STUDI METODOLOGIS KITAB MISBĀḤ AL-ẒULĀM KARYA K.H. MUHAJIRIN AMSAR

Moh. Ashif Fuadi
{"title":"STUDI METODOLOGIS KITAB MISBĀḤ AL-ẒULĀM KARYA K.H. MUHAJIRIN AMSAR","authors":"Moh. Ashif Fuadi","doi":"10.24235/diyaafkar.v11i1.13607","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This study discusses the character of K.H. Muhajirin Amsar and a methodological study of his work, namely the book Misbah al-Zulam. This research uses the library research method (literature study) by studying the book Misbah al-Zulam, reinforced by secondary data sourced from books, articles, and online news relevant to the theme raised. This research concluded that, first, K.H. Muhajirin Amsar is an influential contemporary scholar from Bekasi who is quite productive in producing works in the form of typical pesantren books, including 34 books from 8 Islamic religious disciplines reflecting the depth and breadth of his knowledge. Of his works, the most popular is the book Misbah al-Zulam which consists of 8 volumes which is a sharh or follow-up explanation of the book Bulugh al-Maram by Ibn Hajar al-Asqalani. Second, there are three methods of writing the book of Misbah al-Zulam: tanqil (quoting), tabyid (sorting), and tahqiq (strengthening). The tanqil method means quoting from the literature used as a reference, while the tabyid method means sorting out manuscripts more relevant to the theme. The tahqiq method is to strengthen the work written as a whole to be given reinforcement. Third, the application of the method includes linguistic explanations, asbabul wurud, discussion of fiqh and its ushul, hadith in general, discussion from the sanad side, and differences of opinion of scholars . Penelitian ini membahas tentang ketokohan K.H. Muhajirin Amsar dan telaah metodologis karyanya yaitu kitab Misbāhu al-Dzulām. Penelitian ini menggunakan metode library reseacrh (studi pustaka), dengan menelaah kitab Misbāhu al-Dzulām, diperkuat dengan data sekunder yang bersumber dari buku, artikel, dan berita online yang relevan dengan tema yang diangkat. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa, pertama, K.H. Muhajirin Amsar merupakan ulama kontemporer berpengaruh dari Bekasi yang cukup produktif dalam menghasilkan karya berupa kitab khas pesantren meliputi 34 kitab dari 8 disiplin ilmu agama Islam mencerminkan kedalaman dan keluasan ilmunya. Dari karya-karyanya yang paling populer adalah kitab Misbāhu al-Dzulām yang terdiri dari 8 jilid yang merupakan syarah atau penjelasan lanjutan dari kitab Bulughul Marom karya Ibnu Hajar al-Asqalani. Kedua, terdapat tiga metode penulisan kitab Misbāhu al-Dzulām yakni tanqil (mengutip), tabyid (pemilahan) dan tahqiq (penguatan). Metode tanqil bebarti menukil dari literatur yang dipakai sebagai referensi, sedangkan metode tabyid berarti melakukan pemilahan naskah yang lebih relevan dengan tema. Adapun metode tahqiq adalah melakukan penguatan dari karya yang telah ditulis secara keseluruhan untuk diberikan penguatan. Ketiga, penerapan dalam metode tersebut meliputi penjelasan kebahasaan, asbabul wurud, bahasan fiqh dan ushul-nya, hadis secara umum, pembahasan dari sisi sanad, dan berbagai perbedaan pendapat ulama.","PeriodicalId":33144,"journal":{"name":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"AlBayan Jurnal Studi AlQuran dan Tafsir","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v11i1.13607","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

This study discusses the character of K.H. Muhajirin Amsar and a methodological study of his work, namely the book Misbah al-Zulam. This research uses the library research method (literature study) by studying the book Misbah al-Zulam, reinforced by secondary data sourced from books, articles, and online news relevant to the theme raised. This research concluded that, first, K.H. Muhajirin Amsar is an influential contemporary scholar from Bekasi who is quite productive in producing works in the form of typical pesantren books, including 34 books from 8 Islamic religious disciplines reflecting the depth and breadth of his knowledge. Of his works, the most popular is the book Misbah al-Zulam which consists of 8 volumes which is a sharh or follow-up explanation of the book Bulugh al-Maram by Ibn Hajar al-Asqalani. Second, there are three methods of writing the book of Misbah al-Zulam: tanqil (quoting), tabyid (sorting), and tahqiq (strengthening). The tanqil method means quoting from the literature used as a reference, while the tabyid method means sorting out manuscripts more relevant to the theme. The tahqiq method is to strengthen the work written as a whole to be given reinforcement. Third, the application of the method includes linguistic explanations, asbabul wurud, discussion of fiqh and its ushul, hadith in general, discussion from the sanad side, and differences of opinion of scholars . Penelitian ini membahas tentang ketokohan K.H. Muhajirin Amsar dan telaah metodologis karyanya yaitu kitab Misbāhu al-Dzulām. Penelitian ini menggunakan metode library reseacrh (studi pustaka), dengan menelaah kitab Misbāhu al-Dzulām, diperkuat dengan data sekunder yang bersumber dari buku, artikel, dan berita online yang relevan dengan tema yang diangkat. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa, pertama, K.H. Muhajirin Amsar merupakan ulama kontemporer berpengaruh dari Bekasi yang cukup produktif dalam menghasilkan karya berupa kitab khas pesantren meliputi 34 kitab dari 8 disiplin ilmu agama Islam mencerminkan kedalaman dan keluasan ilmunya. Dari karya-karyanya yang paling populer adalah kitab Misbāhu al-Dzulām yang terdiri dari 8 jilid yang merupakan syarah atau penjelasan lanjutan dari kitab Bulughul Marom karya Ibnu Hajar al-Asqalani. Kedua, terdapat tiga metode penulisan kitab Misbāhu al-Dzulām yakni tanqil (mengutip), tabyid (pemilahan) dan tahqiq (penguatan). Metode tanqil bebarti menukil dari literatur yang dipakai sebagai referensi, sedangkan metode tabyid berarti melakukan pemilahan naskah yang lebih relevan dengan tema. Adapun metode tahqiq adalah melakukan penguatan dari karya yang telah ditulis secara keseluruhan untuk diberikan penguatan. Ketiga, penerapan dalam metode tersebut meliputi penjelasan kebahasaan, asbabul wurud, bahasan fiqh dan ushul-nya, hadis secara umum, pembahasan dari sisi sanad, dan berbagai perbedaan pendapat ulama.
studi metodologis kitab misbāḥ al-ẓulām karya k.h. muhajirin amsar
本研究讨论了K.H. Muhajirin Amsar的性格和他的作品的方法论研究,即《Misbah al-Zulam》一书。本研究采用图书馆研究方法(文献研究),通过研究Misbah al-Zulam这本书,并辅以与所提出主题相关的书籍、文章和在线新闻的二手数据。本研究的结论是,首先,K.H. Muhajirin Amsar是一位来自Bekasi的有影响力的当代学者,他以典型的宗教书籍的形式创作了相当多的作品,其中包括来自8个伊斯兰宗教学科的34本书籍,反映了他知识的深度和广度。在他的作品中,最受欢迎的是《Misbah al-Zulam》这本书,它由8卷组成,是对Ibn Hajar al-Asqalani的《Bulugh al-Maram》的补充或后续解释。第二,有三种写作方法:tanqil(引用),tabyid(整理)和tahqiq(加强)。tanqil法是指引用文献作为参考,tabyid法是指整理与主题更相关的手稿。塔齐克法是加强对作品的整体写作给予强化。第三,该方法的应用包括语言解释、asbabul wurud、对伊斯兰教法及其ushul的讨论、一般圣训、从理性方面的讨论以及学者们的意见分歧。Penelitian ini成员bahas tentang ketokohan K.H. Muhajirin Amsar dan telaah方法论karyanya yitu kitab Misbāhu al-Dzulām。Penelitian ini menggunakan方法库研究(studi pustaka),登干menelaah kitab Misbāhu al-Dzulām, diperkuat登干数据搜索,在杨伯伯达里布库,artikel,丹伯里塔在线杨相关和登干tema杨伯杰。Penelitian ini menghasilkan kespulan bahwa, pertama, K.H. Muhajirin Amsar merupakan ulama kontemporer berpengaruh dari Bekasi yang cukup产品,dalam menghasilkan karya berupa kitab khas pesantren meliputi 34 kitab dari 8 disiplin ilama agama Islam menerminkan kedalaman dan keluasan ilmunya。Dari karya-karyanya yang paling populer adalah kitab Misbāhu al-Dzulām yang terdiri Dari 8 jiid yang merupakan syarah atau penjelasan lanjutan Dari kitab Bulughul Marom karya Ibnu Hajar al-Asqalani。Kedua, terdapat tiga metode penulisan kitab Misbāhu al-Dzulām yakni tanqil (mengutip), tabyid (penilahan) dan tahqiq(企鹅)。方法tanqil bebarti menukil dari文献yang dipakai sebagai参考文献,sedangkan方法tabyid berarti melakukan pemilahan naskah yang lebih相关文献。适应的方法,塔奇克adalah melakukan企鹅,dari karya yang, telah ditulis secara, keseluruhan, untuk diberikan企鹅。Ketiga, penerapan dalam mettersebut meliputi penjelasan kebahasaan, asbabul wurud, bahasan fiqh dan usshul -nya, hadis secara umum, pembahasan dari sisi sanad, dan berbagai perbedaan和pendapat ulama。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
2
审稿时长
24 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书