PEMANFAATAN STEARIN KELAPA SAWIT SEBAGAI EDIBLE COATING BUAH JERUK MEDAN (Citrus sinensis L.)

S. Aisyah, Rafael Remit Winardi
{"title":"PEMANFAATAN STEARIN KELAPA SAWIT SEBAGAI EDIBLE COATING BUAH JERUK MEDAN (Citrus sinensis L.)","authors":"S. Aisyah, Rafael Remit Winardi","doi":"10.25077/jtpa.27.1.1-6.2023","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pada umumnya produk-produk pertanian memiliki sifat yang mudah rusak, tidak tahan dalam jangka waktu yang lama dan tetap melakukan proses respirasi setelah dilakukan pemanenan. Salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan produk-produk pertanian adalah dengan melakukan coating pada permukaan buah atau produk hortikultura lainnya. Coating merupakan salah satu pengawetan yang diaplikasikan dan dibentuk secara langsung pada permukaan bahan pangan. Stearin merupakan salah satu produk hasil samping dari pabrik pengolahan minyak sawit yang masih sangat terbatas dalam penggunaannya sebagai coating. Stearin merupakan fraksi minyak sawit yang mengandung asam lemak dan tersusun atas trigliserida jenuh. Jeruk medan merupakan jeruk yang berasal dari Sumatera Utara yang termasuk varietas siam yang memiliki ciri-ciri berukuran sedang, tangkainya kuat, bentuknya yang lebih pipih dan gepeng, kulitnya tebal dan memiliki rasa yang manis serta bentuk bulir yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan stearin kelapa sawit sebagai edible coating pada buah jeruk medan serta menganalisis pengaruh stearin terhadap bentuk fisik dan kimia pada buah jeruk medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C buah jeruk Medan dengan penambahan stearin 0,2 gr (S2) pada penyimpanan 10 hari terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu 55 mg/100 gr sedangkan kadar vitamin C yang terendah terdapat pada buah jeruk Medan tanpa penambahan stearin dengan penyimpanan 0 hari dan dengan penambahan stearin 0,3 gr (S3) yang hanya 47 mg/100 gr. Kadar susut bobot yang tertinggi terjadi pada buah jeruk Medan tanpa penambahan stearin dengan penyimpanan 0 hari yaitu sebesar 5,02% sedangkan penurunan susut bobot terendah terjadi pada buah jeruk Medan dengan penambahan stearin 03 gr (S3) dan penyimpanan 15 hari yaitu sebasar 4,65%. Kata kunciedible coating; jeruk; stearin","PeriodicalId":32168,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi Pertanian Andalas","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi Pertanian Andalas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25077/jtpa.27.1.1-6.2023","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pada umumnya produk-produk pertanian memiliki sifat yang mudah rusak, tidak tahan dalam jangka waktu yang lama dan tetap melakukan proses respirasi setelah dilakukan pemanenan. Salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan produk-produk pertanian adalah dengan melakukan coating pada permukaan buah atau produk hortikultura lainnya. Coating merupakan salah satu pengawetan yang diaplikasikan dan dibentuk secara langsung pada permukaan bahan pangan. Stearin merupakan salah satu produk hasil samping dari pabrik pengolahan minyak sawit yang masih sangat terbatas dalam penggunaannya sebagai coating. Stearin merupakan fraksi minyak sawit yang mengandung asam lemak dan tersusun atas trigliserida jenuh. Jeruk medan merupakan jeruk yang berasal dari Sumatera Utara yang termasuk varietas siam yang memiliki ciri-ciri berukuran sedang, tangkainya kuat, bentuknya yang lebih pipih dan gepeng, kulitnya tebal dan memiliki rasa yang manis serta bentuk bulir yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan stearin kelapa sawit sebagai edible coating pada buah jeruk medan serta menganalisis pengaruh stearin terhadap bentuk fisik dan kimia pada buah jeruk medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C buah jeruk Medan dengan penambahan stearin 0,2 gr (S2) pada penyimpanan 10 hari terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu 55 mg/100 gr sedangkan kadar vitamin C yang terendah terdapat pada buah jeruk Medan tanpa penambahan stearin dengan penyimpanan 0 hari dan dengan penambahan stearin 0,3 gr (S3) yang hanya 47 mg/100 gr. Kadar susut bobot yang tertinggi terjadi pada buah jeruk Medan tanpa penambahan stearin dengan penyimpanan 0 hari yaitu sebesar 5,02% sedangkan penurunan susut bobot terendah terjadi pada buah jeruk Medan dengan penambahan stearin 03 gr (S3) dan penyimpanan 15 hari yaitu sebasar 4,65%. Kata kunciedible coating; jeruk; stearin
(柑桔)
一般来说,农产品在很长一段时间内都具有容易受损、不可持续的性质,并在种植后继续进行呼吸过程。延长农产品生命的一种方法是在水果或其他园艺产品表面制作涂层。涂层是一种直接在食品表面施加和形成的监督。硬脂酸是一家锯木特炼油厂的副产品之一,该炼油厂用作涂料的用途仍然非常有限。硬脂酸是含硫油的一部分,含有脂肪酸,由甘油三酯组成。Field Jerusalem是一种来自北苏门答腊的橙子,它包括各种各样的暹罗,具有其大小、缠结强烈、形状更厚、更厚、皮肤更厚、味道更甜、皮毛更大的特性。本研究的目的是将硬脂酸椰子酱用作田橙的可食用涂层,并分析硬脂酸对田橙物理和化学形态的影响。研究表明,在10天的储存中添加0.2克硬脂酸(S2)的棉兰橙的维生素C含量显著增加了55 mg/100克,而在0天的储存过程中未添加硬脂酸的棉兰橙子中发现最低的维生素C,添加0.3克硬脂酸时(S3)仅为47 mg/100克。棉花挤奶率最高的是不添加硬脂酸的梨,0天储存,即5.02%,而棉花挤奶率最低的是添加硬脂酸03克(S3)的梨,15天储存为4.65%。可锁定涂层字;橙色明星
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
15
审稿时长
24 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书