KAJIAN KANDUNGAN VITAMIN C, SIFAT FISIKOKIMIA, DAN SENSORI SELAI MANGGA ALPUKAT

A. Mujid, Titi Rohmayanti, A. Aminullah
{"title":"KAJIAN KANDUNGAN VITAMIN C, SIFAT FISIKOKIMIA, DAN SENSORI SELAI MANGGA ALPUKAT","authors":"A. Mujid, Titi Rohmayanti, A. Aminullah","doi":"10.25077/JTPA.25.2.138-144.2021","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Selai merupakan makanan semi padat yang terbuat dari gula, pektin dan asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari suhu dan lama pemasakan terhadap perubahan kandungan vitamin C, sifat fisikokimia, dan kesukaan selai mangga alpukat, serta mendapatkan proses pengolahan selai terpilih. Metode penelitian meliputi pengujian kadar vitamin C pada buah mangga alpukat dan pembuatan selai mangga alpukat dengan melibatkan suhu pemasakan (70ºC, 75ºC dan 80ºC) dan lama pemasakan (15, 20 dan 25 menit) melalui rancangan acak lengkap faktorial dengan dua kali pengulangan. Analisis produk selai meliputi kadar vitamin C, kadar air, pH, total padatan terlarut (TPT), dan viskositas yang kemudian dibandingkan dengan selai buah komersil dan selanjutnya dilakukan uji hedonik pada parameter warna, rasa, aroma, dan kemudahan oles. Kadar vitamin C pada buah mangga alpukat menunjukkan nilai sebesar 41,523±4,894 mg/per 100 gram bahan. Kemudian, diperoleh hasil bahwa terjadi penurunan kadar vitamin C selai dibandingkan dengan buahnya sebesar 39-66%. Selain itu, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan lama pemasakan dapat menurunkan kadar vitamin C dan kadar air, namun meningkatkan pH, TPT, dan viskositas selai secara signifikan. Proses pemasakan selai terpilih melalui pembandingan vitamin C dan sifat fisikokimia selai buah komersil adalah selai yang diolah pada suhu 70ºC selama 20 menit dan 25 menit serta suhu 75ºC selama 20 menit. Berdasarkan analisis kesukaan dari ketiga selai ini, selai yang diolah pada suhu 70ºC selama 20 menit merupakan selai terpilih yang mangandung vitamin C 22,43 mg/100g, viskositas 11650±42 cP, kadar air 37,10±0,13%, pH 3,407±0,001, dan TPT 53,5±0,7%.","PeriodicalId":32168,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi Pertanian Andalas","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi Pertanian Andalas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25077/JTPA.25.2.138-144.2021","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Selai merupakan makanan semi padat yang terbuat dari gula, pektin dan asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari suhu dan lama pemasakan terhadap perubahan kandungan vitamin C, sifat fisikokimia, dan kesukaan selai mangga alpukat, serta mendapatkan proses pengolahan selai terpilih. Metode penelitian meliputi pengujian kadar vitamin C pada buah mangga alpukat dan pembuatan selai mangga alpukat dengan melibatkan suhu pemasakan (70ºC, 75ºC dan 80ºC) dan lama pemasakan (15, 20 dan 25 menit) melalui rancangan acak lengkap faktorial dengan dua kali pengulangan. Analisis produk selai meliputi kadar vitamin C, kadar air, pH, total padatan terlarut (TPT), dan viskositas yang kemudian dibandingkan dengan selai buah komersil dan selanjutnya dilakukan uji hedonik pada parameter warna, rasa, aroma, dan kemudahan oles. Kadar vitamin C pada buah mangga alpukat menunjukkan nilai sebesar 41,523±4,894 mg/per 100 gram bahan. Kemudian, diperoleh hasil bahwa terjadi penurunan kadar vitamin C selai dibandingkan dengan buahnya sebesar 39-66%. Selain itu, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan lama pemasakan dapat menurunkan kadar vitamin C dan kadar air, namun meningkatkan pH, TPT, dan viskositas selai secara signifikan. Proses pemasakan selai terpilih melalui pembandingan vitamin C dan sifat fisikokimia selai buah komersil adalah selai yang diolah pada suhu 70ºC selama 20 menit dan 25 menit serta suhu 75ºC selama 20 menit. Berdasarkan analisis kesukaan dari ketiga selai ini, selai yang diolah pada suhu 70ºC selama 20 menit merupakan selai terpilih yang mangandung vitamin C 22,43 mg/100g, viskositas 11650±42 cP, kadar air 37,10±0,13%, pH 3,407±0,001, dan TPT 53,5±0,7%.
维生素C含量、生理和鳄梨芒果酱感官的研究
果酱是由糖、果胶和柠檬酸制成的半固态食物。这项研究的目的是研究温度和成熟对维生素C含量、生理和鳄梨酱口味变化的影响,并获得选定的果酱处理过程。研究方法包括芒果的维生素C含量测试参与的牛油果和芒果和鳄梨酱制作成熟(70ºC的温度,75ºC和80ºC)和成熟时间(15、20和25分钟)通过随机设计完整的阶乘重复两次。果酱产品的分析包括维生素C、水份、pH值、总溶解固体(TPT)和粘度,然后与商用水果果酱进行酒精测试,在颜色参数、味道、气味和上光性上进行。维生素C含量在水果芒果和鳄梨展示价值高达41,523±4,894毫克/每100克的材料。后来发现果酱的维生素C含量比水果少了39-66%。此外,统计分析表明,温度的增加和成熟的时间可能会降低维生素C和水分水平,但显著增加果酱的pH、TPT和粘度。成熟果酱当选过程通过热湿果酱的维生素C和性质比较商业的果酱、水果加工温度70ºC 20分钟和25分钟和20分钟温度75ºC。根据分析的果酱这三种模式中,最喜欢的果酱加工温度70ºC 20分钟mangandung当选的是果酱22,43 mg / 100g,维生素C粘度11650 42±cP,水位37.10±0,13%,pH 3,407±0.001,TPT 53.5±0.7%。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
15
审稿时长
24 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书