Kajian Fotostabilitas Senyawa Kurkumin dengan Penambahan Ion Logam Cu2+ Pada Irradiasi Sinar UV

A. Lestari, Cepi Kurniawan, Yusuf Nugi Nugraha, Sutikno Sutikno
{"title":"Kajian Fotostabilitas Senyawa Kurkumin dengan Penambahan Ion Logam Cu2+ Pada Irradiasi Sinar UV","authors":"A. Lestari, Cepi Kurniawan, Yusuf Nugi Nugraha, Sutikno Sutikno","doi":"10.15575/ak.v7i2.9439","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Senyawa kurkumin telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya dibidang fotovoltaik sebagai pemanen energi matahari yang akan dikonversi menjadi energi listrik. Keterbatasan dari senyawa ini adalah tidak stabil terhadap cahaya matahari karena adanya gugus keton dan gugus hidroksil. Kedua elektron bebas pada gugus ini dapat berinteraksi dengan logam membentuk senyawa kompleks. Pada penelitian ini, pengaruh ion logam Cu2+ terhadap sistem kristal dan stabilitas dikaji. Kurkumin yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurkumin komersial yang telah dipurifikasi. Kurkumin dalam pelarut methanol dilarutkan bersama CuSO4 dengan perbandingan mol 1:2. Setelah campuran di refluks kemudian diperoleh endapan dengan warna kuning tua. Endapan yang telah dikeringkan kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer XRD, FT-IR, dan UV-Vis. Tidak banyak perubahan yang teramati pada pola difraksi sinar-X, IR maupun UV-Vis. Sedikit pergeseran teramati mengindikasikan interaksi antara kurkumin dengan Cu2+. Pengujian fotostabilitas dilakukan dengan melarutkan senyawa kurkumin dan Cu2+-kurkumin dalam dimetilsulfoksida (DMSO) dimasukan dalam ruang dengan sumber lampu UV 10 watt. Pengamatan dilakukan selama 10 hari dan diukur absorbansi maksimum setiap satu hari menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis absorbansi menunjukkan terjadi pergeseran dan puncak baru pada senyawa kompleks pada panjang gelombang diatas 500 nm. Melalui perhitungan menggunakan orde 0, senyawa kurkumin dan Cu2+-kurkumin akan terdegradasi seluruhnya (absorbansi sama dengan 0) pada hari ke-16 dan ke-55. Kata Kunci: Senyawa analog kurkumin; Cu2+-kurkumin; Fotostabilitas; tetapan laju degradasi.","PeriodicalId":34816,"journal":{"name":"AlKimiya Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"AlKimiya Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.15575/ak.v7i2.9439","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Senyawa kurkumin telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya dibidang fotovoltaik sebagai pemanen energi matahari yang akan dikonversi menjadi energi listrik. Keterbatasan dari senyawa ini adalah tidak stabil terhadap cahaya matahari karena adanya gugus keton dan gugus hidroksil. Kedua elektron bebas pada gugus ini dapat berinteraksi dengan logam membentuk senyawa kompleks. Pada penelitian ini, pengaruh ion logam Cu2+ terhadap sistem kristal dan stabilitas dikaji. Kurkumin yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurkumin komersial yang telah dipurifikasi. Kurkumin dalam pelarut methanol dilarutkan bersama CuSO4 dengan perbandingan mol 1:2. Setelah campuran di refluks kemudian diperoleh endapan dengan warna kuning tua. Endapan yang telah dikeringkan kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer XRD, FT-IR, dan UV-Vis. Tidak banyak perubahan yang teramati pada pola difraksi sinar-X, IR maupun UV-Vis. Sedikit pergeseran teramati mengindikasikan interaksi antara kurkumin dengan Cu2+. Pengujian fotostabilitas dilakukan dengan melarutkan senyawa kurkumin dan Cu2+-kurkumin dalam dimetilsulfoksida (DMSO) dimasukan dalam ruang dengan sumber lampu UV 10 watt. Pengamatan dilakukan selama 10 hari dan diukur absorbansi maksimum setiap satu hari menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis absorbansi menunjukkan terjadi pergeseran dan puncak baru pada senyawa kompleks pada panjang gelombang diatas 500 nm. Melalui perhitungan menggunakan orde 0, senyawa kurkumin dan Cu2+-kurkumin akan terdegradasi seluruhnya (absorbansi sama dengan 0) pada hari ke-16 dan ke-55. Kata Kunci: Senyawa analog kurkumin; Cu2+-kurkumin; Fotostabilitas; tetapan laju degradasi.
Kurkumin复合光度研究,在紫外线照射下加入二金离子+
Kurkumin人工制品已被用于各个领域,其中一个领域是作为太阳能发电厂进行光伏种植,将其转化为电力。这种化合物的约束对阳光不稳定,因为存在酮滴和羟基滴。这个管上的两个自由电子都可以与金属相互作用,形成复杂的化合物。在本研究中,正在测试Cu2+金属离子对晶体系统和稳定性的影响。本研究中使用的姜黄素是一种经过商业验证的姜黄素。甲醇流中的姜黄素是用CuSO4进行的,具有1:2摩尔的比较。在混合反射后,然后得到一个旧黄色的庇护所。曝光量已经减少,然后使用XRD、FT-IR和UV-Vis分光光度计进行表征。在X射线、IR或UV-Vis衍射图案中没有观察到太多变化。观察到的轻微变化表明姜黄素和Cu2+之间存在相互作用。使用姜黄素化合物和Cu2+-姜黄素在二甲基亚砜(DMSO)中的光稳定性测试,用UV 10瓦光源插入空间。进行10天的观察,并使用UV-Vis分光光度计测量最大日吸收。对吸收的分析表明,在500nm以上的波长下,复杂社会中出现了新的偏移和峰值。通过使用0阶计算,姜黄素化合物和Cu2+-姜黄素将在第16天和第55天完全降解(吸收等于0)。Cu2+-姜黄素;光稳定性;降解率设置。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
8
审稿时长
12 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书