Self Directing Bagi Pertumbuhan Rohani Anggota Komunitas Dalam Menghadapi Covid 19

Yatmini, Lilis Suryani Hutahaean, Rio Janto Pardede
{"title":"Self Directing Bagi Pertumbuhan Rohani Anggota Komunitas Dalam Menghadapi Covid 19","authors":"Yatmini, Lilis Suryani Hutahaean, Rio Janto Pardede","doi":"10.57058/juar.v5i1.68","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana anggota komunitas Yosua Ministry tetap mengalami pertumbuhan rohani walaupun harus melakukan ibadah/persekutuan secara mandiri. Pandemi covid 19 yang melanda dunia membawa dampak besar dan perubahan cara hidup manusia saat ini. Untuk mengatasi penyebaran virus maka pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan sosial/phisical distancing dimana masyarakat diharapkan dapat bekerja di rumah, sekolah di rumah dan beribadah juga di rumah. Bekerja, sekolah dan ibadah dilakukan dengan sistim daring menggunakan berbagai media yang tersedia saat ini. Penelitian dengan judul “self directing bagi pertumbuhan rohani anggota komunitas dalam menghadapi covid 19”, memiliki rumusan masalah pengaruh covid 19 terhadap tata ibadah gereja dan dampak bagi pertumbuhan rohani anggota komunitas Yosua Ministry. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk angket/kuisoner. Kuisoner dibagikan kepada anggota komunitas Yosua Ministry dan ada 105 orang yang berpastisipasi dalam mengisi angket melalui googleform. Berdasarkan hasil temuan dari angket yang dibagikan melalui googleform maka dapat simpulkan: 1) self directing seseorang memiliki relasi yang kuat dalam mendorong seseorang memiliki kemampuan menghadapi tantangan dalam masa pandemi, 2) self directing memampukan seseorang untuk tetap bertumbuh dalam hal kerohanian sekalipun kurangnya perhatian dari gereja masing-masing. 3) Yosua Ministry dan pembina rohani, termasuk gereja atau permimpin Kristen harus mulai memikirkan cara bagaimana dapat menjangkau dan menolong jemaat yang tidak memiliki self directing dalam menjaga spiritualitas pribadinya.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Arrabona","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i1.68","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana anggota komunitas Yosua Ministry tetap mengalami pertumbuhan rohani walaupun harus melakukan ibadah/persekutuan secara mandiri. Pandemi covid 19 yang melanda dunia membawa dampak besar dan perubahan cara hidup manusia saat ini. Untuk mengatasi penyebaran virus maka pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan sosial/phisical distancing dimana masyarakat diharapkan dapat bekerja di rumah, sekolah di rumah dan beribadah juga di rumah. Bekerja, sekolah dan ibadah dilakukan dengan sistim daring menggunakan berbagai media yang tersedia saat ini. Penelitian dengan judul “self directing bagi pertumbuhan rohani anggota komunitas dalam menghadapi covid 19”, memiliki rumusan masalah pengaruh covid 19 terhadap tata ibadah gereja dan dampak bagi pertumbuhan rohani anggota komunitas Yosua Ministry. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk angket/kuisoner. Kuisoner dibagikan kepada anggota komunitas Yosua Ministry dan ada 105 orang yang berpastisipasi dalam mengisi angket melalui googleform. Berdasarkan hasil temuan dari angket yang dibagikan melalui googleform maka dapat simpulkan: 1) self directing seseorang memiliki relasi yang kuat dalam mendorong seseorang memiliki kemampuan menghadapi tantangan dalam masa pandemi, 2) self directing memampukan seseorang untuk tetap bertumbuh dalam hal kerohanian sekalipun kurangnya perhatian dari gereja masing-masing. 3) Yosua Ministry dan pembina rohani, termasuk gereja atau permimpin Kristen harus mulai memikirkan cara bagaimana dapat menjangkau dan menolong jemaat yang tidak memiliki self directing dalam menjaga spiritualitas pribadinya.
面对Covid 19,为社区成员的精神成长提供方向
本研究的目的是确定约书亚部的社区成员在一定程度上在独立崇拜/团契的情况下仍能经历属灵的成长。目前,肆虐世界的covid大流行对人类的生活方式产生了巨大的影响和变化。为了应对病毒的传播,政府采取了一项社会/物理禁令,禁止人们在家工作、在家上学和崇拜的社会行为。工作、学校和崇拜都是通过在线系统使用现有媒体进行的。赛尔夫”标题的研究指导对灵性成长的社区成员面对covid covid 19 19”,有公式问题影响教会的崇拜和对社区成员的精神成长规划约书亚月报。这项研究使用描述性研究方法angket -了。问卷的形式收集数据的方式约书亚记神职人员分享了这座城市的居民,另外105人参与了谷歌劳动。基于结果的angket分享通过googleform就可以免费得到结论:1)自我指导有很强的关系中鼓励某人流行病有能力面对未来的挑战,赛尔夫2)指导使人能够保持增长虽然缺乏灵性方面的关注,各教会。3)约书亚和基督教教会的属灵经验,包括教官或permimpin部门必须开始考虑如何能伸出手帮助会众里没有自我指导的个人保持灵性。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书