{"title":"Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Penyakit Jantung pada Pasien Diabetes Melitus","authors":"Niken Auditya Rahmawati, Okti Sri Purwanti","doi":"10.33024/mnj.v5i10.9326","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a non-communicable disease. Usually caused by factors such as obesity, lifestyle changes, age, smoking and stress. Stress can increase blood pressure, when blood pressure is high, blood flow is not smooth so that it can cause interference with the work of the heart or put a person at risk of heart disease. This study aims to analyze the relationship between stress levels and the incidence of heart disease in patients with diabetes mellitus. This type of research is quantitative research using an analytic observational research design with case control. The sample in this study were all patients with diabetes mellitus, who underwent outpatient care at the internal polyclinic and cardiac polyclinic at RSUD Dr. Moewardi Surakarta. With the number of samples in this study were 50 respondents who were divided into 2 groups, namely 25 respondents to the case group and 25 respondents to the control group, the sampling technique used purposive sampling technique. Data collection used the Perceived Stress Scale questionnaire (PSS-10) and medical records. Univariate data analysis in this study used frequency and percentage distributions, while bivariate analysis used the chi-square statistical test with a 95% degree of confidence. The results of this study indicate that there is a relationship between stress levels and the incidence of heart disease in diabetes mellitus patients with a p-value of 0.014 <0.05 while the value of OR = 11.769 (CI = 1.319 – 105.008) means that respondents who experiencing severe stress in DM patients have a chance of developing heart disease by 11.769 times greater than respondents who do not experience stress in patients with diabetes mellitus. The suggestion from this study is that it is hoped that this research can add information regarding perceptions and knowledge about the relationship between stress levels and the incidence of heart disease in patients with diabetes mellitus and can also be a reference for further research. Keywords : Diabetes Mellitus, Stress, Heart Disease ABSTRAK Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak menular. Biasanya disebabkan karena faktor seperti obesitas, perubahan gaya hidup, faktor usia, perokok dan stres. Stres dapat meningkatkan tekanan darah, ketika tekanan darah tinggi, maka aliran darah tidak lancar sehingga bisa menumbulkan gangguan pada kerja jantung atau menyebabkan seseorang beresiko terkena penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis hubungan tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien dibetes melitus. Jenis Penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melius, yang menjalani rawat jalan di poli dalam dan poli jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 25 responden kelompok kasus dan 25 responden kelompok kontrol, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan rekam medis. Analisa data univariat pada penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi dan presentase, sedangkan analisa bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien diabetes melitus dengan nilai p-value 0, 014 < 0, 05 sedangkan nilai OR = 11, 769 (CI = 1, 319 – 105, 008) artinya responden yang mengalami stres berat pada pasien DM mempunyai peluang terjadinya penyakit jantung sebesar 11, 769 kali lebih besar dibandingkan responden yang tidak mengalami stres pada pasien diabetes melitus. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan penelitian ini dapat menambah informasi mengenai persepsi dan pengetahuan tentang hubungan tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien diabetes melitus dan juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Stres, Penyakit Jantung","PeriodicalId":487079,"journal":{"name":"Manuju","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Manuju","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33024/mnj.v5i10.9326","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a non-communicable disease. Usually caused by factors such as obesity, lifestyle changes, age, smoking and stress. Stress can increase blood pressure, when blood pressure is high, blood flow is not smooth so that it can cause interference with the work of the heart or put a person at risk of heart disease. This study aims to analyze the relationship between stress levels and the incidence of heart disease in patients with diabetes mellitus. This type of research is quantitative research using an analytic observational research design with case control. The sample in this study were all patients with diabetes mellitus, who underwent outpatient care at the internal polyclinic and cardiac polyclinic at RSUD Dr. Moewardi Surakarta. With the number of samples in this study were 50 respondents who were divided into 2 groups, namely 25 respondents to the case group and 25 respondents to the control group, the sampling technique used purposive sampling technique. Data collection used the Perceived Stress Scale questionnaire (PSS-10) and medical records. Univariate data analysis in this study used frequency and percentage distributions, while bivariate analysis used the chi-square statistical test with a 95% degree of confidence. The results of this study indicate that there is a relationship between stress levels and the incidence of heart disease in diabetes mellitus patients with a p-value of 0.014 <0.05 while the value of OR = 11.769 (CI = 1.319 – 105.008) means that respondents who experiencing severe stress in DM patients have a chance of developing heart disease by 11.769 times greater than respondents who do not experience stress in patients with diabetes mellitus. The suggestion from this study is that it is hoped that this research can add information regarding perceptions and knowledge about the relationship between stress levels and the incidence of heart disease in patients with diabetes mellitus and can also be a reference for further research. Keywords : Diabetes Mellitus, Stress, Heart Disease ABSTRAK Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak menular. Biasanya disebabkan karena faktor seperti obesitas, perubahan gaya hidup, faktor usia, perokok dan stres. Stres dapat meningkatkan tekanan darah, ketika tekanan darah tinggi, maka aliran darah tidak lancar sehingga bisa menumbulkan gangguan pada kerja jantung atau menyebabkan seseorang beresiko terkena penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis hubungan tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien dibetes melitus. Jenis Penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melius, yang menjalani rawat jalan di poli dalam dan poli jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 25 responden kelompok kasus dan 25 responden kelompok kontrol, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan rekam medis. Analisa data univariat pada penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi dan presentase, sedangkan analisa bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien diabetes melitus dengan nilai p-value 0, 014 < 0, 05 sedangkan nilai OR = 11, 769 (CI = 1, 319 – 105, 008) artinya responden yang mengalami stres berat pada pasien DM mempunyai peluang terjadinya penyakit jantung sebesar 11, 769 kali lebih besar dibandingkan responden yang tidak mengalami stres pada pasien diabetes melitus. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan penelitian ini dapat menambah informasi mengenai persepsi dan pengetahuan tentang hubungan tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung pada pasien diabetes melitus dan juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Stres, Penyakit Jantung
糖尿病(DM)是一种非传染性疾病。通常由肥胖、生活方式改变、年龄、吸烟和压力等因素引起。压力会增加血压,当血压高时,血液流动不顺畅,从而会干扰心脏的工作或使人有患心脏病的危险。本研究旨在分析糖尿病患者应激水平与心脏病发病率的关系。这种类型的研究是定量研究,采用病例对照的分析观察研究设计。本研究的样本均为在RSUD Moewardi Surakarta医生的内科和心脏综合诊所接受门诊治疗的糖尿病患者。本研究的样本数量为50人,分为两组,病例组25人,对照组25人,抽样技术采用有目的抽样技术。数据收集采用感知压力量表(PSS-10)和病历。本研究的单因素数据分析采用频率和百分比分布,双因素分析采用卡方统计检验,置信度为95%。本研究结果显示糖尿病患者的压力水平与心脏病发病率之间存在相关性,p值为0.014 <0.05, OR值为11.769 (CI = 1.319 - 105.008),这意味着糖尿病患者中承受严重压力的应答者患心脏病的几率是没有压力的应答者的11.769倍。本研究的建议是,希望本研究可以增加对糖尿病患者压力水平与心脏病发病率之间关系的认识和认识,并为进一步的研究提供参考。【关键词】糖尿病;应激;心脏病【摘要】糖尿病(DM);Biasanya disebabkan karena是独立的肥胖因子,perubahan gaya hidup是肥胖因子,perokok是压力因子。应力dapat meningkatkan tekanan darah, ketika tekanan darah tinggi, maka aliran darah tidak lancar sehinga bumbulkan gangguan pada kerja jantung atau menyebabkan seseang beresiko terkenit jantung。Penelitian ini bertujuan untuk menganalis hubungan tingkat stres dengan kejadian penyakit jantung paten糖尿病。Jenis Penelitian, yitu Penelitian,定量分析,登干,孟古那干,冉干干,观察分析,登干病例控制。Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melius, yang menjalani rawat jalan di poli dalam dan poli jantung RSUD Moewardi Surakarta博士。登甘样品达拉姆penelitian ini adalah 50响应杨dibagi menjadi 2克龙波,雅图25响应克龙波kasus丹25响应克龙波控制,蓬甘比兰样品menggunakan teknik目的采样。彭普兰数据,孟古那坎人感知压力量表(PSS-10),与其他媒体。分析数据单变量paadpenelitian分布在孟古纳坎,频率分布在孟古纳坎,sedangkan分析双变量孟古纳坎,uji统计卡方,登根,derajajan, 95%。[j] [j] [j] [j] [j];[0,05] [i] OR = 11,769 (CI = 1,319 - 105,008); [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i] [i]。我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:Kata Kunci:糖尿病,压力,Penyakit Jantung