KAJIAN ALKITAB TENTANG CARA MENGKOMUNIKASIKAN DAN MENGENDALIKAN AMARAH

Manase Gulo, Saut Maruli Panggabean, Estherlina Maria Ayawaila
{"title":"KAJIAN ALKITAB TENTANG CARA MENGKOMUNIKASIKAN DAN MENGENDALIKAN AMARAH","authors":"Manase Gulo, Saut Maruli Panggabean, Estherlina Maria Ayawaila","doi":"10.38091/man_raf.v10i2.444","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk memberikan rumusan tentang cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah menurut teori alkitab baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Rumusan teori ini dibuat sebagai pedoman bagi setiap orang yang sedang dikuasai amarah agar mampu menemukan cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah. Mengingat banyak orang yang tidak bisa mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah. Akibatnya ada yang melakukan tindakan-tindakan criminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian literature (literature review), dengan pendekatan kajian alkitab. Hasil Penelitian menyatakan bahwa alkitab telah memberikan pedoman mengenai cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah yakni: Pertama,  apabila marah, tempatnya di tempat tidur atau di kamar tidur.  Kedua, Apabila ada masalah yang harus dilakukan adalah lekas menyelesaikan masalah tersebut. Durasi waktu singkat sebelum matahari terbenam.  Ketiga, Gaya komunikasi dalam menyampaikan amarah hendaknya dengan lemah lembut karena perkataan lemah lembut mampu menyeselesaikan amarah dan konflik. Lemah lembut yang dimaksud dengan santun. Keempat, apabila sudah terjadi masalah karena perlakuan orang lain, atau tekanan hidup harus memiliki ketahanan dalam bersabar sesuai prinsip Alkitab cepat mendengar dan lambat marah. Alkitab menyatakan dengan tegas bahwa keempat teori ini mampu mengatasi amarah yang tidak terkontrol.","PeriodicalId":34624,"journal":{"name":"Manna Rafflesia","volume":" January","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-05-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Manna Rafflesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.38091/man_raf.v10i2.444","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memberikan rumusan tentang cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah menurut teori alkitab baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Rumusan teori ini dibuat sebagai pedoman bagi setiap orang yang sedang dikuasai amarah agar mampu menemukan cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah. Mengingat banyak orang yang tidak bisa mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah. Akibatnya ada yang melakukan tindakan-tindakan criminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian literature (literature review), dengan pendekatan kajian alkitab. Hasil Penelitian menyatakan bahwa alkitab telah memberikan pedoman mengenai cara mengkomunikasikan dan mengendalikan amarah yakni: Pertama,  apabila marah, tempatnya di tempat tidur atau di kamar tidur.  Kedua, Apabila ada masalah yang harus dilakukan adalah lekas menyelesaikan masalah tersebut. Durasi waktu singkat sebelum matahari terbenam.  Ketiga, Gaya komunikasi dalam menyampaikan amarah hendaknya dengan lemah lembut karena perkataan lemah lembut mampu menyeselesaikan amarah dan konflik. Lemah lembut yang dimaksud dengan santun. Keempat, apabila sudah terjadi masalah karena perlakuan orang lain, atau tekanan hidup harus memiliki ketahanan dalam bersabar sesuai prinsip Alkitab cepat mendengar dan lambat marah. Alkitab menyatakan dengan tegas bahwa keempat teori ini mampu mengatasi amarah yang tidak terkontrol.
关于如何沟通和控制愤怒的圣经学习
本研究的目的是根据新旧约圣经中的理论,提出如何沟通和控制愤怒。这一理论的制定是为了给每一个被愤怒控制的人提供指导,让他们能够找到沟通和控制愤怒的方法。考虑到许多人无法沟通和控制愤怒。因此,有些人做出了犯罪行为。本研究使用的方法是文献研究(文献综述),采用圣经研究方法。研究结果表明,《圣经》为如何沟通和控制愤怒提供了指导,即:第一,生气时,地点是在床上或卧室里。 第二,如果有问题,必须做的是迅速解决问题。在日落之前,持续时间很短。 第三,表达愤怒的沟通方式应该是温和的,因为温和的语言可以化解愤怒和冲突。温和就是有礼貌。第四,当因他人的对待或生活的压力而出现问题时,必须要有忍耐力,按照《圣经》中快快倾听、慢慢发怒的原则忍耐。圣经》明确指出,这四个理论可以战胜失控的愤怒。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
9 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书