Y. Irhasyuarna, M. Kusasi, F. Fahmi, H. Fajeriadi, Wahyu Redha Aulia, Saidatun Nikmah, Zulfa Rahili
{"title":"Integrated science teaching materials with local wisdom insights to improve students' critical thinking ability","authors":"Y. Irhasyuarna, M. Kusasi, F. Fahmi, H. Fajeriadi, Wahyu Redha Aulia, Saidatun Nikmah, Zulfa Rahili","doi":"10.20527/bino.v4i3.14148","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Critical thinking in science learning emphasizes students' knowledge and understanding of scientific concepts and processes needed to make decisions in real conditions. Students who have the ability to think critically are expected to be able to face problems and make decisions intelligently and based on information to live a better life. This study aims to improve students' critical thinking skills by developing teaching materials based on local wisdom. The results showed that the learning carried out significantly affected the level of critical thinking of students, both viewed as a whole (z=-4.731; p-value=0.000<0.05) or based on three aspects of critical thinking separately (p-value=0.000<0.05). The results of this study recommend that the use of teaching materials with local wisdom in science learning materials, especially materials that make up the ecosystem, must be optimized, both at the school and university levels.Abstrak Berpikir kritis dalam pembelajaran sains menekankan pada pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep ilmiah dan proses yang diperlukan untuk mengambil keputusan dalam kondisi nyata. Mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis diharapkan mampu menghadapi masalah serta mengambil keputusan secara cerdas dan berbasis informasi agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dengan mengembangkan bahan ajar berwawasan kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan mempengaruhi tingkat berpikir kritis mahasiswa secara signifikan, baik dilihat secara keseluruhan (z=-4,731; p-value=0,000<0,05), maupun berdasarkan tiga aspek berpikir kritis secara terpisah (p-value=0,000<0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan agar penggunaan bahan ajar berwawasan kearifan lokal dalam materi pembelajaran sains khususnya materi yang membentuk ekosistem perlu dioptimalkan, baik dalam level sekolah maupun pada tingkat perguruan tinggi.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/bino.v4i3.14148","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Critical thinking in science learning emphasizes students' knowledge and understanding of scientific concepts and processes needed to make decisions in real conditions. Students who have the ability to think critically are expected to be able to face problems and make decisions intelligently and based on information to live a better life. This study aims to improve students' critical thinking skills by developing teaching materials based on local wisdom. The results showed that the learning carried out significantly affected the level of critical thinking of students, both viewed as a whole (z=-4.731; p-value=0.000<0.05) or based on three aspects of critical thinking separately (p-value=0.000<0.05). The results of this study recommend that the use of teaching materials with local wisdom in science learning materials, especially materials that make up the ecosystem, must be optimized, both at the school and university levels.Abstrak Berpikir kritis dalam pembelajaran sains menekankan pada pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep ilmiah dan proses yang diperlukan untuk mengambil keputusan dalam kondisi nyata. Mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis diharapkan mampu menghadapi masalah serta mengambil keputusan secara cerdas dan berbasis informasi agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dengan mengembangkan bahan ajar berwawasan kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan mempengaruhi tingkat berpikir kritis mahasiswa secara signifikan, baik dilihat secara keseluruhan (z=-4,731; p-value=0,000<0,05), maupun berdasarkan tiga aspek berpikir kritis secara terpisah (p-value=0,000<0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan agar penggunaan bahan ajar berwawasan kearifan lokal dalam materi pembelajaran sains khususnya materi yang membentuk ekosistem perlu dioptimalkan, baik dalam level sekolah maupun pada tingkat perguruan tinggi.
科学学习中的批判性思维强调学生对科学概念的认识和理解,以及在实际条件下做出决策所需的过程。具有批判性思考能力的学生,应该能够面对问题,根据信息做出明智的决定,过上更好的生活。本研究旨在以地方智慧为基础,开发教材,提高学生的批判性思维能力。结果表明,学习的进行显著影响学生的批判性思维水平,无论是从整体上看(z=-4.731;p值=0.000<0.05)或分别基于批判性思维的三个方面(p值=0.000<0.05)。本研究的结果建议,在科学学习材料中使用具有当地智慧的教材,特别是构成生态系统的教材,必须在学校和大学层面进行优化。【摘要】Berpikir kritis dalam penbelajaran sains menekankan pada pengetahuan danpemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep ilmiah danproproyang diperlukan untuk mengbil keputusan dalam kondisi nyata。Mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis diharapkan mampu menghadapi masalah, serta mengambil keputusan secara, seras, seras, informasi agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik。Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dengan mengembangkan bahan ajar berwawasan kearifan local。Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan mempengaruhi tingkat berpikir kritis mahasiswa secara signikan, baik dilihat secara keseluruhan (z=-4,731;p值= 0000 < 0.05),maupun berdasarkan tiga ask berpikir kritis secara terpisah (p值= 0000 < 0.05)。Hasil penelitian ini merekomendasikan agar penggunaan bahan ajar berwawasan kearifan local dalam materi pembelajan sains khususnya materi yang membentuk ekosystem perlu dioptimalkan, baik dalam level sekolah maupun padtingkat perguruan tinggi。