{"title":"The Transition of Dramaturgy During Pandemic: From Staging to Streaming","authors":"Dede Pramayoza, Pandu Birowo","doi":"10.24821/jousa.v9i1.6697","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This study discusses the transition of performances dramaturgy during the Covid-19 pandemic from analog to digital formats, from live performances commonly called staging to mediated performances which can be called performance streaming. The aim of study is to understand the application of ‘dramaturgical tactics’; and the reasons. Applying the dramaturgical analysis method investigation is directed at the transformation process from the basic concept of the performance to the practice of its presentation. The research departs from the premise that a dramaturgical process, namely the pre-production, production, and presentation of performance is permanently connected by a dramaturgical awareness. The analysis was carried out: (1) the idea of streaming; (2) performance technique; and (3) the form of performance streaming. Research shows that the critical changes in dramaturgy during the pandemic were triggered by the necessity to shift the mode of performance from staging to streaming, resulting in three dramaturgical awareness about transition, namely: (1) medium: from analog to digital performance; (2) creativity: from performer to content creator; and (3) the spectatorship: from spectator to voyeur. Perubahan Dramaturgi di Masa Pandemi: Dari Pementasan ke Siaran. Artikel ini membahas perihal transisi dramaturgi pertunjukan di masa pandemi Covid-19 dari format analog ke format digital, dari moda pertunjukan langsung yang lazim dinamakan pementasan ke pertunjukan termediasi yang dapat dinamakan siaran pertunjukan. Tujuannya untuk memahami bentuk penerapan ‘siasat dramaturgi’ serta alasan di baliknya. Mengunakan metode analisis dramaturgis, berupa investigasi atas proses transformasi dari konsep dasar pertunjukan menuju praktik presentasinya, penelitian berangkat dengan premis bahwa suatu proses dramaturgi, yakni tahap pra-produksi, produksi, dan presentasi pertunjukan selalu terhubung oleh satu kesadaran dramaturgis. Analisis dilakukan terhadap: (1) gagasan siaran pertunjukan; (2) teknik siaran pertunjukan; dan (3) bentuk siaran pertunjukan. Penelitian menunjukkan bahwa, perubahan penting dramaturgi di masa pandemi dipicu oleh suatu keharusan untuk memindahkan moda pertunjukan dari pementasan ke siaran, menghasilkan tiga kesadaran dramaturgis tentang peralihan, yakni: (1) medium: dari pementasan analog ke siaran digital; (2) kreativitas: dari penampil menjadi pembuat konten; dan (3) kepenontonan: dari spektator menjadi voyeur.","PeriodicalId":238981,"journal":{"name":"Journal of Urban Society's Arts","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Urban Society's Arts","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24821/jousa.v9i1.6697","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
This study discusses the transition of performances dramaturgy during the Covid-19 pandemic from analog to digital formats, from live performances commonly called staging to mediated performances which can be called performance streaming. The aim of study is to understand the application of ‘dramaturgical tactics’; and the reasons. Applying the dramaturgical analysis method investigation is directed at the transformation process from the basic concept of the performance to the practice of its presentation. The research departs from the premise that a dramaturgical process, namely the pre-production, production, and presentation of performance is permanently connected by a dramaturgical awareness. The analysis was carried out: (1) the idea of streaming; (2) performance technique; and (3) the form of performance streaming. Research shows that the critical changes in dramaturgy during the pandemic were triggered by the necessity to shift the mode of performance from staging to streaming, resulting in three dramaturgical awareness about transition, namely: (1) medium: from analog to digital performance; (2) creativity: from performer to content creator; and (3) the spectatorship: from spectator to voyeur. Perubahan Dramaturgi di Masa Pandemi: Dari Pementasan ke Siaran. Artikel ini membahas perihal transisi dramaturgi pertunjukan di masa pandemi Covid-19 dari format analog ke format digital, dari moda pertunjukan langsung yang lazim dinamakan pementasan ke pertunjukan termediasi yang dapat dinamakan siaran pertunjukan. Tujuannya untuk memahami bentuk penerapan ‘siasat dramaturgi’ serta alasan di baliknya. Mengunakan metode analisis dramaturgis, berupa investigasi atas proses transformasi dari konsep dasar pertunjukan menuju praktik presentasinya, penelitian berangkat dengan premis bahwa suatu proses dramaturgi, yakni tahap pra-produksi, produksi, dan presentasi pertunjukan selalu terhubung oleh satu kesadaran dramaturgis. Analisis dilakukan terhadap: (1) gagasan siaran pertunjukan; (2) teknik siaran pertunjukan; dan (3) bentuk siaran pertunjukan. Penelitian menunjukkan bahwa, perubahan penting dramaturgi di masa pandemi dipicu oleh suatu keharusan untuk memindahkan moda pertunjukan dari pementasan ke siaran, menghasilkan tiga kesadaran dramaturgis tentang peralihan, yakni: (1) medium: dari pementasan analog ke siaran digital; (2) kreativitas: dari penampil menjadi pembuat konten; dan (3) kepenontonan: dari spektator menjadi voyeur.
本研究探讨了2019冠状病毒病大流行期间表演戏剧从模拟到数字格式的转变,从通常称为舞台的现场表演到可称为表演流媒体的中介表演。研究的目的是了解“戏剧策略”的运用;原因是什么?运用戏剧分析的方法,考察从表演的基本概念到表演的表现实践的转变过程。本研究的前提是一个戏剧过程,即表演的前期制作、制作和呈现是由戏剧意识永久地联系在一起的。进行了分析:(1)流化思想;(2)表演技巧;(3)表演流媒体的形式。研究表明,大流行期间戏剧表演的重大变化是由于必须将表演方式从舞台转向流媒体,从而产生了三种关于过渡的戏剧意识,即:(1)媒介:从模拟表演转向数字表演;(2)创意:从表演者到内容创造者;(3)观众身份:从旁观者到偷窥者。Perubahan Dramaturgi di Masa Pandemi: Dari penementasan ke Siaran。Artikel ini成员有perihalhaltransisi dramaturgi pertunjukan di masa流行病Covid-19 dari格式模拟格式数字格式,dari格式pertunjukan langsung yang lazim dinamakan penementasan ke pertunjukan termediasi yang dapat dinamakan siaran pertunjukan。Tujuannya untuk memahami bentuk penerapan ' siasat dramaturgi ' serta alasan di baliknya。Mengunakan方法分析戏剧,berupa investigasi ata proses transformasi dari konsep dasar pertunjukan menuju praktik presentasinya, penelitian berangkat dengan premis bahwa suatu protuk, yakni tahap pra- producksi, producksi, danpresentasi pertunjukan selalu terhubung oleh satu kesadaran dramaturgis。分析dilakukan terhadap:(1) gagasan siaran pertunjukan;(2) teknik siaran pertunjukan;Dan (3) bentuk siaran pertunjukan。Penelitian menunjukkan bahwa, perubahan penting dramaturgi di masa pandemi dipicu oleh suatu keharusan untuk memindahkan moda pertunjukan dari pementasan ke siaran, menghasilkan tiga kesadaran dramaturgis tentang peralihan, yakni:(1)媒介:dari pementasan模拟形式为数字形式;(2)创造性:dari penampil menjadi pembuat konten;丹(3)kepenontonan:达里语者menjadi偷窥者。