{"title":"PEACEFUL JIHĀD DAN PENDIDIKAN DERADIKALISASI AGAMA","authors":"Sulasman Sulasman","doi":"10.21580/WS.23.1.228","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The Islamic Boarding School (Pondok Pesantren) Miftahul Huda was originatelly identical with the radicalism movement not only because of its exclusivism in religious activities, the criticism toward the government, but also the identification of its members with DI/TII movement and FPI. In line with internal and external dynamics, this boarding school reoriented its movement from physical jihād to the path of education and peaceful dakwah or in Lukens-Bull’s perspective it is so-called peaceful jihād. The process of self-domestication and the movement of de-radicalization in this boarding was executed by six ways. They are internalizing the values of boarding school, increasing the Islamic perspective, adopting schools system, providing the education of hubb al-waṭan, using local wisdom, and developing skill education. The strategy of de-radicalization applied by Miftahul Huda Islamic Boarding School is divided into three efforts; preventive de-radicalization, preservative de-radicalization, and curative de-radicalization. The results was shown that the students, alumni, and the boarding schools incorporated in Miftahul Huda Islamic boarding school networking system that appears in peace, moderate, and tolerance appearance.***Pondok Pesantren Miftahul Huda semula identik dengan gerakan “radikal” baik karena pandangan eksklusivismenya dalam beragama, kritisisme terhadap Pemerintah, maupun karena keidentikkan beberapa personalnya dengan gerakan DI/TII dan FPI. Sejalan dengan dinamika internal dan eksternal, pondok pesantren ini pun mereorientasi gerakannya dari jihād fisik ke jalur pendidikan dan dakwah damai atau dalam perspektif Lukens-Bull dikenal sebagai jihad damai (peaceful jihād). Proses menjinakkan diri dan gerakannya, yang dikenal dengan deradikalisasi, dilalui oleh pondok pesantren ini dengan enam cara, yakni internalisasi nilai-nilai pesantren, perluasan perspektif keislaman, adopsi sistem sekolah, pendidikan hubb al-waṭan, penggunaan local wisdom, dan pendidikan keterampilan. Upaya deradikalisasi yang dilakukan Pondok Pesantren Miftahul Huda berkisar pada tiga strategi, yakni pencegahan, pemeliharaan budaya damai, dan pemulihan bagi yang terdampak radikal. Hasilnya, para santri, alumni, dan pesantren yang tergabung dalam sistem jaringan Pondok Pesantren Miftahul Huda muncul dalam wajah damai, moderat, dan toleran. ","PeriodicalId":31097,"journal":{"name":"Walisongo Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2015-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"6","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Walisongo Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21580/WS.23.1.228","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 6
Abstract
The Islamic Boarding School (Pondok Pesantren) Miftahul Huda was originatelly identical with the radicalism movement not only because of its exclusivism in religious activities, the criticism toward the government, but also the identification of its members with DI/TII movement and FPI. In line with internal and external dynamics, this boarding school reoriented its movement from physical jihād to the path of education and peaceful dakwah or in Lukens-Bull’s perspective it is so-called peaceful jihād. The process of self-domestication and the movement of de-radicalization in this boarding was executed by six ways. They are internalizing the values of boarding school, increasing the Islamic perspective, adopting schools system, providing the education of hubb al-waṭan, using local wisdom, and developing skill education. The strategy of de-radicalization applied by Miftahul Huda Islamic Boarding School is divided into three efforts; preventive de-radicalization, preservative de-radicalization, and curative de-radicalization. The results was shown that the students, alumni, and the boarding schools incorporated in Miftahul Huda Islamic boarding school networking system that appears in peace, moderate, and tolerance appearance.***Pondok Pesantren Miftahul Huda semula identik dengan gerakan “radikal” baik karena pandangan eksklusivismenya dalam beragama, kritisisme terhadap Pemerintah, maupun karena keidentikkan beberapa personalnya dengan gerakan DI/TII dan FPI. Sejalan dengan dinamika internal dan eksternal, pondok pesantren ini pun mereorientasi gerakannya dari jihād fisik ke jalur pendidikan dan dakwah damai atau dalam perspektif Lukens-Bull dikenal sebagai jihad damai (peaceful jihād). Proses menjinakkan diri dan gerakannya, yang dikenal dengan deradikalisasi, dilalui oleh pondok pesantren ini dengan enam cara, yakni internalisasi nilai-nilai pesantren, perluasan perspektif keislaman, adopsi sistem sekolah, pendidikan hubb al-waṭan, penggunaan local wisdom, dan pendidikan keterampilan. Upaya deradikalisasi yang dilakukan Pondok Pesantren Miftahul Huda berkisar pada tiga strategi, yakni pencegahan, pemeliharaan budaya damai, dan pemulihan bagi yang terdampak radikal. Hasilnya, para santri, alumni, dan pesantren yang tergabung dalam sistem jaringan Pondok Pesantren Miftahul Huda muncul dalam wajah damai, moderat, dan toleran.
伊斯兰寄宿学校(Pondok Pesantren) mittahul Huda最初与激进主义运动相同,不仅因为其在宗教活动中的排他性,对政府的批评,而且其成员与DI/TII运动和FPI的认同。根据内部和外部的动态,这所寄宿学校将其运动从物理jihād重新定位到教育和和平dakwah的道路上,或者在Lukens-Bull看来,它是所谓的和平jihād。这种登机过程中的自我驯化和去激进化运动通过六种方式进行。他们正在内化寄宿学校的价值,增加伊斯兰教的观点,采用学校制度,提供hubb al-waṭan教育,利用地方智慧,发展技能教育。米塔胡达伊斯兰寄宿学校的去激进化策略分为三个方面;预防性去极端化、保护性去极端化和治疗性去极端化。结果表明,学生、校友和寄宿学校纳入了米夫塔胡达伊斯兰寄宿学校网络系统,呈现出和平、温和、宽容的面貌。***Pondok Pesantren mittahul Huda semula identik dengan gerakan " radical "(激进的),karena pandangan eksklusivismenya dalam beragama, kriisme terhadap Pemerintah, maupun karena keidentikkan beberapa personalya dengan gerakan DI/TII dan FPI。dan eksternal Sejalan dengan dinamika内部pondok pe-santren ini双关语mereorientasi gerakannya达里语》ād fisik ke jalur pendidikan丹dakwah专刊atau dalam perspektif Lukens-Bull dikenal sebagai圣战专刊(和平》ād)。Proses menjinakkan diri dan gerakannya, yang dikenal dengan deradikalisasi, dilalui oleh pondok pesantren ini dengan enam cara, yakni inter-nali-sasi nilai-nilai pesantren, perluasan perspektif keislaman, adopsi system sekolah, pendidikan hubb al-waṭan, penggunaan local wisdom, dan pendidikan keterampilan。Upaya deradikalisasi yang dilakukan Pondok Pesantren mittahul Huda berkisar padtiga strategy, yakni penegahan, pemeliharaan budaya damai, dan pemulihan bagi yang terdampak radical。Hasilnya, para santri,校友,dan pesantren yang tergabung dalam system jaringan Pondok pesantren mittahul Huda muncul dalam wajah damai, moderat, dan toleran。