{"title":"IMPLEMENTASI PROGRAM TAHU PANAS (TAK TAKUT KEHUJANAN DAN TAK TAKUT KEPANASAN ) GUNA MERAHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KOTA SURABAYA","authors":"Novia Silam Sari, Indah Murti, Dida Rahmadanik","doi":"10.30649/aamama.v25i1.135","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendetail mengenai proses pengimplementasian program Tahu Panas (Tak Takut Kehujanan dan Tak Takut Kepanasan) dalam merehabilitasi rumah tidak layak huni yang masih tersebar di kota Surabaya dengan cara melihat hal-hal apa saja yang sering terjadi saat pelaksanaan program berjalan baik dari pelaksana program sampai pada kepada penerima bantuan yang pada program ini bekerja sama dalam proses pelaksanaannya. \nPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala seksi rehabilitasi rumah tidak layak huni, pendamping program tahu panas di lapangan, dan masyarakat penerima program Tahu Panas. Instrumen penelitian merupakan peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yakni teknik analisa interaktif. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendapat yang di kemukakan oleh Van Meter Van Horn, yang terdiri dari enam variabel yakni ukuran dan tujuan kebijakan,sumber daya,karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan lingkungan sosial ekonomi politik. \nBerdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa pengimplementasian program Tahu Panas dalam merahabilitasi rumah tidak layak huni yang ada di kota Surabaya berjalan dengan baik walaupun ada beberapa masalah yakni mengenai sumber daya manusia dan sumber daya material atau bahan yang di gunakan untuk pembangunan rumah, hal ini yang ahkirnya memperlambat proses pembangunan sehingga seringkali tidak sesuai dengan waktu yang di jadwalkan.","PeriodicalId":437112,"journal":{"name":"Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi","volume":"194 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30649/aamama.v25i1.135","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendetail mengenai proses pengimplementasian program Tahu Panas (Tak Takut Kehujanan dan Tak Takut Kepanasan) dalam merehabilitasi rumah tidak layak huni yang masih tersebar di kota Surabaya dengan cara melihat hal-hal apa saja yang sering terjadi saat pelaksanaan program berjalan baik dari pelaksana program sampai pada kepada penerima bantuan yang pada program ini bekerja sama dalam proses pelaksanaannya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala seksi rehabilitasi rumah tidak layak huni, pendamping program tahu panas di lapangan, dan masyarakat penerima program Tahu Panas. Instrumen penelitian merupakan peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yakni teknik analisa interaktif. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendapat yang di kemukakan oleh Van Meter Van Horn, yang terdiri dari enam variabel yakni ukuran dan tujuan kebijakan,sumber daya,karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan lingkungan sosial ekonomi politik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa pengimplementasian program Tahu Panas dalam merahabilitasi rumah tidak layak huni yang ada di kota Surabaya berjalan dengan baik walaupun ada beberapa masalah yakni mengenai sumber daya manusia dan sumber daya material atau bahan yang di gunakan untuk pembangunan rumah, hal ini yang ahkirnya memperlambat proses pembangunan sehingga seringkali tidak sesuai dengan waktu yang di jadwalkan.
本研究旨在探讨在细节上关于知道热项目全面和平过程中(不怕淋雨和不怕热)改造房子不适合居住的方式分散在泗水市还是看到了东西时有发生,哪些项目执行的项目顺利实施,直到在这个项目向受援国的合作过程中,整个过程。本研究是一种描述性质的研究。该研究的主题是“家庭康复中心主任”,“现场无热点项目伙伴”,“接受热点项目”社区。研究工具本身就是研究人员。数据收集技术包括访谈、观察和记录。数据分析技术是互动分析技术。该研究中使用的理论使用了Van Meter Van Horn提出的观点,该理论由六个变量组成,即政策规模和目标、资源、执行机构的特征、执行机构的态度、组织和政治经济环境之间的交流。根据研究的结果可以在热得出全面和平计划知道merahabilitasi不适合居住的房子在泗水市进展得很顺利,虽然有些问题就是关于人力资源和物质资源或用来建造房屋的材料,这已经很多年的减缓建设过程,往往没有按照时间的安排。