RESPON ARBILA (Phaseolus lunatus L.) TERHADAP PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL BOKASHI DAUN GAMAL DAN FESES KAMBING

B. B. Koten, R. Wea, Rosalin Kana Tiry, Seni Otto, Apriana Wasti Belandina Selan, Welius Yikwa, Allan Prima Titong
{"title":"RESPON ARBILA (Phaseolus lunatus L.) TERHADAP PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL BOKASHI DAUN GAMAL DAN FESES KAMBING","authors":"B. B. Koten, R. Wea, Rosalin Kana Tiry, Seni Otto, Apriana Wasti Belandina Selan, Welius Yikwa, Allan Prima Titong","doi":"10.21059/buletinpeternak.v46i2.72519","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian yang bertujuan mengevaluasi respon arbila terhadap penambahan berbagai level bokashi daun gamal dan feses kambing, telah dilaksanakan selama 5 bulan di lahan Politani Kupang. Bahan dan alat yang digunakan adalah benih arbila, daun gamal, feses kambing, timbangan berkapasitas 50 dan 5  kg, EM4, gula pasir dan air. Penelitian ini dirancang dengan rancangan acak lengkap, 4 perlakuan 5 ulangan,  terdiri dari P0: tanpa bokashi (control),  P5: 5 ton bokashi/ha, P10 : 10 ton bokashi/ha,  dan P15: 15 ton bokashi/ha. Variabel yang diukur adalah jumlah bintil akar (bintil), persentase bintil akar efektif (%), serapan nitrogen (g/polibag), diameter batang (mm),  pertambahan jumlah daun (daun/minggu), ratio batang dan daun, produksi hijauan (bahan segar (BS), bahan kering (BK), bahan organik (BO) dan produksi protein kasar (PK) hijauan   (g/polybag), nilai nutrient (%) (bahan kering (BK), BO, PK, serat kasar (SK), lemak kasar (LK) dan abu). Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa level bokashi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan jumlah daun, produksi BO dan produksi PK  hijauan, berpengaruh nyata (P<0,05), terhadap jumlah bintil akar, serapan nitrogen,  diameter batang, produksi BS dan BK hijauan,  kadar BK,  BO, PK, SK, BETN, dan Abu. tetapi tidak berdampak terhadap persentasi bintil akar efektif, ratio batang dan daun serta kadar lemak hijauan arbila. Uji Duncan menunjukkan bahwa perlakuan P15,  hasilkan jumlah bintil akar, serapan N, pertambahan jumlah daun, produksi BS, BK,  BO dan PK hijauan, kadar BO, PK, dan BETN  tertinggi. Disimpulkan bahwa arbila memberikan respon positif terhadap  level bokashi berbahan daun gamal dan feses kambing  dengan level terbaik adalah 15 ton/ha.","PeriodicalId":31305,"journal":{"name":"Buletin Peternakan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Buletin Peternakan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v46i2.72519","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penelitian yang bertujuan mengevaluasi respon arbila terhadap penambahan berbagai level bokashi daun gamal dan feses kambing, telah dilaksanakan selama 5 bulan di lahan Politani Kupang. Bahan dan alat yang digunakan adalah benih arbila, daun gamal, feses kambing, timbangan berkapasitas 50 dan 5  kg, EM4, gula pasir dan air. Penelitian ini dirancang dengan rancangan acak lengkap, 4 perlakuan 5 ulangan,  terdiri dari P0: tanpa bokashi (control),  P5: 5 ton bokashi/ha, P10 : 10 ton bokashi/ha,  dan P15: 15 ton bokashi/ha. Variabel yang diukur adalah jumlah bintil akar (bintil), persentase bintil akar efektif (%), serapan nitrogen (g/polibag), diameter batang (mm),  pertambahan jumlah daun (daun/minggu), ratio batang dan daun, produksi hijauan (bahan segar (BS), bahan kering (BK), bahan organik (BO) dan produksi protein kasar (PK) hijauan   (g/polybag), nilai nutrient (%) (bahan kering (BK), BO, PK, serat kasar (SK), lemak kasar (LK) dan abu). Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa level bokashi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan jumlah daun, produksi BO dan produksi PK  hijauan, berpengaruh nyata (P<0,05), terhadap jumlah bintil akar, serapan nitrogen,  diameter batang, produksi BS dan BK hijauan,  kadar BK,  BO, PK, SK, BETN, dan Abu. tetapi tidak berdampak terhadap persentasi bintil akar efektif, ratio batang dan daun serta kadar lemak hijauan arbila. Uji Duncan menunjukkan bahwa perlakuan P15,  hasilkan jumlah bintil akar, serapan N, pertambahan jumlah daun, produksi BS, BK,  BO dan PK hijauan, kadar BO, PK, dan BETN  tertinggi. Disimpulkan bahwa arbila memberikan respon positif terhadap  level bokashi berbahan daun gamal dan feses kambing  dengan level terbaik adalah 15 ton/ha.
ARBILA反应(Phaseolus lunatus L)增加不同水平的博卡什叶甘玛尔和山羊粪便
一项旨在评估仲裁对添加不同水平的博卡什老叶和羊茅的反应的研究,已在波兰库邦土地上进行了5个月。所用的成分和工具是小辣椒种子、老叶子、山羊粪便、50公斤和5公斤重、EM4、沙糖和水。本研究采用完全随机设计,4次重复5次操作,包括P0:无bokashi(对照),[UNK]P5:5吨bokashi/公顷,P10:10吨bokashi/公顷、[UNK]和P15:15吨bokashi/公顷。测量的变量是根箱(箱)的数量、有效根箱的百分比(%)、氮片(g/多袋)、树皮直径(mm)、叶片增加量(叶片/周)、树皮和叶片比例、绿色产量(新鲜材料(BS)、干物质(BK)、有机材料(BO)和生蛋白产量(PK)绿色(g/多袋子)、营养价值(%),-粗纤维(SK)、粗脂肪(LK)和灰分)。对数据进行扫描,并使用Duncan Test恢复。变异分析表明,博卡施水平对叶片的增加、BO产量和PK产量[UNK]绿色有非常实际的影响(P<0.01),对根的数量、氮片、树皮直径、BS和BK产量、BK速率、BO、PK、SK、BETN和Abu有非常实际的影响(P<0.05)。但不影响有效根率、皮叶比和绿油率。邓肯试验表明,P15行为,产生的根数、N均匀,增加的叶片数、BS产量、BK、[UNK]BO和PK绿,BO、PK和BETN水平最高。结果表明,arbila对不同的老叶和山羊叶片的bokashi水平有积极的反应,最佳水平为15吨/公顷。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
29
审稿时长
4 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书