Sheren Viona, Retno Utaminingsih, Ana Fitrotun Nisa
{"title":"Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Gedongtengen Yogyakarta","authors":"Sheren Viona, Retno Utaminingsih, Ana Fitrotun Nisa","doi":"10.30738/trihayu.v10i1.14668","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Quantum Teaching pada peserta didik kelas V SD Negeri Gedongtengen, Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah kelas VA yang berjumlah 26 peserta didik. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model penelitian dari Kemmis dan Taggart, proses pelaksanaan tindakan kelas meliputi: tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan tahap refleksi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik observasi dan teknik tes. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes dan lembar observasi. Validitas butir soal diuji dengan software SPSS 25 korelasi product moment pada siklus I diperoleh 23 butir soal sahih 7 butir soal gugur dan sedangkan pada siklus II diperoleh 24 soal sahih 6 butir soal gugur. Reliabilitas instrumen dengan software SPSS 25 KR-20, butir soal siklus I diperoleh nilai koefisien reliabilitas0,876 dan butir soal siklus II didapatkan nilai koefisien reliabilitas 0,942. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik dengan langkah TANDUR divariasi; tumbuhkan dengan pemberian apersepsi, alami dengan memberikan pengalaman langsung, namai dengan pemberian tugas, demonstrasi dengan mempresentasikan, ulangi dengan tanya jawab, dan rayakan dengan pemberian lagu dan pujian. Hasil penelitian pra tindakan menunjukkan bahwa hasil belajar IPA peserta didik rendah. Nilai rata-rata kelas baru mencapai 61,1, sedangkan persentase ketuntasannya adalah 15,4%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model Quantum Teaching yang memvariasikan berbagai metode pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 63,71, sementara persentase ketuntasan meningkat menjadi 50%. Demikian pula setelah dilakukan perbaikan pembelajaran Quantum Teaching pada siklus I, yang disertai pemberian dorongan dari peneliti dan bimbingan dalam kelompok untuk aktif bertanya, umpan balik, penguatan, dan pembagian kelompok yang merata pada tindakan siklus II, semakin meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VA. Nilai rata-rata kelasnya meningkat menjadi 83,49, sedangkan persentase ketuntasan meningkatkan menjadi 84,6%.","PeriodicalId":259656,"journal":{"name":"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an","volume":"26 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i1.14668","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Quantum Teaching pada peserta didik kelas V SD Negeri Gedongtengen, Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah kelas VA yang berjumlah 26 peserta didik. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model penelitian dari Kemmis dan Taggart, proses pelaksanaan tindakan kelas meliputi: tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan tahap refleksi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik observasi dan teknik tes. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes dan lembar observasi. Validitas butir soal diuji dengan software SPSS 25 korelasi product moment pada siklus I diperoleh 23 butir soal sahih 7 butir soal gugur dan sedangkan pada siklus II diperoleh 24 soal sahih 6 butir soal gugur. Reliabilitas instrumen dengan software SPSS 25 KR-20, butir soal siklus I diperoleh nilai koefisien reliabilitas0,876 dan butir soal siklus II didapatkan nilai koefisien reliabilitas 0,942. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik dengan langkah TANDUR divariasi; tumbuhkan dengan pemberian apersepsi, alami dengan memberikan pengalaman langsung, namai dengan pemberian tugas, demonstrasi dengan mempresentasikan, ulangi dengan tanya jawab, dan rayakan dengan pemberian lagu dan pujian. Hasil penelitian pra tindakan menunjukkan bahwa hasil belajar IPA peserta didik rendah. Nilai rata-rata kelas baru mencapai 61,1, sedangkan persentase ketuntasannya adalah 15,4%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model Quantum Teaching yang memvariasikan berbagai metode pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 63,71, sementara persentase ketuntasan meningkat menjadi 50%. Demikian pula setelah dilakukan perbaikan pembelajaran Quantum Teaching pada siklus I, yang disertai pemberian dorongan dari peneliti dan bimbingan dalam kelompok untuk aktif bertanya, umpan balik, penguatan, dan pembagian kelompok yang merata pada tindakan siklus II, semakin meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VA. Nilai rata-rata kelasnya meningkat menjadi 83,49, sedangkan persentase ketuntasan meningkatkan menjadi 84,6%.