{"title":"PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK DI SD NEGERI 6 PULAU PINANG","authors":"Rasnianah Rasnianah","doi":"10.51878/teacher.v3i1.2182","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The purpose of this study was to describe the increase in the ability of class teachers in managing learning at SD Negeri 6 Pulau Pinang after supervision/coaching was carried out. This School Action Research was conducted at SD Negeri 6 Pulau Pinang. The type of action in this study is in the form of concrete actions, namely guiding teachers in carrying out learning activities through academic supervision. The research was conducted in semester I, from January to February 2022 to be precise. The subjects of this school action research were class teachers at SD Negeri 6 Pulau Pinang with a total of 6 teachers. The results showed that teacher performance increased after taking action in the form of periodic collaborative educative supervision from cycle I to cycle II. These improvements included improvements in preparing lesson plans, carrying out learning, assessing learning achievement, implementing follow-up assessments of student achievement. Based on the results of educational supervision cycle I and cycle II teacher performance increased, namely cycle I Teacher performance in preparing learning plans cycle I reached 71, 98% while the second cycle 92.44%. The teacher's performance in carrying out learning cycle I reached 75.49% while cycle II reached 93.81%. The teacher's performance in assessing the learning achievement of the first cycle reached 81.3% while the second cycle was 90.56%. Teacher performance in carrying out follow-up assessments of student achievement in the first cycle reached 54%, while the second cycle was 59.76%. Thus the average cycle II action is above 83%. Based on the results of this action research, it can be concluded that teacher performance has increased in preparing lesson plans, implementing learning, assessing learning achievement, carrying out follow-up assessments of student achievement. For this reason, researchers suggest that educational supervision in schools carry out periodic collaborative educational supervision.\nABSTRAKTujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran SD Negeri 6 Pulau Pinang setelah dilakukan tindakan supervisi/pembinaan. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SD Negeri 6 Pulau Pinang. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukan pada semester I, tepatnya pada bulan Januari – Februari 2022. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelasdi SD Negeri 6 Pulau Pinang dengan jumlah 6 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus II kinerja guru meningkat, yakni siklus I Kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 71,98 % sedangkan siklus II 92,44 %. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I mencapai 75,49 % sedangkan siklus II mencapai 93,81 %. Kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,3 % sedangkan siklus II 90,56 %. Kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 54 % sedangkan siklus II 59,76 %. Dengan demikian tindakan siklus II rata-rata sudah di atas 83 %. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untuk itu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif di sekolah-sekolah melaksanakan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik.","PeriodicalId":262293,"journal":{"name":"TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.51878/teacher.v3i1.2182","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The purpose of this study was to describe the increase in the ability of class teachers in managing learning at SD Negeri 6 Pulau Pinang after supervision/coaching was carried out. This School Action Research was conducted at SD Negeri 6 Pulau Pinang. The type of action in this study is in the form of concrete actions, namely guiding teachers in carrying out learning activities through academic supervision. The research was conducted in semester I, from January to February 2022 to be precise. The subjects of this school action research were class teachers at SD Negeri 6 Pulau Pinang with a total of 6 teachers. The results showed that teacher performance increased after taking action in the form of periodic collaborative educative supervision from cycle I to cycle II. These improvements included improvements in preparing lesson plans, carrying out learning, assessing learning achievement, implementing follow-up assessments of student achievement. Based on the results of educational supervision cycle I and cycle II teacher performance increased, namely cycle I Teacher performance in preparing learning plans cycle I reached 71, 98% while the second cycle 92.44%. The teacher's performance in carrying out learning cycle I reached 75.49% while cycle II reached 93.81%. The teacher's performance in assessing the learning achievement of the first cycle reached 81.3% while the second cycle was 90.56%. Teacher performance in carrying out follow-up assessments of student achievement in the first cycle reached 54%, while the second cycle was 59.76%. Thus the average cycle II action is above 83%. Based on the results of this action research, it can be concluded that teacher performance has increased in preparing lesson plans, implementing learning, assessing learning achievement, carrying out follow-up assessments of student achievement. For this reason, researchers suggest that educational supervision in schools carry out periodic collaborative educational supervision.
ABSTRAKTujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran SD Negeri 6 Pulau Pinang setelah dilakukan tindakan supervisi/pembinaan. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SD Negeri 6 Pulau Pinang. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukan pada semester I, tepatnya pada bulan Januari – Februari 2022. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelasdi SD Negeri 6 Pulau Pinang dengan jumlah 6 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus II kinerja guru meningkat, yakni siklus I Kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 71,98 % sedangkan siklus II 92,44 %. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I mencapai 75,49 % sedangkan siklus II mencapai 93,81 %. Kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,3 % sedangkan siklus II 90,56 %. Kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 54 % sedangkan siklus II 59,76 %. Dengan demikian tindakan siklus II rata-rata sudah di atas 83 %. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untuk itu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif di sekolah-sekolah melaksanakan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik.
本研究的目的是描述在实施监督/辅导后,新加坡槟城小学6年级的班主任管理学习的能力的提高。这项学校行动研究是在槟港岛小学6年级进行的。本研究的行动类型为具体行动形式,即通过学术监督指导教师开展学习活动。这项研究是在第一学期进行的,准确地说,是从2022年1月到2月。本次学校行动研究的对象是槟港港小学6年级的班主任,共6名教师。结果表明,从第1周期到第2周期,教师以定期合作教育监督的形式采取行动后,教师绩效有所提高。这些改进包括在准备课程计划、进行学习、评估学习成果、实施对学生成绩的后续评估方面的改进。基于教育督导周期I和周期II的结果,教师绩效有所提高,即周期I教师在制定学习计划周期I中的绩效达到71.98%,第二个周期为92.44%。教师开展学习周期一的绩效为75.49%,开展学习周期二的绩效为93.81%。教师对第一周期学习成果的评估绩效为81.3%,第二周期为90.56%。教师在第一个周期对学生成绩进行跟踪评价的绩效为54%,第二个周期为59.76%。因此,周期II的平均作用在83%以上。根据本次行动研究的结果,可以得出教师在制定教案、实施学习、评估学习成果、开展学生成绩跟踪评估等方面的绩效有所提高。为此,研究者建议学校教育督导应进行阶段性的协同教育督导。摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstractPenelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SD Negeri 6槟榔屿。Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yitu成员大师dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui监督Akademik。Penelitian dilakukan pada第一学期,tepatnya pada bulan 2022年1月至2月。Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelasdi SD Negeri 6 Pulau Pinang dengan jumlah 6 guru。Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru mengkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisor教育,教育,合作,教育,教育,教育,教育,教育,教育,教育,教育Peningkatan tersebut meliputi Peningkatan dalam menyusun penbelajan, melaksanakan penbelajan, menilai prestasi belajan, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa Berdasarkan hasil superi edukatif siklus I dansiklus II kinerja guru mengkat, yakni siklus I kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajan siklus I menklai 71,98 % sedangkan siklus II 92,44 %。Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I menapai 75,49 %; sedangkan siklus II menapai 93,81 %。Kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,3 % sedangkan siklus II 90,56 %。金纳贾古鲁达拉姆·米拉克萨纳坎·丁达克兰贾特·潘尼拉贾·贝拉贾尔·西瓦·帕达·斯克卢斯·曼卡帕伊54%,西丹坎·斯克卢斯59%,76%。邓干demikian tindakan siklus II rata-rata sudah di数据83%。Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat dispulkan bahwa kinerja guru mengkat dalam menyusun rencana penbelajan, melaksanakan penbelajan, menilai prestasi belajan, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa。Untuk itu, peneliti menyarankan agar supervisor edukatif di sekolah-sekolah melaksanakan supervisor edukatif collaboration - secara period。