Pemberian Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Perbaikan Profil Lipid dan Ketebalan Aorta pada Tikus Model Prediabetes Mellitus

AyuningtyasDian Ariestiningsih, Anggun Rindang Cempaka, Inggita Kusumastuty, Aladhiana Cahyaningrum, Sindi Setiawati, Diandra Arintya, Ulul Azmi, Putri Salwa, Huzaifah Malahayati, Rizka Azhari Wibowo, D. Handayani
{"title":"Pemberian Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Perbaikan Profil Lipid dan Ketebalan Aorta pada Tikus Model Prediabetes Mellitus","authors":"AyuningtyasDian Ariestiningsih, Anggun Rindang Cempaka, Inggita Kusumastuty, Aladhiana Cahyaningrum, Sindi Setiawati, Diandra Arintya, Ulul Azmi, Putri Salwa, Huzaifah Malahayati, Rizka Azhari Wibowo, D. Handayani","doi":"10.20473/amnt.v8i2.2024.278-289","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Konsumsi makanan dan minuman kemasan dengan kandungan tinggi fruktosa mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya sindrom metabolik, meliputi resistensi insulin, peningkatan tekanan darah, dan gangguan profil lipid. Daun kelor (Moringa oleifera) dengan kandungan senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan diketahui mampu memperbaiki metabolisme lemak dan glukosa darah.                                                                                             \nTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk daun kelor (Moringa oleifera) dalam mengontrol kondisi sindrom metabolik melalui identifikasi profil lipid dan ketebalan aorta pada prediabetes mellitus. \nMetode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan pendekatan post test only control group design. Sebanyak 35 ekor tikus putih (Rattus novergicus) galur Wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok K0 (pakan standar), E1 (sonde fruktosa 66% selama 16 minggu), E2 (sonde fruktosa 66% selama 12 minggu), E3 (sonde fruktosa 66%+kuersetin 50 mg/kg BB), dan E4 (sonde fruktosa 66%+serbuk daun kelor 500 mg/kg BB). Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. \nHasil penelitian: Kadar kolesterol total, HDL kolesterol, dan ketebalan dinding aorta berbeda signifikan antarkelompok perlakuan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar trigliserida, LDL kolesterol, dan massa jaringan lemak putih antar kelompok perlakuan. \nKesimpulan: Pemberian serbuk daun kelor selama 4 minggu menunjukkan perbaikan profil lipid dan ketebalan dinding aorta pada kondisi prediabetes mellitus.","PeriodicalId":32969,"journal":{"name":"Amerta Nutrition","volume":" 25","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Amerta Nutrition","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20473/amnt.v8i2.2024.278-289","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi makanan dan minuman kemasan dengan kandungan tinggi fruktosa mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya sindrom metabolik, meliputi resistensi insulin, peningkatan tekanan darah, dan gangguan profil lipid. Daun kelor (Moringa oleifera) dengan kandungan senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan diketahui mampu memperbaiki metabolisme lemak dan glukosa darah.                                                                                             Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk daun kelor (Moringa oleifera) dalam mengontrol kondisi sindrom metabolik melalui identifikasi profil lipid dan ketebalan aorta pada prediabetes mellitus. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan pendekatan post test only control group design. Sebanyak 35 ekor tikus putih (Rattus novergicus) galur Wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok K0 (pakan standar), E1 (sonde fruktosa 66% selama 16 minggu), E2 (sonde fruktosa 66% selama 12 minggu), E3 (sonde fruktosa 66%+kuersetin 50 mg/kg BB), dan E4 (sonde fruktosa 66%+serbuk daun kelor 500 mg/kg BB). Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian: Kadar kolesterol total, HDL kolesterol, dan ketebalan dinding aorta berbeda signifikan antarkelompok perlakuan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar trigliserida, LDL kolesterol, dan massa jaringan lemak putih antar kelompok perlakuan. Kesimpulan: Pemberian serbuk daun kelor selama 4 minggu menunjukkan perbaikan profil lipid dan ketebalan dinding aorta pada kondisi prediabetes mellitus.
辣木(Moringa oleifera)叶粉对糖尿病前期模型大鼠血脂谱和主动脉厚度的改善作用
背景:近年来,果糖含量高的包装食品和饮料的消费量有所增加。这增加了患代谢综合征的风险,包括胰岛素抵抗、血压升高和血脂紊乱。众所周知,含有生物活性化合物的辣木(Moringa oleifera)叶片具有抗氧化功能,可改善脂肪代谢和血糖。 研究目的本研究旨在通过鉴定糖尿病前期患者的血脂状况和主动脉厚度,确定辣木(Moringa oleifera)叶粉在控制代谢综合征方面的效果。研究方法本研究是一项实验研究,采用后测对照组设计方法。研究人员将 35 只雄性 Wistar 株系白鼠(Rattus novergicus)分为 5 组,即 K0 组(标准饲料)、E1 组(66%果糖松饼,16 周)、E2 组(66%果糖松饼,12 周)、E3 组(66%果糖松饼 + 槲皮素 50 毫克/千克体重)和 E4 组(66%果糖松饼 + 辣根叶粉 500 毫克/千克体重)。数据采用单向方差分析检验进行分析。结果总胆固醇水平、高密度脂蛋白胆固醇和主动脉壁厚度在治疗组之间有显著差异。治疗组之间的甘油三酯水平、低密度脂蛋白胆固醇和白色脂肪组织质量没有明显差异。结论连续 4 周服用辣木叶粉能改善糖尿病前期患者的血脂状况和主动脉壁厚度。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
CiteScore
0.10
自引率
0.00%
发文量
36
审稿时长
12 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书