MAKNA RUHANI DALAM RITUAL DAN ESKATOLOGI ISLAM MENURUT AL-ALUSI

Ibnu Arabi
{"title":"MAKNA RUHANI DALAM RITUAL DAN ESKATOLOGI ISLAM MENURUT AL-ALUSI","authors":"Ibnu Arabi","doi":"10.18592/jtipai.v13i1.9966","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: Religious life is related to issues of ritual and eschatology. These two things are comprehended and addressed differently in various circles. Among Fiqh scholars, worship (ibadah) is known as a form of formality without the ability to be creative. While some philosophers argue that worship is an irrational act. In the view of Sufism, worship in religion is something meaningful, it's just that not everyone can explore this meaning, because indeed in religion the issue of worship is understood as something supra-rational. This research uses the tafsir isyari approach and the chosen tafsir is tafsir Ruh al-Ma'ani written by al-Alusi. Data collection in the study was done by tracing the verses of the Qur'an interpreted by al-Alusi in his tafsir with isyari interpretation. From the research, it is concluded that the interpretation of Ruh al-Ma'ani by al-Alusi is one of the great books of tafsir that contains the zhahir and isyarah interpretations. The isyarah interpretation is within reasonable parameters, not in the form of a Bathiniyah interpretation.Keywords: Ruhani Meanings, Rituals, Islamic Eschatology. Abstrak: kehidupan beragama terkait dengan persoalan ritual dan eskatologi. Dua hal tersebut dalam berbagai kalangan dipahami dan disikapi secara berbeda. Di kalangan fiqh, ibadah dikenal sebagai bentuk formalitas tanpa kebolehan berkreasi. Sementara kalangan filosof ada yang berpendapat bahwa ibadah adalah tindakan irrasional. Dalam pandangan sufisme, ibadah dalam agama adalah sesuatu yang bermakna, hanya saja tidak semua orang mampu menyelami maknanya tersebut, karena memang dalam beragama persoalan ibadah dipahami sebagai sesuatu yang supra rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir isyari dan tafsir yang dipilih adalah tafsir Ruh al-Ma'ani yang ditulis oleh al-Alusi. Pengumpulan data dalam penelitian melalui;1) menelurusi ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan oleh al-Alusi dalam tafsirnya dengan penafsiran isyari. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa tafsir Ruh al-Ma’ani karya al-Alusi, adalah salah satu kitab tafsir besar yang memuat penafsiran-penafsiran zhahir dan isyarah. Penafsiran isyarahnya batas-batas kewajaran, tidak dalam dalam wujud tafsir Bathiniyah.Keywords: Makna Ruhani, Ritual, Eskatologi Islam.","PeriodicalId":485538,"journal":{"name":"Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam","volume":"78 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.18592/jtipai.v13i1.9966","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Abstract: Religious life is related to issues of ritual and eschatology. These two things are comprehended and addressed differently in various circles. Among Fiqh scholars, worship (ibadah) is known as a form of formality without the ability to be creative. While some philosophers argue that worship is an irrational act. In the view of Sufism, worship in religion is something meaningful, it's just that not everyone can explore this meaning, because indeed in religion the issue of worship is understood as something supra-rational. This research uses the tafsir isyari approach and the chosen tafsir is tafsir Ruh al-Ma'ani written by al-Alusi. Data collection in the study was done by tracing the verses of the Qur'an interpreted by al-Alusi in his tafsir with isyari interpretation. From the research, it is concluded that the interpretation of Ruh al-Ma'ani by al-Alusi is one of the great books of tafsir that contains the zhahir and isyarah interpretations. The isyarah interpretation is within reasonable parameters, not in the form of a Bathiniyah interpretation.Keywords: Ruhani Meanings, Rituals, Islamic Eschatology. Abstrak: kehidupan beragama terkait dengan persoalan ritual dan eskatologi. Dua hal tersebut dalam berbagai kalangan dipahami dan disikapi secara berbeda. Di kalangan fiqh, ibadah dikenal sebagai bentuk formalitas tanpa kebolehan berkreasi. Sementara kalangan filosof ada yang berpendapat bahwa ibadah adalah tindakan irrasional. Dalam pandangan sufisme, ibadah dalam agama adalah sesuatu yang bermakna, hanya saja tidak semua orang mampu menyelami maknanya tersebut, karena memang dalam beragama persoalan ibadah dipahami sebagai sesuatu yang supra rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir isyari dan tafsir yang dipilih adalah tafsir Ruh al-Ma'ani yang ditulis oleh al-Alusi. Pengumpulan data dalam penelitian melalui;1) menelurusi ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan oleh al-Alusi dalam tafsirnya dengan penafsiran isyari. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa tafsir Ruh al-Ma’ani karya al-Alusi, adalah salah satu kitab tafsir besar yang memuat penafsiran-penafsiran zhahir dan isyarah. Penafsiran isyarahnya batas-batas kewajaran, tidak dalam dalam wujud tafsir Bathiniyah.Keywords: Makna Ruhani, Ritual, Eskatologi Islam.
Al-alusi 认为伊斯兰教仪式和末世论中的精神意义
摘要:宗教生活涉及仪式和末世论问题。这两件事在不同的圈子里有不同的理解和处理。在Fiqh学者中,崇拜(ibadah)被认为是一种没有创造力的形式。而一些哲学家认为崇拜是一种非理性的行为。在苏非主义看来,宗教中的崇拜是有意义的,只是不是每个人都能探索这个意义,因为在宗教中,崇拜的问题确实被理解为超理性的东西。本研究使用tafsir isyari方法,选择的tafsir是al-Alusi撰写的Ruh al-Ma'ani。研究中的数据收集是通过追踪al-Alusi在他的工作中用isyari解释解释的古兰经经文来完成的。从研究中得出结论,al-Alusi对Ruh al-Ma'ani的解释是包含了zhahir和isyarah解释的tafsir的伟大著作之一。isyarah的解释在合理的范围内,而不是以Bathiniyah的形式解释。关键词:鲁哈尼意义、仪式、伊斯兰末世论摘要:kehidupan beragama terkait dengan个人仪式和eskatologi。Dua hal tersebut dalam berbagai kalangan dipahami dan disikapi secara berbeda。Di kalangan fiqh, ibadah dikenal sebagai bentuk formalitas tanpa kebolehan berkreasi。Sementara kalangan filosof ada yang berpendapat bahwa ibadah adalah tindakan非理性。Dalam pandangan sufisme, ibadah Dalam agama adalah sessuatu yang bermakna, hanya saja tidak semua orang mampu menyelami maknanya tersebut, karena memang Dalam beragama个人,ibadah dipahami sebagai sessuatu yang supra ronal。Penelitian ini menggunakan pendekatan tafir isyari dantafir yang dipilih al-Ma'ani yang diulis oleh al-Alusi。1) menelurusi ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan oleh al-Alusi dalam tafsirnya dengan penafsiran isyari。巴基斯坦的外交部长鲁·马阿尼·卡里亚·阿卢西,巴基斯坦的外交部长鲁·马阿尼·卡里亚·阿卢西,巴基斯坦的外交部长鲁·马阿尼·阿卢西,巴基斯坦的外交部长鲁·马阿尼·阿卢西,巴基斯坦的外交部长鲁·马阿尼·阿卢西。Penafsiran isyarahnya batas-batas kewajaran, tidak dalam dalam wujud tafsir Bathiniyah。关键词:Makna Ruhani,仪式,Eskatologi Islam。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书