Pengaruh Komitmen Manajemen Dan Proses Jaminan Mutu Terhadap Budaya Health, Safety, Security, Enviroment And Quality (HSSE & Quality) Karyawan Dalam Rangka Mendukung Program Salam Lima Jari ( Studi Kasus Pada PT. Pertamina Drilling Services Indonesia)
{"title":"Pengaruh Komitmen Manajemen Dan Proses Jaminan Mutu Terhadap Budaya Health, Safety, Security, Enviroment And Quality (HSSE & Quality) Karyawan Dalam Rangka Mendukung Program Salam Lima Jari ( Studi Kasus Pada PT. Pertamina Drilling Services Indonesia)","authors":"Sulaksono Wijanarko, E. Sembiring, S. Sugiarto","doi":"10.47794/jkhws.v11i2.455","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pendahuluan Angka kecelakaan kerja di Indonesia memang diakui masih cukup tinggi pada tahun 2021 dengan kenaikan 5,65% kasus. Amanat Kesehatan RI No. 9 Tahun 1960 tentang pencegahan dan pengurangan probabilitas kecelakaan. Salam Lima Jari merupakan program yang menjadi komitmen direksi PT PDSI dengan memperhatikan aspek safety memiliki dampak yang tidak kecil bagi kelangsungan hidup perusahaan melalui implementasi campaign Salam Lima.. Metode : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen komitmen dan proses jaminan mutu terhadap budaya mutu HSSE dan Quality dalam pelaksanaan program salam lima jari di PT PDSI. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pada PT PDSI di kantor Jakarta berjumlah 221 karyawan dengan sampel 154 menggubakan kuesioner google form. Analisis penelitian menggunakan pemodelan persamaan struktural model (SEM) dengan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil: Hasil analisis SmartPLS membuktikan bahwa komitmen manajemen (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap proses jaminan mutu (X2) diperoleh path coefficients sebesar 0.919 dan nilai p-value 0.000< 0.05, komitmen manajemen (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap budaya mutu HSSE (Y1) diperoleh path coefficients sebesar 0.312 dan nilai p-value 0.000< 0.05 dan proses jaminan mutu (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap budaya mutu HSSE (Y1) diperoleh path coefficients sebesar 0.607 dan nilai p-value 0.000< 0.05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh positif signifikan komitmen manajemen dan proses jaminan mutu terhadap budaya mutu HSSE dan Quality karyawan PT. PDSI dalam mendukung program salam lima jari. Diharapkan peran jajaran direksi pimpinan dan karyawan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu dan budaya pencegahan keselamatan kesehatan kerja serta menjamin keselamatan bagi para karyawan yang berorientasi kepemimpinan di kawasan regional dalam pengeboran, workovers dan well services dengan standar kelas dunia..","PeriodicalId":391565,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti","volume":"34 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47794/jkhws.v11i2.455","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Pendahuluan Angka kecelakaan kerja di Indonesia memang diakui masih cukup tinggi pada tahun 2021 dengan kenaikan 5,65% kasus. Amanat Kesehatan RI No. 9 Tahun 1960 tentang pencegahan dan pengurangan probabilitas kecelakaan. Salam Lima Jari merupakan program yang menjadi komitmen direksi PT PDSI dengan memperhatikan aspek safety memiliki dampak yang tidak kecil bagi kelangsungan hidup perusahaan melalui implementasi campaign Salam Lima.. Metode : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen komitmen dan proses jaminan mutu terhadap budaya mutu HSSE dan Quality dalam pelaksanaan program salam lima jari di PT PDSI. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pada PT PDSI di kantor Jakarta berjumlah 221 karyawan dengan sampel 154 menggubakan kuesioner google form. Analisis penelitian menggunakan pemodelan persamaan struktural model (SEM) dengan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil: Hasil analisis SmartPLS membuktikan bahwa komitmen manajemen (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap proses jaminan mutu (X2) diperoleh path coefficients sebesar 0.919 dan nilai p-value 0.000< 0.05, komitmen manajemen (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap budaya mutu HSSE (Y1) diperoleh path coefficients sebesar 0.312 dan nilai p-value 0.000< 0.05 dan proses jaminan mutu (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap budaya mutu HSSE (Y1) diperoleh path coefficients sebesar 0.607 dan nilai p-value 0.000< 0.05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh positif signifikan komitmen manajemen dan proses jaminan mutu terhadap budaya mutu HSSE dan Quality karyawan PT. PDSI dalam mendukung program salam lima jari. Diharapkan peran jajaran direksi pimpinan dan karyawan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu dan budaya pencegahan keselamatan kesehatan kerja serta menjamin keselamatan bagi para karyawan yang berorientasi kepemimpinan di kawasan regional dalam pengeboran, workovers dan well services dengan standar kelas dunia..