Dio Catur Prasetyohadi, Hat Pujiati, Irana Astutiningsih
{"title":"Magical Realism-Like in Shakespeare's A Midsummer Night's Dream (Serupa Realisme Magis dalam “A Midsummer Night's Dream” karya Shakespeare)","authors":"Dio Catur Prasetyohadi, Hat Pujiati, Irana Astutiningsih","doi":"10.26499/jentera.v7i1.508","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This article uses concepts of magical realism by Wendy B. Faris to analyze Shakespeare's A Midsummer Night's Dream. We analyze elements of magical realism of the work in mapping discourses between the text and the real life. The chosen material object that published earlier than the theory we chose make this work contributes to describe the trace of the civilization development; event of in-betweeness of human consciousness. However, we have found that A Midsummer Night’s Dream is only a magical realism-like mode, since realism is dominant in the text as the trace of modernity. Meanwhile, the characteristics of Magical Realism that is postulated by Faris is in-between realism and fantasy as a trace of transition era; modern to postmodern. Abstrak: Artikel ini menggunakan konsep-konsep realism magis oleh Wendy B. Faris untuk menganalisis “A Midsummer Night’s Dream” karya Shakespeare. Kami menganalisis elemen-elemen realism magis yang ada dalam karya untuk memetakan wacana-wacana yang ada antara teks dan kenyataan. Pemilihan objek materi yang telah dipublikasi lebih awal dari kelahiran teori yangkami pilih ini berkontribusi untuk menjelaskan jejak perkembanan peradaban Kebudayaan; peristiwa keberantaraan pada kesadaran manusia. Namun demikian, kami menemukan bahwa “A Midsummer Night’s Dream” hanyalah moda tulisan Serupa Realisme Magis, karena dominan teks lebih pada realisme yang merupakan jejak dari modernitas. Sementara syarat realism magis yang ditawarkan Faris adalah keberantaraan realisme dan fantasi sebagai jejak era transisi modern menuju postmodern.","PeriodicalId":32593,"journal":{"name":"Jentera Jurnal Kajian Sastra","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jentera Jurnal Kajian Sastra","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26499/jentera.v7i1.508","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
This article uses concepts of magical realism by Wendy B. Faris to analyze Shakespeare's A Midsummer Night's Dream. We analyze elements of magical realism of the work in mapping discourses between the text and the real life. The chosen material object that published earlier than the theory we chose make this work contributes to describe the trace of the civilization development; event of in-betweeness of human consciousness. However, we have found that A Midsummer Night’s Dream is only a magical realism-like mode, since realism is dominant in the text as the trace of modernity. Meanwhile, the characteristics of Magical Realism that is postulated by Faris is in-between realism and fantasy as a trace of transition era; modern to postmodern. Abstrak: Artikel ini menggunakan konsep-konsep realism magis oleh Wendy B. Faris untuk menganalisis “A Midsummer Night’s Dream” karya Shakespeare. Kami menganalisis elemen-elemen realism magis yang ada dalam karya untuk memetakan wacana-wacana yang ada antara teks dan kenyataan. Pemilihan objek materi yang telah dipublikasi lebih awal dari kelahiran teori yangkami pilih ini berkontribusi untuk menjelaskan jejak perkembanan peradaban Kebudayaan; peristiwa keberantaraan pada kesadaran manusia. Namun demikian, kami menemukan bahwa “A Midsummer Night’s Dream” hanyalah moda tulisan Serupa Realisme Magis, karena dominan teks lebih pada realisme yang merupakan jejak dari modernitas. Sementara syarat realism magis yang ditawarkan Faris adalah keberantaraan realisme dan fantasi sebagai jejak era transisi modern menuju postmodern.
《仲夏夜之梦》中的魔幻现实主义(Serupa Realisme Magis dalam《仲夏夜之梦》)
本文运用Wendy B. Faris的魔幻现实主义概念来分析莎士比亚的《仲夏夜之梦》。我们分析了作品中魔幻现实主义的元素,将文本与现实生活的话语映射在一起。所选择的比我们所选择的理论更早发表的实物使本著作有助于描述文明发展的痕迹;人类意识的中间事件。然而,我们发现《仲夏夜之梦》只是一种魔幻的现实主义模式,因为现实主义作为现代性的痕迹在文本中占据主导地位。同时,法里斯所假定的魔幻现实主义的特征是介于现实主义和幻想之间,作为过渡时代的痕迹;从现代到后现代。摘要:阿蒂克尔尼·蒙古纳坎·康塞普——康塞普的现实主义魔法师,温蒂·法里斯的《仲夏夜之梦》出自莎士比亚之手。Kami menganalis元素-元素现实主义magis yang ada dalam karya untuk memetakan wacana-wacana yang ada antara teks dankenyataan。【中文译文】【中文译文】【中文译文】【中文译文】[Peristiwa keberantaraan pada kesadaran]。Namun demikian, kami menemukan bahwa“仲夏夜之梦”,kanyalah moda tulisan Serupa Realisme Magis, karena dominan teks lebih pada Realisme yang merupakan jejak dari modernitas。Sementara syarat现实主义magis yang ditawarkan Faris adalah keberantaraan现实主义dan fantasi sebagai jejak时代transisi modern menuju后现代。