Kiki Puspita Amalia, M. Ekayani, Nurjanah Nurjanah
{"title":"Pemetaan dan Alternatif Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan di Indonesia","authors":"Kiki Puspita Amalia, M. Ekayani, Nurjanah Nurjanah","doi":"10.17844/jphpi.v24i3.37436","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pasteurized crab meat merupakan salah satu ekspor terbesar komoditas hasil perikanan di Indonesia. Unit pengolahan ikan (UPI) menerima bahan baku berupa daging rajungan dari miniplant, hal ini menyisakan limbah rajungan yang cukup besar karena sekitar 50-60% bagian tubuh rajungan adalah cangkang. Penelitian ini bertujuan memetakan rantai pasok terkait pemanfaatan limbah rajungan, termasuk menghitung potensi limbah, nilai ekonomi dan identifikasi alternatif pemanfaatan limbah rajungan. Metode yang dilakukan dengan deskripsi kualitatif, benefit transfer, dan analisis pendapatan. Data hasil penelitian memetakan rantai pasok terkait pemanfaatan limbah rajungan di delapan provinsi berdasarkan pada 37 UPI yang mengolah pasteurized crab meat dan 148 miniplant di sembilan provinsi pemasok bahan baku. Berdasarkan pilihan utama alternatif pemanfaatan oleh responden, jumlah cangkang yang tersedia di setiap provinsi dan nilai ekonomi yang tinggi dari kitosan maka limbah cangkang sangat potensial jika dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku kitin dan kitosan.","PeriodicalId":30671,"journal":{"name":"Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.17844/jphpi.v24i3.37436","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Pasteurized crab meat merupakan salah satu ekspor terbesar komoditas hasil perikanan di Indonesia. Unit pengolahan ikan (UPI) menerima bahan baku berupa daging rajungan dari miniplant, hal ini menyisakan limbah rajungan yang cukup besar karena sekitar 50-60% bagian tubuh rajungan adalah cangkang. Penelitian ini bertujuan memetakan rantai pasok terkait pemanfaatan limbah rajungan, termasuk menghitung potensi limbah, nilai ekonomi dan identifikasi alternatif pemanfaatan limbah rajungan. Metode yang dilakukan dengan deskripsi kualitatif, benefit transfer, dan analisis pendapatan. Data hasil penelitian memetakan rantai pasok terkait pemanfaatan limbah rajungan di delapan provinsi berdasarkan pada 37 UPI yang mengolah pasteurized crab meat dan 148 miniplant di sembilan provinsi pemasok bahan baku. Berdasarkan pilihan utama alternatif pemanfaatan oleh responden, jumlah cangkang yang tersedia di setiap provinsi dan nilai ekonomi yang tinggi dari kitosan maka limbah cangkang sangat potensial jika dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku kitin dan kitosan.