyarakat Jawa dalam meminta keselamatan dari arwah leluhur dengan menyajikan sesaji dan menggelar kesenian wayang kulit. Namun, berbeda dengan kegiatan tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo, adanya islamisasi yang dilakukan oleh kiai sehingga ritual ini lebih sesuai dengan ajaran agama Islam. Tujuan penelitian ialah menjelaskan kegiatan islamisasi tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo, menjelaskan peran kiai dalam Islamisasi kegiatan tradisi ruwat ini, dan dampaknya. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan islamisasi tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo berupa gotong royong, membersihkan makam, istighosah kubro, dan melaksanakan istighosah keliling. Sedangkan peran Kiai dalam hal ini adalah sebagai pemimpin non-formal, agen perubahan dan sebagai sumber rujukan. Adapun dampak dari peran kiai dalam islamisasi kegiatan tradisi ini adalah prosesi kegiatan tradisi ruwat desa lebih islami, peningkatan emosi keagamaan masyarakat, serta mengeratkan ukhuwah islamiyah. \nABSTRACT \nRuwat Desa tradition is a way that Javanese people believe in asking for salvation from the spirits of ancestors by presenting offerings and performing the art of shadow puppetry. However, unlike the traditional activities of ruwat desa in Kalanganyar Sedati Sidoarjo, there is Islamization carried out by kiai so that this ritual is more in accordance with the teachings of Islam. The purpose of this research is to explain the Islamization of ruwat desa tradition in Kalanganyar Sedati Sidoarjo, explain the role of kiai in Islamization of ruwat desa tradition, and its impact. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenology. The results showed the activities of Islamization tradition ruwat desa in Kalanganyar Sedati Sidoarjo in the form of mutual cooperation, cleaning the Tomb, istighosah kubro, and carry out istighosah around. While the role of Kiai in this case is as a non-formal leader, agent of change and as a source of reference. The impact of the role of kiai in Islamization of this tradition is the procession of traditional activities ruwat desa more Islamic, increased religious emotion of the community, and strengthen ukhuwah islamiyah.","PeriodicalId":33081,"journal":{"name":"Islamuna Jurnal Studi Islam","volume":"13 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Islamuna Jurnal Studi Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/islamuna.v9i2.6229","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

ABSTRAK Tradisi ruwat desa adalah cara yang diyakini masyarakat Jawa dalam meminta keselamatan dari arwah leluhur dengan menyajikan sesaji dan menggelar kesenian wayang kulit. Namun, berbeda dengan kegiatan tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo, adanya islamisasi yang dilakukan oleh kiai sehingga ritual ini lebih sesuai dengan ajaran agama Islam. Tujuan penelitian ialah menjelaskan kegiatan islamisasi tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo, menjelaskan peran kiai dalam Islamisasi kegiatan tradisi ruwat ini, dan dampaknya. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan islamisasi tradisi ruwat desa di Desa Kalanganyar Sedati Sidoarjo berupa gotong royong, membersihkan makam, istighosah kubro, dan melaksanakan istighosah keliling. Sedangkan peran Kiai dalam hal ini adalah sebagai pemimpin non-formal, agen perubahan dan sebagai sumber rujukan. Adapun dampak dari peran kiai dalam islamisasi kegiatan tradisi ini adalah prosesi kegiatan tradisi ruwat desa lebih islami, peningkatan emosi keagamaan masyarakat, serta mengeratkan ukhuwah islamiyah. ABSTRACT Ruwat Desa tradition is a way that Javanese people believe in asking for salvation from the spirits of ancestors by presenting offerings and performing the art of shadow puppetry. However, unlike the traditional activities of ruwat desa in Kalanganyar Sedati Sidoarjo, there is Islamization carried out by kiai so that this ritual is more in accordance with the teachings of Islam. The purpose of this research is to explain the Islamization of ruwat desa tradition in Kalanganyar Sedati Sidoarjo, explain the role of kiai in Islamization of ruwat desa tradition, and its impact. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenology. The results showed the activities of Islamization tradition ruwat desa in Kalanganyar Sedati Sidoarjo in the form of mutual cooperation, cleaning the Tomb, istighosah kubro, and carry out istighosah around. While the role of Kiai in this case is as a non-formal leader, agent of change and as a source of reference. The impact of the role of kiai in Islamization of this tradition is the procession of traditional activities ruwat desa more Islamic, increased religious emotion of the community, and strengthen ukhuwah islamiyah.
kiai在kalanganyar自治区“ruwat desa”传统伊斯兰化中的作用,sidoarjo
爪哇的传统传统是爪哇人通过展示祭品和表演皮制木偶艺术来寻求祖先灵魂的救赎的一种方式。然而,与Kalanganyar Sedati Sidoarjo的乡村传统活动不同,kiai所做的伊斯兰化使得这种仪式更符合伊斯兰教的教义。研究的目的是解释Kalanganyar Sedati Sidoarjo的伊斯兰传统活动,解释kiai在ruwat传统活动的伊斯兰化中所扮演的角色,以及它们的影响。本研究采用一种定性的表现学方法。研究表明,在Kalanganyar Sedati Sidoarjo村的伊斯兰化传统活动包括轮番活动、清理坟墓、istighosah kubro和从事旅游活动。而Kiai在这些问题上的作用是作为一个非正式的领导者,一个变革的推动者和一个参考点。至于kiai在伊斯兰活动中所扮演的角色的影响,则是更多伊斯兰村庄的ruwat传统活动的展开,社区的宗教情绪高涨,以及伊斯兰乌胡米亚的巩固。农民们相信,他们是通过展示影子puppetry的艺术来保护迷信的人的。However,不像Sedati Sidoarjo的传统农村活动,kiai担心伊斯兰教,所以这种仪式更多的是与伊斯兰教的教导相结合。这项研究的目的是解释卡兰加亚尔传统村庄的伊斯兰教,解释传统鲁瓦的伊斯兰教卷,以及它的影响。这项研究表明,这种研究是对表现学类型的一种合格的认可。再生机构在和平共处、净化坟墓、istighosah kubro和带着istimuzation周围表演了传统的伊斯兰教活动。虽然在这种情况下,Kiai的角色是一个非正式的领导者,一个改变的代理,作为参考的来源。这个传统对传统活动的影响是更多伊斯兰村庄的传统活动的影响,增加了社区的宗教情感,以及乌khuwah islamiyah的力量。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
6
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书