Peningkatan volume pemurnian minyak ikan tuna (Thunnus sp.) dari hasil samping pengalengan

Adenia Cahyatie Aprillia, S. H. Suseno, Bustami Ibrahim
{"title":"Peningkatan volume pemurnian minyak ikan tuna (Thunnus sp.) dari hasil samping pengalengan","authors":"Adenia Cahyatie Aprillia, S. H. Suseno, Bustami Ibrahim","doi":"10.17844/jphpi.v26i1.43786","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Industri pengalengan ikan menghasilkan produk samping berupa minyak ikan yang mengandung bahan non minyak dengan mutu rendah di bawah standar IFOS (International Fish Oil Standard), sehingga perlu dilakukan pemurnian dengan netralisasi dan bleaching menggunakan sentrifugasi untuk mendapatkan minyak ikan yang sesuai dengan kebutuhan pangan. Hasil penelitian terdahulu umumnya terbatas pada skala yang kecil, kuantitas, dan kualitas minyak tuna yang dihasilkan bervariasi, sehingga penerapannya di lapangan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak dapat langsung diadopsi. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh proses pemurnian minyak ikan tuna yang sesuai dengan standar IFOS. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) dengan taraf perlakuan volume pemurnian (5; 7,5; 10)L menggunakan sentrifugasi dengan kecepatan 10.000 rpm selama 10 menit. Analisis pengujian yang dilakukan meliputi kadar asam lemak bebas (FFA), nilai peroksida (PV), nilai p-anisidin (p-Anv), total oksidasi (totoks), nilai kejernihan, nilai rendemen, kandungan logam berat, dan profil asam lemak. Total asam lemak jenuh (SFA) pada minyak ikan tuna kasar sebesar 22,46%. Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yaitu 25,38%, sedangkan asam lemak tak jenuh majemuk (PUFA) yaitu 25,01%. PUFA didominasi oleh DHA yaitu 15,57%, sementara kandungan asam lemak EPA yaitu 3,15%. Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan volume pemurnian 10 L dengan parameter oksidasi yakni asam lemak bebas (FFA) 0,36±0,05%, bilangan peroksida (PV) 6,87±0,09 mEq/kg, bilangan p-anisidin (p-AnV) 6,28±0,1 mEq/kg; nilai total oksidasi (totoks) 20±0,29 mEq/kg, parameter fisika yakni kejernihan 91,88±0,04%, dengan nilai rendemen yakni 87±1,70%.","PeriodicalId":30671,"journal":{"name":"Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.17844/jphpi.v26i1.43786","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Industri pengalengan ikan menghasilkan produk samping berupa minyak ikan yang mengandung bahan non minyak dengan mutu rendah di bawah standar IFOS (International Fish Oil Standard), sehingga perlu dilakukan pemurnian dengan netralisasi dan bleaching menggunakan sentrifugasi untuk mendapatkan minyak ikan yang sesuai dengan kebutuhan pangan. Hasil penelitian terdahulu umumnya terbatas pada skala yang kecil, kuantitas, dan kualitas minyak tuna yang dihasilkan bervariasi, sehingga penerapannya di lapangan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak dapat langsung diadopsi. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh proses pemurnian minyak ikan tuna yang sesuai dengan standar IFOS. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) dengan taraf perlakuan volume pemurnian (5; 7,5; 10)L menggunakan sentrifugasi dengan kecepatan 10.000 rpm selama 10 menit. Analisis pengujian yang dilakukan meliputi kadar asam lemak bebas (FFA), nilai peroksida (PV), nilai p-anisidin (p-Anv), total oksidasi (totoks), nilai kejernihan, nilai rendemen, kandungan logam berat, dan profil asam lemak. Total asam lemak jenuh (SFA) pada minyak ikan tuna kasar sebesar 22,46%. Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yaitu 25,38%, sedangkan asam lemak tak jenuh majemuk (PUFA) yaitu 25,01%. PUFA didominasi oleh DHA yaitu 15,57%, sementara kandungan asam lemak EPA yaitu 3,15%. Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan volume pemurnian 10 L dengan parameter oksidasi yakni asam lemak bebas (FFA) 0,36±0,05%, bilangan peroksida (PV) 6,87±0,09 mEq/kg, bilangan p-anisidin (p-AnV) 6,28±0,1 mEq/kg; nilai total oksidasi (totoks) 20±0,29 mEq/kg, parameter fisika yakni kejernihan 91,88±0,04%, dengan nilai rendemen yakni 87±1,70%.
侧翼处理结果使金枪鱼油净化量增加(Thunnus sp.)
鱼粉行业生产的鱼油副产品含有低分子低于IFOS(国际鱼油标准)的非油性油,因此有必要使用离心法进行中和和漂白纯化,以获得适合食用的鱼油。以往的研究结果通常局限于小规模,生产的金枪鱼油的数量和质量各不相同,因此无法直接采用其在小型企业领域的应用。本研究的目的是获得一种符合IFOS标准的金枪鱼油净化工艺。本研究采用全随机设计实验方法(RAL),体积纯化过程(5;7.5;10)L,以10000rpm的速度离心10分钟。进行的测试分析包括游离脂肪酸(FFA)、过氧化物(PV)、对苯胺(p-Anv)、总氧化(totox)、纯度值、下降值、重金属含量和脂肪酸概况。金枪鱼粗油中的总脂肪酸含量为22.46%。不饱和脂肪酸(MUFA)占25.38%,不饱和脂肪酸酯(PUFA)占25.01%。PUFA以DHA为主,占15.57%,而EPA脂肪酸占3.15%。在氧化参数为:游离脂肪酸(FFA)0.36±0.05%,过氧化值(PV)6.87±0.09mEq/kg,对茴香胺值(p-AnV)6.28±0.1mEq/kg的纯化体积10L的处理中实现的最佳实践;总氧化(totox)值为20±0.29mEq/kg,物理参数为纯度91.88±0.04%,下降值为87±1.70%。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
CiteScore
1.00
自引率
0.00%
发文量
34
审稿时长
10 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书