HUBUNGAN EMPATI DENGAN HASIL UJIAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DAN BREAKING BAD NEWS

Evelin Maharani Widjaja, Enny Irawaty
{"title":"HUBUNGAN EMPATI DENGAN HASIL UJIAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DAN BREAKING BAD NEWS","authors":"Evelin Maharani Widjaja, Enny Irawaty","doi":"10.24912/jmstkik.v6i2.12716","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Empathy is the ability to understand someone else’s experiences, emotions, and feelings. Empathy is one of the professional qualities in patient-centered health services. Empathy in medical education is closely related to the student's mastery of clinical competence. The student’s empathy measurement becomes crucial in acquiring feedback regarding empathy learning at the preclinical education stage. It encourages the study of the relationship between empathy and doctor-patient communication and breaking bad news (BBN) skill examination results. This study used a cross-sectional design on Faculty of Medicine students of Universitas Tarumanagara. Empathy was assessed using The Toronto Empathy Questionnaire while the results of the doctor-patient communication and BBN skills examinations were collected from the respondents via Google Form. In this study, the number of respondents was as many as 124 students with the majority of them being female (71.8%). A total of 78.2% of respondents possessed high empathy. A total of 94.4% of respondents passed the doctor-patient communication skills examination and 98.4% of respondents passed the BBN skills examination. Respondents who passed both of the examinations were 92.7%. Empathy and the results of the two clinical skills examinations were analyzed using Fisher's exact test which led to the discovery of a p-value >0.05. In this study, it can be concluded that there is no significant relationship between empathy and the results of the doctor-patient communication and BBN skills examinations on Faculty of Medicine students of Universitas Tarumanagara.\nKeywords: empathy, clinical skills, medical students\nAbstrak\nEmpati merupakan kemampuan untuk memahami pengalaman, emosi, dan perasaan orang lain. Empati termasuk salah satu kualitas profesionalisme dalam pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien. Empati pada tahap pendidikan kedokteran berkaitan erat dengan penguasaan mahasiswa terhadap suatu kompetensi klinis. Pengukuran tingkat empati mahasiswa menjadi hal yang penting sebagai umpan balik terhadap pembelajaran empati pada tahap pendidikan pre-klinik. Hal ini mendorong untuk dilakukannya penelitian mengenai hubungan empati dengan hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan breaking bad news (BBN). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Empati dinilai dengan menggunakan The Toronto Empathy Questionnaire serta hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan BBN ditanyakan ke responden melalui Google Form. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 124 mahasiswa dengan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (71,8%). Sebanyak 78,2% responden memiliki empati tinggi. Sebanyak 94,4% responden lulus ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan 98,4% responden lulus dalam ujian keterampilan BBN. Responden yang lulus pada kedua ujian keterampilan tersebut sebesar 92,7%. Empati dan hasil ujian kedua keterampilan klinis dianalisis dengan menggunakan uji Fisher’s exact dan didapatkan p value >0,05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara empati dengan hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan BBN pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.\n ","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v6i2.12716","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Empathy is the ability to understand someone else’s experiences, emotions, and feelings. Empathy is one of the professional qualities in patient-centered health services. Empathy in medical education is closely related to the student's mastery of clinical competence. The student’s empathy measurement becomes crucial in acquiring feedback regarding empathy learning at the preclinical education stage. It encourages the study of the relationship between empathy and doctor-patient communication and breaking bad news (BBN) skill examination results. This study used a cross-sectional design on Faculty of Medicine students of Universitas Tarumanagara. Empathy was assessed using The Toronto Empathy Questionnaire while the results of the doctor-patient communication and BBN skills examinations were collected from the respondents via Google Form. In this study, the number of respondents was as many as 124 students with the majority of them being female (71.8%). A total of 78.2% of respondents possessed high empathy. A total of 94.4% of respondents passed the doctor-patient communication skills examination and 98.4% of respondents passed the BBN skills examination. Respondents who passed both of the examinations were 92.7%. Empathy and the results of the two clinical skills examinations were analyzed using Fisher's exact test which led to the discovery of a p-value >0.05. In this study, it can be concluded that there is no significant relationship between empathy and the results of the doctor-patient communication and BBN skills examinations on Faculty of Medicine students of Universitas Tarumanagara. Keywords: empathy, clinical skills, medical students Abstrak Empati merupakan kemampuan untuk memahami pengalaman, emosi, dan perasaan orang lain. Empati termasuk salah satu kualitas profesionalisme dalam pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien. Empati pada tahap pendidikan kedokteran berkaitan erat dengan penguasaan mahasiswa terhadap suatu kompetensi klinis. Pengukuran tingkat empati mahasiswa menjadi hal yang penting sebagai umpan balik terhadap pembelajaran empati pada tahap pendidikan pre-klinik. Hal ini mendorong untuk dilakukannya penelitian mengenai hubungan empati dengan hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan breaking bad news (BBN). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Empati dinilai dengan menggunakan The Toronto Empathy Questionnaire serta hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan BBN ditanyakan ke responden melalui Google Form. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 124 mahasiswa dengan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (71,8%). Sebanyak 78,2% responden memiliki empati tinggi. Sebanyak 94,4% responden lulus ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan 98,4% responden lulus dalam ujian keterampilan BBN. Responden yang lulus pada kedua ujian keterampilan tersebut sebesar 92,7%. Empati dan hasil ujian kedua keterampilan klinis dianalisis dengan menggunakan uji Fisher’s exact dan didapatkan p value >0,05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara empati dengan hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan BBN pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.  
与医患沟通技能测试和突发坏新闻的结果的移情关系
同理心是理解他人经历、情绪和感受的能力。移情是以患者为中心的卫生服务的专业素质之一。医学教育中的移情与学生临床能力的掌握密切相关。在临床前教育阶段,学生的共情测量成为获得共情学习反馈的关键。鼓励研究共情与医患沟通和突发坏消息(BBN)技能考试成绩之间的关系。本研究采用横断面设计,对象为塔鲁马纳加拉大学医学院学生。共情采用《多伦多共情问卷》进行评估,医患沟通和谷歌量表收集调查对象的共情能力测试结果。在这项研究中,受访者人数多达124名学生,其中以女性居多(71.8%)。78.2%的受访者共情程度较高。共有94.4%的受访者通过医患沟通技能考试,98.4%的受访者通过BBN技能考试。两项考试均及格者占92.7%。采用Fisher精确检验分析共情和两次临床技能考试的结果,发现p值为bb0 0.05。本研究发现,共情与塔鲁马纳加拉大学医学系学生医患沟通及BBN技能测验结果无显著相关。关键词:共情;临床技能;医学生Empati termasuk salah satu kualitas professionalme dalam pelayanan and kesehatan yang berpusat paden。Empati padha pendidikan kedokteran berkaitan erdengan penguasaan mahasiswa terhadap suatu kompetensi klinis。企鹅的名字是企鹅的名字,企鹅的名字是企鹅的名字,企鹅的名字是企鹅的名字。halini mendorong untuk dilakukannya penelitian mengenai hubungan empati dengan hasil ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan breaking bad news (BBN)。Penelitian ini menggunakan设计了一个横截面模型,该模型是由takumanagara大学设计的。《多伦多共情问卷》(简称“多伦多共情问卷”)是一份被调查者的共情问卷。Jumlah回答了padadpenelitian ini sebanyak 124 mahasiswa dengan mayoritas回答了berjenis kelamin perempuan(71.8%)。在塞尔维亚,78.2%的受访者表示他们有同感。Sebanyak 94,4%的受访者为lulus ujian keterampilan komunikasi dokter-pasien dan 98,4%的受访者为lulus dalam ujian keterampilan BBN。响应阳lulus pata kedua, ujian keterampilan,但sebesar 92,7%。[3] [1] [1] [1] [1] [1] [1] [5] [1] [1] [1] [1] [1] [1] [1] [1] [1] [1]帕达·帕达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼·塔达尼。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信