ANALISIS WILAYAH SENTRA PRODUKSI KOMODITAS UNGGULAN PADA SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DAN TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN AGAM

Fastabiqul Khairad
{"title":"ANALISIS WILAYAH SENTRA PRODUKSI KOMODITAS UNGGULAN PADA SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DAN TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN AGAM","authors":"Fastabiqul Khairad","doi":"10.29103/AG.V5I1.2958","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas unggulan pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Agam dan mengetahui kecamatan yang menjadi wilayah sentra produksi untuk pengembangan komoditas unggulan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2010 hingga 2015. Data sekunder dalam penelitian diperoleh dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Agam, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sembilan komoditas unggulan terkhusus pangan dan hortikultura beserta wilayah yang menjadi sentra produksi untuk masing-masing komoditas unggulan diantaranya Ubi Jalar di Kecamatan Lubuk Basung; Kacang Tanah di Kecamatan Tilatang Kamang; Kubis di Kecamatan Ampek Angkek; Buncis di Kecamatan Sungai Pua, Sawi di Kecamatan IV Koto, Terung di Kecamatan Lubuk Basung; Cabe di Kecamatan Ampek Nagari; Jeruk di Kecamatan Canduang dan Durian di Kecamatan Matur. Namun terdapat dua komoditas yang tidak memiliki kesesuaian jika dibandingkan antara syarat tumbuh komoditas dengan agroklimat wilayah yang menjadi sentra produksi yaitu Kacang Tanah di Kecamatan Tilatang Kamang dan Durian di Kecamatan Matur. Belum terlihat secara langsung program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah terkait pengembangan komoditas unggulan berbasis wilayah sehingga disarankan kepada pemerintah daerah agar memfokuskan program pengembangan komoditas yang langsung berkaitan dengan wilayah sentra produksi sehingga menghasilkan komoditas pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura yang unggul secara komparatif maupun secara kompetitif.","PeriodicalId":269309,"journal":{"name":"Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-10-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29103/AG.V5I1.2958","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas unggulan pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Agam dan mengetahui kecamatan yang menjadi wilayah sentra produksi untuk pengembangan komoditas unggulan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2010 hingga 2015. Data sekunder dalam penelitian diperoleh dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Agam, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sembilan komoditas unggulan terkhusus pangan dan hortikultura beserta wilayah yang menjadi sentra produksi untuk masing-masing komoditas unggulan diantaranya Ubi Jalar di Kecamatan Lubuk Basung; Kacang Tanah di Kecamatan Tilatang Kamang; Kubis di Kecamatan Ampek Angkek; Buncis di Kecamatan Sungai Pua, Sawi di Kecamatan IV Koto, Terung di Kecamatan Lubuk Basung; Cabe di Kecamatan Ampek Nagari; Jeruk di Kecamatan Canduang dan Durian di Kecamatan Matur. Namun terdapat dua komoditas yang tidak memiliki kesesuaian jika dibandingkan antara syarat tumbuh komoditas dengan agroklimat wilayah yang menjadi sentra produksi yaitu Kacang Tanah di Kecamatan Tilatang Kamang dan Durian di Kecamatan Matur. Belum terlihat secara langsung program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah terkait pengembangan komoditas unggulan berbasis wilayah sehingga disarankan kepada pemerintah daerah agar memfokuskan program pengembangan komoditas yang langsung berkaitan dengan wilayah sentra produksi sehingga menghasilkan komoditas pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura yang unggul secara komparatif maupun secara kompetitif.
分析了四种商品生产在食品和园艺区的分类商品的分区
本研究旨在分析以色列摄政中农产品和园艺等农业的高性能大宗商品,并确定了将商品开发作为生产区域的安全区域。本研究采用的方法是次要数据法。所使用的数据类型是2010年至2015年的次级数据。研究的辅助数据来自西苏门答腊北部(BAPPEDA)区、统计中心(BPS)、农事部和农事委员会(BPS)教会和农事部,hortikulture和农事部。这项研究发现,有九种主要的食品和园艺商品,以及该地区的生产范围,这些商品在街道安全中心为每一种主要商品提供红薯;花生在Tilatang Kamang地区;白菜在北京街;bean在普瓦河街,Sawi街在IV Koto街,Terung在巴斯德道;Cabe在Ampek Nagari街道;柑橘在坎都朗街和榴莲街。但这两种商品的增长条件与生产区域的农业生成物——花生在Tilatang Kamang地区和榴莲地区——相比,就不一致了。目前还没有直接看到区域政府实施的以利害关系为基础的高利润商品开发计划,因此建议地方政府将重点集中于直接与生产相关的商品开发计划,从而产生比较和竞争性的农业亚种农业商品。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书