Doni Sahat Tua Manalu, H. Harianto, Suharno Suharno, S. Hartoyo
{"title":"Permintaan Kopi Biji Indonesia di Pasar Internasional","authors":"Doni Sahat Tua Manalu, H. Harianto, Suharno Suharno, S. Hartoyo","doi":"10.21107/agriekonomika.v9i1.7346","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan Indonesia setelah kelapa sawit, karet dan kakao dengan jumlah ekspor kopi yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi domestik. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan kopi biji Indonesia di pasar Internasional. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model Linear Approximate Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) dengan menggunakan data time series dari tahun 1995 hingga 2017 dengan HS 090111. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi permintaan kopi biji Indonesia di Amerika Serikat adalah harga kopi row, Carea NTM, di Jepang adalah harga kopi Vietnam, populasi Jepang dan NTR Jepang terhadap Dollar, di Jerman adalah harga row dan Carea NTM. Kopi Indonesia bersifat elastis di negara importir utama Amerika Serikat, Jepang dan Jerman. Berdasarkan nilai elastisitas silang kopi Indonesia bersifat inelastis, kopi Indonesia bersifat komplementer dengan kopi Vietnam di pasar Amerika Serikat, sementara di pasar Jepang dan Jerman bersifat substitusi.","PeriodicalId":30765,"journal":{"name":"Agriekonomika","volume":"9 1","pages":"114-126"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-06-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"10","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Agriekonomika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v9i1.7346","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 10
Abstract
Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan Indonesia setelah kelapa sawit, karet dan kakao dengan jumlah ekspor kopi yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi domestik. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan kopi biji Indonesia di pasar Internasional. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model Linear Approximate Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) dengan menggunakan data time series dari tahun 1995 hingga 2017 dengan HS 090111. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi permintaan kopi biji Indonesia di Amerika Serikat adalah harga kopi row, Carea NTM, di Jepang adalah harga kopi Vietnam, populasi Jepang dan NTR Jepang terhadap Dollar, di Jerman adalah harga row dan Carea NTM. Kopi Indonesia bersifat elastis di negara importir utama Amerika Serikat, Jepang dan Jerman. Berdasarkan nilai elastisitas silang kopi Indonesia bersifat inelastis, kopi Indonesia bersifat komplementer dengan kopi Vietnam di pasar Amerika Serikat, sementara di pasar Jepang dan Jerman bersifat substitusi.