THE STYLE OF USING VEIL IN THE AGE OF GLOBALIZATION: Overview of Concepts and Practices

Darti Busni, Betria Zarpina Yanti, Doli Witro
{"title":"THE STYLE OF USING VEIL IN THE AGE OF GLOBALIZATION: Overview of Concepts and Practices","authors":"Darti Busni, Betria Zarpina Yanti, Doli Witro","doi":"10.19105/islamuna.v8i2.4753","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Along with the times, some people see the veil as no longer a symbol of piety but instead follow trends or popular models, not to mention that the veil is only considered a necessity used at certain times like entangled criminal cases and attending court. On the other hand, some use the veil as following the concept stipulated in Islam, namely, an obligation that cannot be abandoned and not adhered to by certain times, conditions, and situations. This article aims to explain the veil concept in Islam and the form of practice in society. Methodically, this article uses a qualitative research method, a research library compiled in scientific articles and analyzed using the phenomenological-sociological approach. The results showed In essence, the veil’s actual use as a form of obedience to the sharia follows the veil concept taught in Islam, where women with veils are not limited to a specific time, situation, condition, and place. \n  \nABSTRAK \nSeiring perkembangan zaman, sebagian masyarakat ada yang memandang jilbab tidak lagi sebagai simbol ketakwaan, tapi lebih mengikuti tren ataupun model yang sedang populer, belum lagi jilbab hanya dinilai sebagai sebuah kebutuhan yang hanya digunakan di saat tertentu saja seperti terjerat kasus kriminal dan menghadiri sebuah pengadilan. Di sisi lain ada yang menggunakan jilbab sebagai sesuai dengan konsep yang ditetapkan dalam Islam yaitu sebagai sebuah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dan tidak terpaut pada waktu, kondisi, dan situasi tertentu. Artikel bertujuan menjelaskan konsep jilbab dalam Islam dan bentuk praktek yang terjadi di masyarakat. Secara metode, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat library research yang disusun dalam bentuk artikel ilmiah dan ditelaah dengan menggunakan pendekatan fenomenologis-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan pada hakikat yang sebenarnya dari penggunaan jilbab sebagai bentuk keta’atan terhadap syari’at inilah yang sesuai dengan konsep jilbab yang diajarkan dalam Islam yang mana perempuan berjilbab tidak terbatas pada waktu, situasi, kondisi, dan tempat tertentu.","PeriodicalId":33081,"journal":{"name":"Islamuna Jurnal Studi Islam","volume":"410 23","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Islamuna Jurnal Studi Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/islamuna.v8i2.4753","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Along with the times, some people see the veil as no longer a symbol of piety but instead follow trends or popular models, not to mention that the veil is only considered a necessity used at certain times like entangled criminal cases and attending court. On the other hand, some use the veil as following the concept stipulated in Islam, namely, an obligation that cannot be abandoned and not adhered to by certain times, conditions, and situations. This article aims to explain the veil concept in Islam and the form of practice in society. Methodically, this article uses a qualitative research method, a research library compiled in scientific articles and analyzed using the phenomenological-sociological approach. The results showed In essence, the veil’s actual use as a form of obedience to the sharia follows the veil concept taught in Islam, where women with veils are not limited to a specific time, situation, condition, and place.   ABSTRAK Seiring perkembangan zaman, sebagian masyarakat ada yang memandang jilbab tidak lagi sebagai simbol ketakwaan, tapi lebih mengikuti tren ataupun model yang sedang populer, belum lagi jilbab hanya dinilai sebagai sebuah kebutuhan yang hanya digunakan di saat tertentu saja seperti terjerat kasus kriminal dan menghadiri sebuah pengadilan. Di sisi lain ada yang menggunakan jilbab sebagai sesuai dengan konsep yang ditetapkan dalam Islam yaitu sebagai sebuah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dan tidak terpaut pada waktu, kondisi, dan situasi tertentu. Artikel bertujuan menjelaskan konsep jilbab dalam Islam dan bentuk praktek yang terjadi di masyarakat. Secara metode, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat library research yang disusun dalam bentuk artikel ilmiah dan ditelaah dengan menggunakan pendekatan fenomenologis-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan pada hakikat yang sebenarnya dari penggunaan jilbab sebagai bentuk keta’atan terhadap syari’at inilah yang sesuai dengan konsep jilbab yang diajarkan dalam Islam yang mana perempuan berjilbab tidak terbatas pada waktu, situasi, kondisi, dan tempat tertentu.
全球化时代面纱的使用风格:概念与实践综述
随着时代的发展,一些人认为面纱不再是虔诚的象征,而是追随潮流或流行模式,更不用说面纱只被认为是在某些时候使用的必需品,如纠缠的刑事案件和出庭。另一方面,有些人使用面纱是为了遵循伊斯兰教规定的概念,即在某些时间、条件和情况下不能放弃和不遵守的义务。本文旨在解释伊斯兰教中的面纱概念及其在社会中的实践形式。在方法上,本文采用了质性研究方法,收集了大量科学论文,并采用现象学-社会学方法进行了分析。从本质上讲,面纱作为一种服从伊斯兰教法的形式的实际使用遵循了伊斯兰教的面纱概念,在伊斯兰教中,戴面纱的妇女不限于特定的时间、情况、条件和地点。【中文摘要】【中文摘要】【中文摘要】【中文摘要】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】【中文】disisi lain ada yang menggunakan jilbab sebagai sesuai dansan konsep yang ditetapkan dalam Islam yitu sebagai sebuah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dan tidak terpaut pada waktu, kondisi, dan sitasi tertentu。Artikel bertujuan menjelaskan konsep jilbab dalam Islam dan bentuk praktek yang terjadi di masyarakat。Secara方法,artikel ini menggunakan方法penelitian质量学,杨伯雄图书馆研究,杨讨论,dalam, bentuk, artikel ilmiah, didielaah, dengan, menggunakan penelitian,现象社会学。杨Hasil penelitian menunjukkan篇hakikat sebenarnya达里语penggunaan jilbab sebagai bentuk凯塔'atan terhadap syari特inilah杨sesuai dengan konsep jilbab杨diajarkan dalam伊斯兰杨法力perempuan berjilbab有些terbatas篇waktu, situasi, kondisi,丹tempat tertentu。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
6
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书